Nggak Cuma Bakso, Sob! 9 Tempat Wisata di Wonogiri Ini Juga Lagi Hits Banget!

Ngadem.com – Wonogiri merupakan kota kabupaten yang terletak di sebelah timur Provinsi DI Yogyakarta, atau tepatnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Surakarta dan Gunungkidul. Daerah ini cukup dikenal dengan wilayahnya yang tandus. Selain itu, Wonogiri juga dikenal sebagai penghasil gaplek/ bahan dasar untuk membuat tepung ketela terbesar di Jawa Tengah.

Meskipun wilayahnya cukup tandus, tapi potensi wisata yang ada di sini sangatlah subur dan luar biasa. Yap, kamu mau tahu wisata apa yang bisa kamu kunjungi selagi mampir di kota ini? Yuk, simak 9 destinasi wisata yang ada di Wonogiri…

1. Waduk Gajah Mungkur: Danau Buatan yang Akan Membuat Mata Enggan Terpejam

Waduk Gajah Mungkur via www.flickr.com

 

Selagi di Wonogiri, tak lengkap rasanya jika kamu belum berkunjung ke waduk ini. Ya, Gajah Mungkur merupakan sebuah danau buatan yang dibangun dengan membendung aliran sungai Bengawan Solo untuk memenuhi kebutuhan air bagi empat kabupaten besar di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Sragen, Karanganyar, Sukoharjo dan Klaten. Luas wilayahnya mencapai 8800 hektar, maka tak heran jika tempat ini mempunyai pesona tersendiri bagi para wisatawan.

Lokasi waduk Gajah Mungkur terletak di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, atau kurang lebih 5 km ke arah selatan dari pusat Kota Wonogiri. Fasilitas yang bisa kamu dapatkan terbilang lengkap. Kamu bisa berkeliling waduk dengan menggunakan boat, atau bermain jetski, dan bahkan menikmati pemandangan dari atas dengan gantole. Rumah makan makan apung juga siap memuaskan rasa laparmu dengan ikan-ikan hasil tangkapan dari waduk ini. Cukup oke kan, Sob?

Ya, untuk masuk ke lokasi ini, kamu hanya akan dikenai biaya retribusi sebesar Rp. 5000,00. Ditambah biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 2000,00/ motor, dan Rp. 5000,00/ mobil. Murah banget, kan? Segera aja deh samperin lokasi ini.

2. Tak Kalah dengan Yogyakarta, Wonogiri Juga Punya Bukit Gantole

Bukit Gantole, Wonogiri, foto dari @Mrdwnp

 

Yap, tak jauh dari lokasi Waduk Gajah Mungkur, kamu bisa berjalan sedikit ke atas untuk menyusuri pegunungan karst yang tinggi menjulang. Suasana sejuk akan langsung terasa begitu kamu menginjakkan kaki di tempat ini. Selain itu, kamu pun bisa menyewa gantole untuk menikmati panorama air yang cukup memukau itu. Oke, kalau kamu berminat untuk mencoba olahraga ekstrim ini, kamu bisa memilih dua tingkatan ketinggian, yakni 200 meter dan 400 meter.

Untuk fasilitas yang disediakan memang terbilang sedikit. Bahkan bisa dikatakan tidak ada, karena memang, tempat ini hanya dipergunakan untuk olahraga paralayang dan gantole. Tapi istimewanya, kamu tidak akan dipungut biaya untuk masuk ke lokasi. Kamu hanya perlu membayar parkir sebesar Rp. 3.000,00 saja.

Yoi, Genks. Sebelum mencapai Bukit Gantole ini, kamu harus melewati jalanan menanjak yang terletak tak jauh dari Waduk Gajah Mungkur. Oleh karena itu, kami sarankan agar kamu memerhatikan kondisi kendaraanmu. Jangan sampai hal buruk terjadi hanya karena kamu teledor dan tidak memperhatikan keselamatan sendiri. Oke, Sob?

