Bukan Cuma Raja Ampat, Ini Ada 10 Tempat Wisata di Papua yang Juga Lagi Hits

Ngadem.com – Pulau Papua adalah pulau terbesar kedua di dunia setelah Tanah Hijau yang berada di Australia. Pulau Papua kita kenal karena kontroversi tiada akhir perihal Freeport. Hal-hal itu kadang mengabaikan kita dari apa dan bagaimana Pulau Papua yang sesungguhnya. Pulau Papua terdiri dari dua Provinsi yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Selain kontroversi Freeport yang menyita emosi, ternyata Papua menyembunyikan banyak hal yang sangat sayang jika kita lewatkan begitu saja. Ini 10 tempat wisata di Papua yang wajib kamu kunjungi. Paling tidak sebelum meninggal, pastikan dirimu telah mengunjungi salah satunya.

1. Kamu Bisa Memulai Petualangan Di Negeri Cenderawasih Ini dengan Mengunjungi Danau Uter yang Siap Menenggelamkanmu

Photo by @ahmadrifann taken at Uter lake, Aitinyo, Maybrat, West Papua

Danau Toba atau Danau Tiga Warna Kelimutu adalah dua dari sekian banyak danau yang populer di Indonesia bahkan di dunia. Namun jika sudah pernah mengunjungi dua danau tersebut dan butuh referensi danau kece lainnya. Kamu bisa langsung ke Danau Uter.

Danau Uter terletak di Desa Sris, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybarat, Papua Barat. Kamu bisa mengawali perjalananmu dari Bandara Kambuaya. Lokasi danau hanya berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Bandara Kambuaya. Kamu bahkan bisa mencapai lokasi danau dengan kendaraan roda empat atau pun kendaraan roda dua.

Dari Desa Sris ini danau Uter sudah tidak jauh lagi bahkan sudah tempak samar dari kejauhan. Sekitar 100 meter berjalan kaki melintasi jalanan kecil yang tertata rapi, danau dengan susana alami siap membiusmu. Kicau burung dan sejuknya alam pedesaan akan membuatmu takjub.

Danau ini pun sangat cocok buat kamu suka berenang. Airnya yang bening nan biru siap menenggelamkanmu guys. Tapi kamu perlu memperhatikan kenyaman eksistem yang hidup di danau ini. Jadi jangan sampai aktifitas berenangmu membuat mereka terancam yak.

Danau Uter juga sering digunakan warga sekitar danau dalam aktifitas sehari-hari jadi maklum aja kalau tidak ada fasilitas apapun di sini. Belum ada gazebo atau pun penginapan jadi kalau kamu berniat menginap ada baiknya membawa tenda atau meminta bantuan warga sekitar untuk menampungmu dikediaman mereka.

2. Masih di Kabupaten Maybarat Ada Danau Framu yang Cantiknya Maksimal

Photo By @neng_ega19 Taken At Danau Framu, Ayamaru, Kab. Maybrat, Papua Indonesia

Kayanya Kabupaten Maybarat menyimpan banyak danau deh. Ini dia danau cantik lainnya. Namanya Danau Framu. Sama halnya dengan Danau Uter yang dapat dicapai dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, Danau Framu pun dapat kamu capai dengan moda tranportasi yang sama. Tapi karena kondisi jalan yang sangat sempit, kamu sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua ya.

Dari mana pun kamu datang, kamu langsung menuju Distrik Ayamaru di Kabupaten Maybarat. Dari Distrik Ayamaru sebenarnya samar danau cantik ini sudah terlihat namun untuk menuju lokasi persisinya danau kamu harus menuju Framu dengan melintasi hutan sekitar 30 menit-45 menit.

Danau Framu yang mungil akan menyambutmu dengan suka cita. Air danau yang jernih seolah memaksamu untuk segera bercermin dan tentunya nyebur. Bahkan saking jernihnya danau ini kamu bisa melihat ikan-ikan yang berenang di dasar danau. Belum lagi pesona danau yang diapit oleh tebing-tebing tinggi yang menambah keeksotisan danau. Tidak sedikit anak-anak disekitar danau yang melompat dari tebing menuju danau. Duuuuh, kayanya kamu wajib nyoba deh.

Buat kamu yang tertarik ingin mencoba mengelilingi danau, kamu bisa kok minta tolong kepada warga setempat yang sering mencari ikan dengan perahu. Atau kamu juga bisa mencoba menombak ikan.

