Bakso Kelapa Kini Ada di Jogja. Penggila Bakso Yuk Merapat!

Ngadem.com – Cuaca di Jogja yang cenderung hujan membuat perut minta makanan yang panas-panas. Biar murah meriah, selain mie ayam, bakso adalah makanan yang sangat nikmat disantap saat cuaca dingin. Bila mainstreamnya bakso dibuat dengan daging sapi, di Jogja bakso dibuat dengan daging ikan kakap serta dihidangkan dengan batok kelapa.

Nama warung yang menyuguhkan bakso serba kelapa ini bernama Warung Berkah. Harga satu mangkuknya Rp. 13.000 dan jadi satu-satunya warung bakso di Jogja yang menyuguhkan bakso berbahan kelapa.

Menu andalan di Warung Berkah adalah Bakso Degan

Sumber: jogja.tribunnews.com

Satu porsinya kamu akan mendapat bakso dengan kuah dari air kelapa. Mienya pun dibuat dari daging kelapa. Itulah mengapa warna mienya berwarna putih. Kelapa yang akan dijadikan bahan pembuatan Bakso Degan ini telah melalui seleksi yang ketat. Kelapa tidak boleh terlalu muda dan terlalu tua. Harus pas!

Kekenyalan bakso berpadu dengan kuah kelapa panas dan mie berbahan kelapa membuat Bakso Degan memiliki cita rasa tersendiri. Selain itu, menyantap Bakso Degan juga bisa jadi pengalaman tersendiri buat kamu penyuka bakso. Oh ya, kalau kamu kurang puas, kamu bisa memesan Bakso Degan yang disuguhkan langsung dari kelapanya secara utuh. Jadi kamu bisa mengupas sendiri daging kelapa yang menempel di batoknya.


Baca Juga:

11 Tempat Makan Mie Ayam di Jogja

5 Cafe Outdoor di Jogja Biar Wisata

Icip-Icip Es Krim Liquid Nitrogen di Kedai Zara Zara

Ngopi Asyik di Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat


Nah, menikmati Bakso Degan akan makin jos bila minumnya es kelapa muda yang dibuat langsung dengan campuran gula aren. Dijamin, hidupmu akan penuh dengan kelapa! :D

Warung Berkah buka dari jam 11 siang sampai 7 malam. Harganya Rp. 13.000 satu porsi dan Rp. 18.000 untuk Bakso Degan dengan mangkuk kelapa full. Alamat lengkapnya di Jalan Sugeng Jeroni No 62 Wirobrajan, Patangpuluhan, Bantul.

Buat kamu penyuka bakso kayakanya wajib benget deh ke sini!

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.