Kamu Bukan Petualang Sejati Kalau Belum Berani Nyoba 7 Tempat Wisata Ekstrim di Jogja Ini!

Ngadem.com – Daripada terus-terusan galau karena mikirin si doi, mendingan kamu ikut liburan bareng Ngadem.com di Kota Jogja? Banyak hal menarik yang bisa kamu lakukan di kota ini, lho. Salah satunya dengan mencoba wisata ekstrim yang akan memompa detak jantungmu.

Ya, jika kamu punya keberanian yang berlebih, maka tidak ada salahnya kalau kamu mencoba hal baru ini. Dijamin deh, sepulang dari Jogja, kamu nggak cuma jadi lebih fresh, tapi stres kamu karena si doi juga bakalan ilang dan kembali bugar. Penasaran? Yuk, langsung aja kita cek wisata ekstrim yang ada di Jogja!

1. Menyusuri Kedalaman Goa Jomblang dan Melihat Cahaya dari Surga

Goa Jomblang foto dari @cholischolis

Goa Jomblang terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Di lokasi ini kamu bisa melihat secara langsung cahaya matahari yang menembus ke dalam goa, atau yang kerap disebut dengan istilah cahaya surga. Ya, Goa Jomblang memiliki karakteristik vertikal yang biasa dikenal dengan sebutan luweng. Menurut hasil penelitian, goa ini terbentuk karena tanah di sekitarnya ambles dan membentuk sebuah lubang. Ekosistem yang ada di atasnya pun ikut terpendam. Tapi uniknya, ekosistem tersebut tidaklah mati. Malah, mereka tumbuh sendiri di dalam goa yang akhirnya kita kenal dengan sebutan hutan purba.

Nah, buat kamu yang pengin menjajal wisata ekstrim ini, memang harganya cukup mahal. Satu orang dibandrol dengan tarif mulai dari Rp. 450.000,00 lengkap dengan pemandu dan alat keselamatan. Itu pun ditambah dengan batasan pengunjung; yang dalam satu hari hanya diizinkan sebanyak 40 orang saja. Ohya, kalau kamu beneran berminat, kami sarankan agar kamu booking tempat dulu biar tidak kecewa! Oke, Genks?

2. Punya Nyali? Nih, Cobain Tempat Wisata Ekstrim Lava Tour Merapi

Lava Tour Merapi foto darii @rifkilavatourmerapi

Untuk menjajal wisata ekstrim ini, pertama-tama kamu harus memacu kendaraanmu menuju Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sesampainya di lokasi, kamu bisa langsung memesan kendaraan jeep untuk menyusuri jalanan berbatu—bekas lava merapi. Ya, rute yang akan dilalui mobil jeep ini bukanlah rute biasa. Kamu akan diajak berpacu melewati sungai, jalan penuh pasir vulkanik yang berdebu, serta kerikil yang berserakan, yang menjadi pemandangan wajib di sepanjang rute offroad. Rasakanlah sensasi luar biasa yang akan membuat jantungmu berdegup lebih kencang.

Oke, kalau kamu berminat, maka sediakanlah dana minimal Rp. 300.000,00 – Rp. 500.000,00 untuk mengikuti paket wisata ekstrim Lava Tour Merapi. Beberapa operator yang siap mengantarkanmu berkeliling di lokasi ini antara lain: Jeep Wisata Tlogo Putri Merapi, Jeep Wisata Merapi (JWM), Wisata Merapi Lava Tour, Jeep Merapi, dan masih banyak yang lainnya. Yap, tak hanya itu, Genks. Kamu juga akan mendapatkan wawasan mengenai kegunungapian termasuk saat-saat Gunung Merapi meletus 6 tahun lalu. Jadi gimana? Kapan mau ke sini?

3. Jangan Ngaku Keren Kalau Belum Nyobain Sand Boarding di Gumuk Pasir Parangkusumo

Sandboarding Parangtritis dan Parangkusumo foto dari @sandboarding_parangtritis

Lokasinya terletak di Kawasan Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sini kamu bisa menemukan spot kece berupa gundukan pasir pantai yang menggunung hingga tujuh meter. Di gundukan pasir itulah kamu bisa menguji adrenalinmu dengan menjajal olah raga ekstrim sand boarding. Nah, untuk merasakan sensasi meluncur dari bukit pasir ini dibutuhkan alat bantu berupa papan kayu yang bisa kamu sewa dengan tarif sebesar Rp. 200.000,00 – Rp. 350.000,00. Cukup mahal memang, tapi semua itu sudah termasuk fasilitas helm, pelindung tubuh, dan tentunya pengalaman baru yang tak akan mudah dilupakan. So, jangan takut kotor, Genks!