3. Tak Hanya Bukit Gantole, Wonogiri Juga Punya Bukit Lain yang Tak Kalah Kecenya

Bukit Cumbri foto dari @massalah

 

Adalah Bukit Cumbri, yang berada di perbatasan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Wonogiri. Tepatnya terletak di Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri. Tapi juga bisa masuk dari Desa Pager Ukir, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Kamu bingung, kan? Ya, kami pun begitu. Hehehe. Tapi intinya, bukit dengan ketinggian 638 mdpl ini memang terletak di wilayah perbatasan. Jadi kamu tak perlu bingung-bingung lagi.

Oke, dari tempat parkir kendaraan, kamu bisa berjalan ke atas melalui jalur tracking yang cukup mudah. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam perjalan dengan berjalan santai. Di puncak bukit itu, kamu bisa menikmati pemandangan sunset dan sunrise yang istimewa, tentunya jika cuacanya mendukung. Nah, untuk masuk ke lokasi ini, kamu tidak akan dikenai biaya masuk selain untuk parkir kendaraan sebesar Rp. 3000,00/ motor. Udah deh, nggak perlu mikir sebanyak 3.567.999 kali buat ke sana. Yuk, cus!

4. Mau Basah-Basahan? Tenang, Sob. Di Wonogiri Juga Ada Pantainya!

Pantai Nampu foto dari @iedhanurfarida

 

Pantai Nampu namanya. Berlokasi di Desa Dringo, Kelurahan Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri. Jarak tempuh dari Kota Wonogiri ke Pantai Nampu sekitar 70 km atau butuh sekitar 2 jam perjalanan darat untuk tiba di sana. Akses jalannya pun sudah terbilang baik kerena melalui jalan kabupaten yang sudah halus. Nah, jika kamu ke sana, kamu akan melalui rute perjalanan sebagai berikut: Kota Wonogiri – Paranggupito – Perempatan Giri Belah – Kecamatan Paranggupito.

Untuk menikmati keindahan alam Pantai Nampu ini, kamu hanya diwajibkan membeli tiket sebesar Rp 3.500,00 dan ditambah dengan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000,00 saja. Cukup murah kan, Sob? Maka dari itu, let’s join us, Beibeh. Mumpung pantai ini belum dikelola pemkab setempat. Jadi nikmatilah kemurahannya.

5. Kurang Puas? Kamu Juga Bisa Nyamperin Pantai Sembukan yang Konon Jadi Pintu Gerbang Menuju Kerajaan Ratu Selatan

Pantai Sembukan via blazblue.heck.in

 

Meski terdengar mistis, tapi pantai ini memiliki pesona yang ciamik banget lho, Sob. Letaknya berada di Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito, dan tak jauh dari Pantai Nampu. Panoramanya yang kece badai menjadikan pantai ini sebagai salah satu tujuan wisata andalan Kabupaten Wonogiri. Selain dikenal karena keindahannya, pantai ini juga dikenal karena kelebihan lainnya. Begitulah. Konon, pantai ini adalah gerbang ketigabelas dari kerajaan Ratu Pantai Selatan. Makanya, di sini kamu juga bisa menyaksikan upacara Labuhan Ageng yang selalu diadakan setiap Malam Satu Suro.

Yap, kamu tak perlu membayar lebih untuk masuk ke lokasi, karena memang pantai ini belum ada yang mengelolanya. Paling-paling kamu hanya akan ditarik biaya sebesar Rp. 2000,00 untuk parkir kendaraan roda dua, dan Rp. 5000,00 untuk mobil dan sejenisnya.

6. Masih Kurang Puas? Oke Deh, Kita Pindah ke Pantai Banyutowo

Pantai Banyutowo via tempatwisatadaerah.blogspot.co.id

 

Pantai yang satu ini juga terdapat di Kecamatan Paranggupito. Tepatnya di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri. Nama pantai “Banyutowo” sendiri memiliki arti air tawar. Mengapa dibilang begitu? Karena memang, di bibir pantai ini terdapat sebuah air terjun dengan air tawar yang berasal dari sejumlah sungai yang berada di sekitarnya.

