300 Episode Anak Jalanan dan 3 Manfaat Menontonnya

Ngadem.com – Hari ini tagar #Spesial300EpsAJRCTI jadi trending topic di twitter selama 3 jam. Hal ini terjadi karena tepat di April mop ini, sinetron sejuta umat itu mencapai 300 episode. Gak bisa dipungkiri, sinetron ini populer di berbagai kalangan. Jauh sebelum sinetron India yang berjudul Utaran seliweran di layar kaca. Gak anak-anak, gak orang tua sempat jatuh cinta pada sinetron ini. Tidak sedikit juga anak-anak yang berantem hebat sama ibunya. Atau pun sebaliknya. Anggota keluarga lain yang doyan nonton berita atau siaran sepak bola, jangan harap deh dapat jatah.

Sebenarnya apa sih yang buat orang-orang dalam keluarga saling bantai satu sama lain gara-gara sinetron ini? Meski sering disela dengan mars partai pemilik statsiun TV, orang-orang tetap sabar menanti.

Setelah pertanyan-pertanyaan itu, akhirnya kami menemukan jawaban. Jadi, tanpa disadari sinetron Anak Jalanan mempunyai manfaat besar bagi penontonnya bahkan bagi masyarakat Indonesia secara umum.

1. Sinetron Anak Jalanan Adalah Secercah Harapan Bagi Bapak-Bapak yang Mendambakan Istri Muda

Adriana via www.radarindo.com

Kasus Pak Bey dan istri mudanya, Adriana membuat bapak-bapak di dunia nyata serasa mendapat secercah harapan. Pak Bey yang menikahi gadis belia, enerjik, gesit bahkan tampak seumuran dengan anaknya itu, meneguhkan hati bapak-bapak untuk berjuang mendapatkan istri muda. Ya, semoga saja bapak-bapak di dunia nyata juga bernasib baik seperti Pak Bey.

2. Sinetron Ini Meningkatkan Status Sosial Anak Geng Motor

Boy via hiburan.lintas.info

Dulu Ibu-Ibu sebel sama anak geng motor. Bahkan mereka melarang keras anak-anaknya bergabung dengan geng motor yang kerjaanya hanya mebuat kebisingan. Memenuhi badan jalan dengan gaya seolah-olah jalanan hanya milik mereka. Belum lagi kalau geng motor ini berantem dengan geng motor lainnya.

Tapi status sosial anak geng motor sekarang berubah drastis. Kok bisa? Semuanya berkat sinetron Anak Jalanan. Mereka dipuja-puja gak hanya oleh gais muda belia, bahkan Ibu-Ibu tidak bisa lagi bertindak semena-mena terhadap anak geng motor. Semuanya  karena sosok Boy yang rupawwan, jago meliuk dijalanan, dan soleh. Gak hanya mengubah status sosial geng motor di mata masyarakat, keberadaan sinetron ini juga menambah jumlah komunitas geng motor. Hal ini terlihat pada malam minggu. Dimana jalanan akan dipenuhi oleh anak motor yang lagi touring.

3. Moge atau Motor Gede jadi Buruan Cewek-Cewek

Reva via anak-berbagi.blogspot.com

Dari dulu moge atau motor gede identik sama cowok, tapi semenjak ada sinetron Anak Jalanan, cewek-cewek rela menggadai hingga menjual motor maticnya dan beralih menggunakan motor gede.

Pada siapa para cewek harus berterima kasih? Tentu saja pada Reva yang telah menanamkan pengaruh baik dalam diri mereka untuk lebih berani. Termasuk berani mengendarai moge.

Reva seperti gamabaran cewek masa depan yang berani dan tangguh menahan beratnya beban moge berwarna merahnya. Membuatnya memiliki nilai plus di mata cowok-cowok. Kalau sudah begitu, cewek mana yang gak ingin terlihat kece kaya Reva? Alhasil, banyak cewek di dunia nyata yang susah payah berkendara dengan motor gede, yang penting kece.

Itu tadi 3 manfaat menonton sinetron Anak Jalanan yang tidak kita sadari. Semoga ratting sinetron ini terus menanjak. Semoga perjalannya tidak terhenti di episode ke 300. Biar penderitaan kita yang gak suka nonton sinetron juga bertambah.

Komentar

Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Papua Sulawesi Sumatera Wisata Yogyakarta
Pesona Wisata Baru Cianjur, Curug Luhur yang Sangat Tersembunyi
Bogor Lantai Dua: Rumah Pohon Curug Ciherang Kece Buat Foto-Foto
Pesona Bukit Seribu Bintang (BSB): Tempat Wisata Baru di Kuningan