4. Penakut Dilarang Mencoba Cliff Climbing Pantai Siung!

Cliff Climbing Pantai Siung via nginepmana.com

Di kawasan Pantai Siung kamu bisa menjajal sebuah olah raga ekstrim yang bernama: cliff climbing (panjat tebing). Lokasinya terletak di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Ya, cliff climbing merupakan olahraga ekstrim yang menggabungkan skill, ketahanan fisik, dan nyali. Medianya adalah tebing-tebing curam yang biasanya terdapat di punggung gunung, atau tebing kapur di tepi pantai. Oleh karena itu, di Pantai Siung ini kamu pun bisa mencoba olah raga tersebut karena secara kebetulan saja, tebing-tebing karst di sekitar pantai ini memiliki karakteristik yang cocok untuk kegiatan cliff climbing.

Oke, kalau kamu pengin nyobain gimana sensasinya, kamu bisa memakai paket cliff climbing yang dipatok dengan harga Rp. 200.000,00 – Rp. 300.000,00 lengkap dengan perlengkapan memanjat dan perangkat keselamatan. So, kalau kamu nggak mau dibilang cemen dan penakut, maka segera aja cobain wisata ekstrim yang ada di Pantai Siung ini.

5. Tak Hanya di Bandung! Jogja Juga Punya Spot Paralayang yang Terletak di Bukit Gupi, Gunungkidul

Paralayang Bukit Gupit foto dari @haryoprima

Untuk menemukan lokasinya, kamu bisa menjadikan Pantai Parangtritis sebagai patokan. Ya, dari pantai itu, kamu masih harus meluncur ke arah timur menuju Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menjadi jalan penghubung antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul. Nah, Bukit Gupi ini bisa kamu temukan di Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Atau, jikalau kamu merasa kebingungan, kamu bisa bertanya secara langsung kepada warga setempat untuk menemukannya. Warga Jogja baik-baik semua kok. Jadi kamu nggak perlu takut :)

Setelah sampai di Bukit Gupi, kamu bisa menyewa sebuah parasut dengan harga Rp. 250.000,00. Nah, kalau kamu merasa belum mahir dan belum berani menjajalnya sendiri, kamu pun tek perlu khawatir. Soalnya di sini juga disediakan jasa pemandu yang siap menemanimu terbang. Ohya, untuk memakai jasa pemandu tersebut, kamu akan dikenai biaya tambahan. Pergunakanlah skill menawarmu agar harga yang kamu dapat lebih murah.

6. Kurang Tertantang? Gondola Gantung di Pantai Timang Ini Akan Membawamu ke Dimensi Lain

Gondola Gantung foto dari @cindyuwono

Pantai Timang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini menawarkan suasana yang berbeda dari beberapa pantai lainnya. Jika pantai lain menawarkan seafood dan juga pemandangan yang memukau, maka di sini kamu bisa menikmati sensasi petualangan super seru yang akan membuat jantungmu berdegup lebih kencang. Ya, bayangkan saja kalau kamu berada di sebuah gondola gantung dan diajak menyeberangi lautan berombak besar. Terlebih lagi, gondola gantungnya masih sangat tradisional dan terlihat sangat ekstrim. Cukup menantang, kan?

Ya, gondola gantung ini biasanya digunakan oleh nelayan setempat untuk mencari lobster di laut. Namun, lambat laun dimanfaatkan sebagai wahana wisata yang terbilang lumayan mahal. Sekali jalan kamu akan dikenai tarif sebesar Rp. 100.000,00. Dan sebenarnya, biaya itu cukup sepadan sih dengan sensasi dan pengalaman baru yang ditawarkan. So, kalau kamu berminat, segera sambangi lokasinya ya, Genks!

7. Masih Kurang Tertantang? Nih, Cobain Cave Tubing Kalisuci

Cave Tubing Kalisuci foto dari @kalisucicavetubing

 

Cave Tubing Kalisuci terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Ketika sampai di lokasi, kamu bisa menikmati sebuah petualangan seru yang dimulai dengan menceburkan diri ke dalam derasnya aliran Sungai Kalisuci (sungai bawah tanah). Setelah itu, kamu akan diajak melewati rute yang cukup panjang, dengan menyusuri Goa Gelatik dan Goa Kalisuci.

Ohya, wisata Cave tubing Kalisuci akan ditutup saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, buat kamu yang pengin menjajal wisata ekstrim yang satu ini, maka kami sarankan agar kamu menghubungi pihak pengelola; beberapa hari sebelumnya untuk memastikan kondisi sungai. Yup, tunggu apa lagi, nih?

Yap, 7 tempat wisata ekstrim di Jogja udah kami rangkumkan buat kamu. Tetap jaga kondisi ya, Genks. Jangan sembrono dan jangan melanggar aturan. Have fun!

Written by DT. Jatmiko

Kontributor Ngadem.com - Lelaki gembira asal Prambanan. Sempat mempunyai cita-cita jadi Polisi, tapi kandas di tengah jalan.