Pesona Wisata Baru Cianjur, Curug Luhur yang Sangat Tersembunyi

Ngadem.com – Jalan-jalan ke Jawa Barat tak harus ke Bandung atau Sukabumi. Ada begitu banyak kota di Jawa Barat yang menyimpan tempat wisata menawan, salah satunya Cianjur. Yup, kota yang memiliki banyak curug tersembunyi ini bisa jadi alternatif saat tempat wisata di Jawa Barat terlalu mainstream. Ada beberapa curug di Cianjur yang sudah lebih dulu terkenal, seperti Curug Citambur, Curug Deng Deng dan Curug Cikodang.

Nah, kali ini Ngadem.com akan mengajakmu jalan-jalan ke curug baru di Cianjur bernama Curug Luhur. Lokasinya yang tersembunyi membuat curug ini jarang dikunjungi oleh wisatawan, dan pastinya ada sensasi back to nature!

Jadi, apa yang menarik di Curug Luhur Cianjur?

Fptp dari @odifachmi

Lokasi Curug Luhur ada di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Sekitar 3-4 jam perjalanan dari Cianjur kota. Hal menarik yang bisa kamu lakukan di sini adalah; ngadem cantik, main air sampai puas, foto-foto atau sekedar duduk menikmati suguhan alam Cianjur. Sepanjang perjalanan dari area parkir kamu juga akan dimanjakan dengan pepohonan ridang serta nyanyian serangga. Karena lokasinya yang sangat tersembunyi membuat Curug Luhur masih sangat sepi. Belum banyak wisatawan yang datang. Selain itu, curug ini juga belum diresmikan secara langsung oleh Pemda setempat sebagai tempat wisata di Cianjur.

Fasilitas yang ada di Curug Luhur belum begitu lengkap. Kamu hanya akan melihat area parkir dan satu warung penjual makanan ringan. Akses jalan menuju lokasi pun terbilang menantang. Kamu akan diajak menyusuri jalan persawahan dan pepohonan. Saat sampai lokasi, segala lelah dan perjuanganmu akan terbayar tuntas!


Baca Juga:

Nyari Hidden Paradise di Cianjur? Coba deh ke Curug Ngebul

Cianjur dan Surga-Surga Tersembunyinya yang Akan Buatmu Susah Move-on


Nah, kalau kamu mau ke Curug Luhur bisa langsung ke Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Kalau dari terminal Pasirhayam, kamu bisa ambil jalur selatan. Dari sini kamu akan melewati Kecamatan Cibeber, Kecamatan Campaka, Kecamatan Sukanagara, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Tanggeung. Kalau bingung, gunakan Google Maps dengan kordinat -7.254979, 107.225782. Setelah sampai di Desa Cimaskara, kamu harus bertanya pada penduduk setempat letak Curug Luhur. Itu karena curug ini masih sangat baru dan belum dibuka jalur resmi untuk menuju Curug Luhur.

Tiket masuk Curug Luhur belum ditetapkan, itu artinya kamu bisa bayar seikhlasnya. Hanya saja, kamu harus bayar parkir sebesar Rp. 3.000/motor. Oh ya, jangan lupa bawa bekal dan kamera ya!

Curug Luhur terbilang keren untuk dikunjungi buat kamu travelers yang suka dengan wisata anti mainstream. Ajaklah teman dan kekasih, agar perjalananmu lebih ceria.

(Foto featured dari @odifachmi)

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.