Hal yang wajib kamu perhatikan adalah jangan lupa membawa bekal ya karena belum ada warung di sekitar lokasi danau. Bahkan buat yang tertarik untuk berkemah, kamu harus bawa tenda dan tentunya ijin kepada warga sekitar ya.

3. Raja Ampat Itu Surganya Gugusan Pulau Kecil, So Gak Ada Salahnya Sambangi Satu-Satunya. Termasuk Pulau Roti. Duuuh, Kenapa Namanya Pulau Roti Ya?

Photo By @Bagusindonesia taken at Roti Island -Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia
Photo By @Bagusindonesia taken at Roti Island -Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia

Ada di Papua Barat tanpa berkunjung ke Kabupaten Raja Ampat itu kaya tiga hari gak pup, nyesek banget. Gak nyaman dan kaya ada yang nyesek aja. Iyakan? Mana mungkin dong udah ada di jantungnya Raja Ampat tapi malah gak mampir ke destinasi favorit sejuta umat ini.

Hal pertama yang mesti kamu lakukan untuk menuju Raja Ampat adalah membeli pin tanda masuk ke Raja Ampat yang berkisar antara Rp. 200.000-Rp. 300.000. Kedua, berlayar menuju Waisai, jantungnya Kabupaten Raja Ampat

Ke Raja Ampat tanpa diving juga sama nyeseknya. Ada banyak spot diving yang bisa kamu pilih untuk menuntaskan hobby divingmu. Salah satunya adalah Pulau Roti. Kok namanya Pulau Roti ya? Btw, pulau ini nama sebenarnya adalah Pulau Koh tapi karena bentuknya yang mirip dengan roti makanya pulau ini jadi dikenal dengan nama Pulau Roti. Kok bisa ya? Ya, kamu mending langsung cek kesana aja deh.

4. Masih di Raja Ampat Ada Pulau Unik Lainnya. Namanya Pulau Pasir Timbul. Kamu Wajib Ngerasain Sensasi Berada di Pulau Ini

Photo By @sianiparcalvin Taken At Pasir Timbul, Kepulauan Raja Ampat, Papua, Indonesia

Dari namanya kira-kira apa yang kamu pikirkan tentang pulau ini? Heem, pasti gak bisa dibayangkan dong. Ok, daripada buang-buang waktu nih Ngadem.com kasih tahu. Perlu kamu ketahui Pulau Pasir Timbul ini bisa kamu nikmati saat laut sedang surut aja. Jadi, kamu udah tahu dong waktu yang tepat untuk mendatangi pulau ini.

Saat air laut surut, tiba-tiba akan muncul hamparan pasir yang membentuk pulau kecil imut di tengah luasnya lautan Raja Ampat. Jadi kalau air laut lagi pasang jangan harap bisa asyik-asyikan di pulau kecil ini. Inilah alasan kenapa Pulau Pasir Timbul ramai dikunjungi.

Dari Wisai ibukota Raja Ampat kamu cukup berlayar sekitar 30 menit dengan perahu motor yang banyak disewakan di Wasai. Pasir putih dan beningnya air laut adalah pemandangan pertama yang akan menyambutmu saat kamu tiba di pulau ini. Duuh, gak bisa nahan untuk mainan pasir, berenang atau snorkeling. Setelah semuanya, jangan lupa untuk foto-foto di pulau yang hanya seluas 100-150 meter persegi ini ya.

5. Ke Raja Ampat Tapi Gak Mampir Mengabadikan Gugusan Pulau Karang di Pianemo Itu Dosa Besar. So, Jangan Melewatkannya Yak

Painemo Foto Dari @putra_quack

Bukan Raja Ampat namanya kalau gak ada gugusan pulau karangnya. Satu dari sekian banyak gugusan karang yang terkenal di raja Ampat adalah Pianemo. Di Pianemo kamu bisa merekam keindahan pulau karang dengan beragam ukuran yang terhampar di sejauh mata memandang. Semuanya kian menawan oleh birunya air laut. Duuuh apa sih yang sedang Tuhan pikirkan saat menciptakan Raja Ampat?

Bahkan keindahan Pianemo oleh warga sekitar disebut dengan ‘Wayag Kecil’ karena kemiripannya dengan Pulau Wayag yang sudah sangat tersohor di berbagai belahan dunia. Untuk mencapai Pianemo, kamu bisa berlayar dari Wasai selama 2 jam dengan speed boat. Ditemani birunya laut, dan samar pulau-pulau yang berhiaskan tanaman hijau.