Tak hanya itu Sob, di sini kamu juga bisa menikmati pemandangan berupa batu karang yang indah sehingga sangat sayang untuk kamu lewatkan. Ya, daripada jalan jauh-jauh, kan mending kamu nyamperin tiga pantai yang saling berdekatan ini. Mari, mariii…

7. Puas Menikmati Pantai, Kita Beralih ke Tempat Wisata Spiritual. Ada Apa Aja Sih Di sana? Yuk, Cek!

Wisata Spiritual Kahyangan foto dari @farizal_hakim

 

Objek wisata spiritual ini dikenal dengan nama Kahyangan. Meskipun begitu, kamu jangan pernah berharap untuk bertemu dewa-dewi, ya. Karena sebenarnya, tempat ini merupakan sebuah petilasan Raden Mas Said alias Mangkunegaran I yang pernah melakukan tirakat di tempat ini. Yap, pada hari-hari tertentu, tepatnya pada malam Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon (setiap bulan Suro) di tempat ini akan diadakan ritual Sedekah Bumi yang dilanjut dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Ya, tentu bukan cuma nuansa mistisnya yang kental, akan tetapi objek wisata di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo ini juga menawarkan panorama alam yang menawan, yakni dengan adanya air terjun dan sebuah sendang kecil yang berada di sekitar lokasi. Nah, untuk masuk ke lokasi ini, kamu hanya diwajibkan membayar mahar seharga Rp. 5000,00 saja. Gimana? Kamu mau nyoba bermeditasi di tempat ini?

8. Kedung Bandung: Tempat yang Lagi Nge-Hits di Wonogiri

Kedung Bandung foto dari @explore_wonogiri

 

INILAH tempat nge-hits yang saat ini sedang populer di Instagram, terutama di kalangan netizen Wonogiri dan sekitarnya. Adalah Kedung Bandung yang terletak di area hutan pinus di bawah kompleks penambangan batu Randubang, Wonogiri. Tempatnya yang tersembunyi, menjadikan lokasi ini belum banyak diketahui wisatawan. Oleh karena itu, buat kamu yang nggak mau ketinggalan nge-hits, segera aja deh sambangi lokasi ini.

9. Objek Wisata Setren Girimanik: Lokasi yang Paling Yahut Buat Ngadem di Wonogiri

Objek Wisata Setren Girimanik foto dari @handayaniewurie

 

Siapa bilang Wonogiri nggak punya air terjun? Nih buktinya, air terjun yang terletak di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, atau yang berjarak sekitar 35 km dari pusat Kota Wonogiri ini memiliki keindahan alam yang masih asri. Di sini kamu bisa menemukan tiga air terjun sekaligus, yakni Air Terjun Manikmoyo, Tejomoyo dan Condromoyo. Adapun dari ketiga air terjun tersebut, yang paling tinggi grojokannya adalah Manik Moyo, yakni sekitar 70 meter. Selain sebagai objek wisata, biasanya lokasi ini juga dipergunakan oleh waga setempat untuk merayakan Upacara Adat Susuk Wangan, atau prosesi syukuran atas hasil bumi yang melimpah.

Untuk menuju Air Terjun Manikmoyo, kamu hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit perjalanan dari pintu masuk. Sedangkan untuk Air Terjun Tejomoyo, dibutuhkan waktu sekitar 35 menit perjalanan dengan mengambil jalan ke arah bawah melewati lembah. Dan untuk air terjun ketiga, yakni Condromoyo, kamu bisa menempuhnya sekitar 15 menit saja. Oke, untuk biaya masuknya pun cukup murah, yakni sebesar Rp. 5000,00/ orang. Gimana, Sob? Berminat? Segera cek aja, deh…

Nah, sekarang udah tahu kan apa yang harus kamu lakukan ketika berada di Wonogiri? Oke deh, selamat berlibur, Sob. Tetap jaga kebersihan dan patuhi peraturan yang ada, ya.

Written by DT. Jatmiko

Kontributor Ngadem.com – Lelaki gembira asal Prambanan. Sempat mempunyai cita-cita jadi Polisi, tapi kandas di tengah jalan.