Bukan Buat Nakut-Nakutin, Beberapa Larangan di Bawah Ini Memang Wajib Kamu Patuhi Saat Mendaki Gunung

Ngadem.comGunung dan mitos-mitos yang ada di dalamnya selalu menarik perhatian para pendaki. Rasanya hal tersebut sudah jadi hal pertama yang ada di kepala dan harus diperhitungkan. Bukannya apa-apa, biar kamu aman dan pendakianmu lancar jaya aja. Naah yang udah sering naik turun gunung pastinya udah paham banget dong. Bahkan buat yang belum pernah mendaki pun pasti samar-samar pernah membaca sekilas pengalaman mistis para pendaki. Mau percaya atau gak bebas sih tapi sudah banyak juga yang mengalami keanehan saat mendaki gunung. Ok, jadi kita langsung intip aja. Cuuuuuuuuuus.

1. Di Gunung Memang Gak Ada Toilet Tapi Bukan Berarti Kamu Bebas Kencing Sesuka Hati

Jangan Pipis Sembarangan Foto Dari @tyuniar93

Kayanya hal yang satu ini gak hanya perlu kamu perhatikan saat di gunung aja deh. Di mana pun kamu berada memang sebaiknya jangan kencing sembarangan. Paling gak pamit dulu sebelum kencing. Tapi khusus di gunung memang agak berbahaya kalau sampai kamu main kencing aja. Pertama bisa jadi akan ada binatang-binatang kecil yang mengintaimu saat melakukan adegan kencing. Kan bahaya lagian bikin kencing jadi gak khusyuk juga, kan.

Kedua, kamu boleh percaya atau gak tapi yang jelas di sekitar kita ada banyak makhluk lainnya juga. Selamanya kita akan berdampingan sama mereka. Kalau sampai kamu kencing tanpa permisi, kasian doi dong kepipisan kamu. Tapi tidak sedikit juga cerita serem yang beredar karena ulah pendaki yang kencing sembarangan. Jadi biar aman mending pamit deh.

2. Kamu Bisa Aja Menganggap Misuh Adalah Cara Mengekspresikan Diri, Tapi Kalau Di Gunung Sebaiknya Ekspresimu Ditahan Dulu Deh

Jangan Misuh Yes Foto Dari @christine_samma

Ngomong “anjing lu” atau “babi lu” saat lagi di warung kopi sama teman atau lagi di kampus mungkin gak akan ada yang riweh. Paling kamu cuma di semprot sama temanmu. Itu pun kalau dia kagak terima di pisuhin sih. Tapi kalau lagi di gunung, duh kamu jangan main misuh-misuh aja. Sesebel apapun ditahan ya guys. Soalnya udah gak sedikit juga kisah-kisah para pendaki yang akan buatmu merinding hanya karena misuh. Padahal itu adalah pisuhan yang sangat wajar. Saking wajarnya teman kamu justru tampak bahagia saat di pisuh tapi ada makhluk lain di sekitar gunung yang bisa jadi akan ngamuk kalau mendengar pisuhanmu. So, ditahan ya. Tahan!

3. Mesra-Mesraan Sama Doi di Gunung? Percaya Deh, Itu Gak Kece Banget

Jangan Lebih Dari Nyender di Bahu Abang Yak Foto Dari @ziie_hans

Mendaki berdua dengan pasangan pastinya jadi hal yang mengesankan bagi. Jadi kece bangetkan. Saat orang lain lagi sibuk-sibuknya ngantri di cafe atau di loket tiket bioskop, ada cowok gagah atau sebaliknya yang ngajak kamu muncak. Itukan kece badai.

Tapi cobaannya juga berat broh. Apalagi pas berdua-duaan di tenda. Udara dingin mendukung, dan malam jadi sebegitu senyapnya dan entah kenapa kamu jadi pengen aja. Duh, guys sepengen apapun kamu sebaiknya jangan sampai kamu berpikir kondisi itu mendukungmu untuk memeluk doi terus ya gitu deh. Jangan! Sekali lagi jangan.

4. Melamun Itu Memang Gak Membahayakan. Tapi Kalau Sepanjang Pendakian Sampai Puncak Kerjaanmu Cuma Melamun, Duh Waspada Ya Guys!

Jangan Melamun Yak Foto Dari @jhe_aho

Emang ada ya larangan macam ini saat di gunung. Ada atau gak yang jelas hal ini memang gak perlu kamu lakuin saat mendaki atau saat sudah tiba di puncak gunung. Lagian kamu ngapain sih harus melamun? Di gunung kan ada banyak hal yang bisa dinikmati. Pemandangan puncak yang menawan bisa kamu bidik atau gak kamu bisa menyibukkan dirimu dengan selfie-selfie ria. Hal itu jauh lebih bermanfaat ketimbang melamun -karena konon saat melamun jiwa kita sebegitu kosong dan mudah dirasuki oleh hal-hal gaib gitu. Duuuh, kok serem sih.

5. Buat Kamu Para Pendaki Cantik, Kalau Lagi Menstruasi Sebaiknya Jangan Mendaki Dulu Ya

Kalau Mens Gimana Ya Foto Dari @nnaorfinez

Naah mungkin buat kamu para pendaki cantik nih. Konon katanya kondisi menstruasi tuh jangan melakukan pendakian dulu. Kenapa ya? Jangan tersinggung dulu ya. Sebagaimana kita semua ketahui kalau lagi menstruasi itu artinya kita para cewek ketceh ini sedang dalam kondisi tidak suci.

Jadi takutnya keberadaan kita malah menodai tempat-tempat yang suci dan sakral di gunung. Ya itu sih mitosnya. Tapi kalau kita mau sedikit bijak dan mencoba melihat hal ini dari sisi lain, sebenarnya anjuran ini karena pertimbangan kondisi tubuh ketika menstruasi. Jadi karena lagi berdarah-darah kita sebaiknya menghindari aktifitas fisik yang berat. Takutnya malah semaput. Iyakan?

6. Jangan Bawa Batu-Batu Dari Gunung Tanpa Ijin

Jangan Bawa Batu Foto Dari @azumputry

Mungkin kamu berniat untuk mengabadikan setiap momen saat melakukan pendakian di satu gunung dengan cara membawa batu dari puncak turun. Ketceh sih tapi kalau kamu melakukannya dengan tidak sopan bisa jadi akan membahayakan kamu guys. Soalnya sudah banyak cerita yang beredar dan agak nyeremin gitu. Konon kalau kamu bawa turun batu dari puncak bakalan ada ‘doi’ yang akan membuntutimu untuk membawa batu itu kembali ke puncak. Lagian kamu ngapain sih bawa turun batu. Batukan berat. Duh, dari pada bawa batu mending kamu bawa turun sampah plastik aja deh. Sampah plastik kan gak berat-berat amat. Iyakan?

Guys itu tadi 6 larangan yang mesti kamu pertimbangkan. Memang sih semua orang punya pengalaman pendakian http://ngadem.com/bukan-buat-nakut-nakutin-beberapa-larangan-di-bawah-ini-memang-wajib-kamu-patuhi-saat-mendaki-gunung/yang berbeda-beda tapi gak ada salahnya belajar dari pengalaman yang sudah-sudah biar segalanya lancar. Salam lestari!

Komentar

Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Papua Sulawesi Sumatera Wisata Yogyakarta
Satu Lagi Pantai Tersembunyi di Malang: Pantai Ngledakan Ciut
Leuwi Tonjong: Pesona Wisata Baru di Garut yang Sungguh Instagramable
Kenalkan, Bukit Cendana Wisata Baru di Kulonprogo, Jogja