Saat tiba di Pianemo kamu bisa langsung berjalan menuju bukit untuk melihat pemandangan dari Pianemo secara keseluruhan. Kamu bisa memilih akan mengabadikan keindahan tersebut dari bukit mana karena terdapat tiga bukit yaitu Tanjung Bintang dengan ketinggian sekitar 15 meter, Bukit Gundul yang tingginya mencapai 30 meter.

Perlu kamu ketahui ya guys gunakan sandal atau sepatu yang nyaman ya karena kamu lagi hiking di pulau karang bukan hiking di pasir so jangan lukai dirimu dengan memakai alas kaki yang tidak melindungi kakimu.

6. Berkunjung Ke “Wayag Kecil” Alias Pianemo Tanpa Ke Wayag yang Sesungguhnya Jauh Lebih Durhaka Lagi

Wayag Foto Dari @aanflabber

Kamu bisa ke Pianemo tapi gak menyempatkan dirimu berkunjung ke Wayag? Duuh kamu bisa jadi akan dikutuk jadi batu. Wayag ini tempat hits dan paling kece untuk mengamati Raja Ampat secara utuh.

Pulau Wayag adalah ikonnya Raja Ampat so percuma aja kamu ke Raja Ampat tapi gak mampir selfie atau minum kopi disini. Jalan satu-satunya menuju Pulau Wayag tentunya bisa dimulai dengan berlayar ke Waisai jantungnya Kabupaten Raja Ampat. Setibanya di Waisai kamu bisa istirahat dulu dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Wayag menggunakan kapal nelayan atau speed boat dengan biaya yang tidak sedikit mengingat pulau ini adalah pulau terjauh di Raja Ampat.

Setibanya di Wayag kamu bisa langsung hiking ke bukit karst Wayag untuk mengabadikan momen dan tentunya keindahan gugusan pulau karang khas Raja Ampat yang dijamin akan membuatmu hits seketika. Tapi perlu diingat karena kamu mesti mendaki karst sekitar dua jam, sangat disarankan untuk mengggunakan alas kaki yang nyaman ya guys.

7. Dari Provinsi Papua Barat Kita Beralih ke Provinsi Papua. Tepatnya di Pantai Anggopi Kabupaten Biak Numfor

Photo by @il.photo taken at Pantai Anggopi, Biak Timur Papua Indonesia

Puas-puas di Papua Barat saatnya kamu beralih ke Provinsi Papua yang juga gak kalah cantik dan menawan. Ok, di Provinsi Papua ga cuma ada freeport aja ya! Catet itu! Provinsi dengan Jayapura sebagai ibu kotanya ini juga menyimpan banyak wisata-wisata tersembunyi nan kece. Salah satunya adalah Pantai Anggopi.

Pantai asri ini berada di Distrik Oridek Biak Timur Kabupaten Biak Numfor. Pantai ini bisa dikatakan adalah pantai yang hits dikalangan anak muda Kabupaten Biak Numfor. Banyak dari mereka yang menghabiskan akhir pekan di pantai ini. Tidak hanya warga dari luar distrik yang menyambangi pantai ini. Warga asli pun sering menghabiskan waktu disini. Jadi jangan heran deh kalau kelak kamu berkunjung ke sini bisa ditemui banyak anak-anak kecil yang juga lagi asyik berenang.

Pantai Anggopi adalah pilihan destinasi yang tepat buat kamu yang tidak kenal bosan dengan aktifitas berenang. Bukan hanya itu, kamu juga bisa kok camping dan melewati malam di sini bersama orang-orang tercinta.

8. Gak Hanya di Papua Barat, di Papua Kamu Juga Masih Bisa Menikmati Pesona Danau. Kalau di Papau Barat Ada Danau Uter di Papau Ada Danau Sentani yang Indahnya Kebangetan

Photo by @lizamonalisa taken at Danau Sentani

Danau Sentani bisa jadi adalah danau yang paling menawan di dunia. Bagaimana tidak, kawasan danau seluas 9.360 hektar ini dihiasi oleh 21 pulau kecil yang djamin akan membuatmu berdecak kagum hingga mulutmu berbusa.

Danau ini membentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Ditambah lagi dengan letaknya yang berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops membuat danau ini wajib kamu sambangi.

