Event: 3 Karya 1 Pentas, Produksi ke-24 Studio Teater Yogyakarta

Teater Yogyakarta

Mula.

Berawal dari kecintaan pada dunia seni pertunjukan, khususnya teater, dan kegelisahan mengenai pandangan masyarakat terhadap teater telah menelurkan sebuah ide untuk membentuk kelompok teater. Muncullah Studio Teater PPPPTK Seni dan Budaya. Studio ini diinisiasi oleh Eko Ompong Santosa, pada 2004. Studio Teater memiliki kurang lebih keinginan untuk mengampanyekan teater dan memberikan pelajaran teater kepada lebih banyak orang, termasuk masyarakat umum. Dalam rangka menggapai tujuan itu, maka dalam pementasannya, Studio Teater acap kali mengajak partisipasi penonton secara langsung pada beberapa karyanya.

Seperti diketahui bahwa barometer dunia seni pertunjukan hampir selalu berada di kota-kota besar. Di pulau Jawa sendiri ada di Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya. Fenomena ini pula yang telah membawa Studio Teater untuk mengunjungi beberapa kota-kota selain yang sudah disebut di atas. Misal Magelang, Purworejo, Purwokerto, Kebumen, Lamongan, Gresik, Banyuwangi, Ponorogo, dan beberapa kota lain. Ini pula merupakan salah satu cara bagaimana Studio Teater dalam melaksanakan tujuan awalnya.

Selain cara itu, Studio Teater pun setiap tahunnya selalu melakukan kegiatan pembelajaran teater. Ini pula yang menjadikan Studio Teater memiliki banyak nama-nama pengkarya yang sudah berkesempatan untuk bersentuhan dengan Studio Teater ini sendiri. Ada Wawan Kondo, M. Shodiq, Eko Bowo, Broto Mime. Sedang yang datang dari luar Indonesia ada Ani Sloman (Australia), Ibrahim dan Modu (Gambia), Steve Borell (Inggris). Selain itu ada beberapa nama lain, ialah Kadir ISI, Andi Pepok, dan Catur Stanis. Tiga nama terakhir merupakan anggota yang sudah berpulang. Pun masih banyak lagi nama-nama lainnya.

Tentang yang Akan Ditampilkan.

Kali ini, Studio Teater berkesempatan untuk menampilkan karyanya. 3 Karya 1 Pentas, merupakan tajuk dari karya yang pada tanggal 14 Oktober 2015 akan dapat disaksikan di Lab. Karawitan FBS UNY, bekerjasama dengan Teater Mishbah.

Pada 15 Oktober 2015 di Auditorium Univ. PGRI Yogyakarta yang bekerjasama dengan UKM Musik UPY.

Pada 16 Oktober 2015 di Ruang TS 2/11 Fak. Hukum UII yang bekerjasama dengan Teater Terpidana. Lalu terakhir pada 17 Oktober 2015 di IKIP PGRI Madiun bekerjasama dengan Sanggar Biru Madiun.

Adapun Eko Ompong sebagai produser. Puthut Buchori, Yudhi Becak, Tatag W, dan M. Shodiq yang menjalankan tim produksi. Pada posisi pemain ada Andre Surawan, Bagus R. Andaru, Gilang Gilbo, Jack Saltig, Rizky Djury, dan Teguh Pulungan.

Karya pertama merupakan Fragmen Dramatik ‘BAPAK’ yang dicuplik dan diadaptasi dari lakon Bapak karya B. Soelarto. Kedua ada pertunjukan Teater Gerak dengan judul ‘Eee….Aaa’. Lalu terakhir ada Teater Improvisasi dengan judul ‘Mundur Tanpa Masalah’. Ketiganya dirangkum dalam tajuk 3 Karya 1 Pentas. Tiga karya yang dapat disaksikan pada satu pentas, selama semalam pada satu tempat.

Bagi kamu yang merasa penasaran, butuh hiburan, pun sesuatu yang edukatif, silahkan datang, ramaikan, saksikan. Tanpa dipungut biaya apapun, serta boleh bawa “gandengan”. Asal jangan truk gandeng.

(Teks: Gilang Gilbo)

Komentar

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.