Berada pada ketinggian 75 mdpl Danau Sentani disebut sebagai danau terluas di Papua. Sedangkan nama Sentani sendiri bukanlah sekedar nama guys. Nama ini memiliki makna yang sangat dalam yaitu “di sini kami tinggal dengan damai”. So, gak ada alasan untuk takut mengunjungi Papua.

Akses menuju Danau Sentani pun terbilang cukup mudah loh karena hanya berjarak sekitar 50 kilometer dari Jayapura atau dalam dua hingga tiga jam perjalanan. Tempat ini sudah disulap menjadi tempat wisata loh guys jadi sudah ada fasilitas yang makin memanjakanmu saat berkunjung ke sini. Seperti perahu untuk keliling danau atau pun penginapan.

Bahkan keindahan danau ini pun dikenang dengan cara diadakannya Festival Danau Sentani yang biasanya diselenggarakan pada pertengah bulan Juni setiap tahunnya. Kegiatan ini diisi dengan kegiatan kesenian yang menampilkan tarian-tarian tradisional, upacara adat dan tentunya gelar kuliner khas Papua. Duuh, lingkari kalendermu guys!

9. Danau Habema Atau Danau di Atas Awan yang Wajib Kamu Sambangi

Danau Habema Foto Dari @marischkaprue

Letaknya tepat di kaki Gunung Trikora Kabupaten Jayawijaya, Papua dan berada di ketinggian lebih dari 3.300 meter di atas permukaan laut. Danau ini adalah danau yang sangat dihormati oleh Masyarakat Dani dan dianggap sebagai tempat keramat so jaga kelakuanmu saat berkunjung yak.

Danau ini berada dalam kawasan Taman Nasional Lorenz Papua dengan luas area danau yang mencapai  224,35 hektar. Saat berkunjung dan tentunya jika kamu beruntung kamu akan menemukan pemandangan sekitar danau yang berhiaskan salju.

Tidak heran deh kalau banyak pendaki Pegunungan Jayawijaya dan Cartenz mampir minum kopi sebentar di danau ini sebelum melanjutkan pendakian. Danau ini berjarak sekitar 3 jam perjalanan dengan kendaraan roda dua dari Kota Wamena. Tentunya dengan kondisi jalan yang sangat-sangat menguji adrenalin.

Tidak hanya menikmati danau yang tenang dan menawan, kamu juga akan dihibur oleh puluhan spesies burung endemik dan tentunya Burung Cenderawasih yang selama ini hanya kamu lihat di buku mata pelajaran IPS.

Untuk mencapai danau, yang jelas kamu harus hiking dari gerbang checkpoint sekitar 1 jam perjalanan melintasi tanah berlumpur yang menyita tenaga. Berbeda dengan wisata lain di Papua yang kebanyakan berupa pulau dan pantai dengan udara panas membakar, suhu di Danau Habema bisa mencapai 7-8 derajat celcius. Ya iyalah kan letaknya di kaki gunung so jangan pakai baju tipis atau celana gemes yak guys.

10. Danau Misterius di Pegunungan Jayawijaya. Danau Idenberg Namanya. Kamu yang Suka Berpetualang Wajib Ke sini

Danau Idenberg Foto Dari @reginaprisilia

Danau ini terbilang cukup misterius karena penampakan air danaunya yang gak stabil. Kadang-kadang Danau Idenberg menampung air yang melimpah ruah namun kadang juga bisa kering sama sekali.

Lokasinya tersembunyi di Pegunungan Jayawijaya atau tepatnya di sebelah Cartenz Pyramide. Untuk mencapai lokasi danau kamu wajib hiking karena danau ini berada di ketinggian sekitar 4313 mdpl.

Lupakan kenyamanan berkendara ya guys. Langkahkan kakimu dengan tenang sekitar 2 jam. Kata orang bulan terbaik untuk mengunjungi danau ini adalah bulan Februari. Danau ajaib ini dekelilingi oleh tebing-tebing vertikal bebatuan dan jika beruntung kamu bisa menyaksikan panorama danau yang berselimutkan salju. So, mungkin bisa nyicil latihan fisik dari sekarang.

Guys 10 tempat wisata di Papua di atas….. Duuuh bikin kehabisan kata-katakan? Kenapa sih Papua bisa seindah itu? Dari pada galau bertanya-tanya mending langsung ambil bagian merayakan keindahan Pulau Papua denga mengunjungi salah satunya yuuuk.

Written by Dj Wonga

Kontributor Ngadem.com - Bukan siapa-siapa tapi dari keluarga baik-baik.