Bukan Sekadar Tempat Transit. Yuk, Cek 7 Tempat Wisata Hits yang bisa Kamu Explore di Purwakarta

Ngadem.com – Purwakarta bukan sekadar tempat transit ketika kamu berpergian dari Jakarta ke Bandung, ataupun sebaliknya. Kota kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Barat ini, ternyata menyimpan keindahan alam yang sering kali terabaikan. Oleh karena itu, tim Ngadem.com akan menguliknya khusus buat kamu yang pengin mengetahui surga tersembunyi di kota Purwakarta. Yuk, langsung cus ke Purwakarta, Guys!

1. Jernihnya Mata Air Cisaladah yang akan Membuatmu Betah Berendam di Tempat Ini.

Mata Air Cisaladah Purwakarta foto dari @jemmynababan

Yoi Sob, kali ini Ngadem.com akan mengajakmu berendam di jernihnya mata air Cisaladah, Purwakarta. Mata air yang ada di kota transit ini memang tergolong baru dan belum banyak terekspos di media. Untuk itu, kamu perlu mengetahuinya agar menjadi orang pertama yang nge-share foto-fotonya di Instagram. Baiklah, untuk menemukan tempat ini, kamu memang harus sedikit bersabar. Ya, cukup membutuhkan perjuangan yang super melelahkan untuk sampai di lokasi. Tapi tenang, perjuanganmu yang super melelahkan itu, niscaya akan terbayar setelah kamu menemukan tempat ini dan menceburkan diri di dinginnya mata air ini.

Yes, mata air Cisaladah ini terletak di kecamatan Bojong, kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang secara geografis memang berdekatan dengan mata air Cikahuripan yang ada di kota Bandung Barat. Tepatnya di kaki gunung Burangrang. Dari ibukota kecamatan Bojong, memang masih sangat jauh untuk sampai ke lokasi. Sekiranya bisa kamu tempuh selama 2 jam perjalanan. Apalagi, jika kamu dari kota Purwakarta. Bahkan bisa memakan waktu sampai seperempat hari. Yap, rumusnya, seluruh daerah yang berada di perbukitan Burangrang ini pasti memiliki mata air. Tapi itu tergantung spotnya juga, sih. Ada juga yang tidak boleh digunakan untuk berenang karena belum disuling airnya. Dan adapula mata air yang dikeramatkan oleh warga sekitar. Jadi kamu harus berhati-hati.

Yang istimewa dari mata air ini adalah, kamu bisa bercengkerama dan berenang bersama anak-anak setempat yang sering bermain di sekitaran mata air Cisaladah ini. Cukup Asyik, bukan?

2. Kamu Lagi Merantau di Jakarta dan Bingung Cari Tempat Wisata? Yuk, Telusuri Gunung Bongkok Sekalian Mencicipi Bagaimana Rasanya Tracking.

Gunung Bongkok foto [email protected]

 

Abis basah-basahan, kita lanjut jalan-jalan ke gunung ya? Oke, kali ini Ngadem.com akan mengajakmu nge-track ke Gunung Bongkok yang ada di desa Cikandang, Purwakarta, Jawa Barat. Yes, buat kamu yang lagi di Jakarta, kamu bisa menuju ke lokasi ini dengan mudah. Berikut ini rute yang kami sarankan buat kamu. Dari Jakarta, kamu bisa memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Purwakarta. Setelah sampai di Stasiun Purwakarta, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Plered dengan menggunakan angkutan umum sebanyak dua kali. Dari Plered, kamu harus melanjutkan perjalanan lagi menuju Cikandang, yakni dengan menggunakan angkutan umum. Selanjutnya, untuk menuju pos Munclu, kamu dapat berjalan kaki kurang lebih 15 sampai 30 menit.

Apa yang bisa kamu nikmati di lokasi ini? Ya, melalui dua puncak Gunung Bongkok, yakni Puncak Batu Tumpuk dan Puncak Datar, kamu bisa menikmati pemandangan dengan background waduk Jatiluhur dan Gunung Parang yang berada sejajar dengan Gunung Bongkok. Selain itu, gunung ini memang cocok untuk pendaki pemula dengan ketinggian 975 mdpl. Meskipun gunung ini tidak tinggi-tinggi amat, tapi jalur yang akan kamu tempuh untuk sampai ke puncak; memang agak ekstrim. Karena memang, jalur pendakiannya hampir 90 derajat (vertikal). Ya, apalagi kalau musim hujan, jalannya cukup licin. Sehingga kamu harus berhati-hati.

Kami sarankan agar kamu berhati-hati di titik tanjakan ini. Ya, ada beberapa titik tanjakan yang perlu kamu waspadai, yakni di tanjakan 700 mdpl, tanjakan 800 mdpl dan tanjakan 950 mdpl. Karena memang tanjakan-tanjakan itu cukup curam.

3. Kurang Puas ­Nge-tracking-nya? Yuk Kita Geser ke Gunung Lembu.

Gunung Lembu Purwakarta foto dari @rofiqyunus_a

Pengin melihat Waduk Jatiluhur dari ketinggian ±800-900 mdpl? Solusinya ada di Gunung Lembu, Purwakarta. Untuk menuju lokasi, kamu bisa melewati rute tol Ciganea – Purwakarta. Setelah keluar dari gerbang tol, pilihlah jalur yang belok ke kanan; ke arah jalan raya Sindangkasih. Dari jalan raya Sindangkasih, ikuti saja jalan dan penunjuk arah yang disediakan sampai tiba di pos pelaporan yang teletak di desa Panyindangan, kecamatan Sukatani, Purwakarta.

Sesampainya di lokasi, kamu diwajibkan melapor di pos pendakian Gunung Lembu. Setelah mendaftarkan namamu di pos jaga tersebut, kamu hanya dikenai retribusi dengan biaya seikhlasnya. Di awal pendakian, kamu akan disuguhi pemandangan hutan bambu yang meneduhkan. Total jarak yang akan kamu tempuh sekitar 2 km, dengan estimasi waktu 2 jam. Dari puncak gunung ini, kamu akan melihat indahnya Waduh Jatiluhur yang ada di kota Purwakarta ini. Yes, kamu tak perlu ragu untuk melakukan pendakian di Gunung Lembu. Sebab jalur ini cukup bersahabat buat kamu yang masih pemula. Selamat mendaki, Sob!

4. Masih Belum Puas? Oke, Kita Mendaki Lagi ke Gunung Parang

Gunung Badega Parang foto dari @badegaparang

Puncak Gunung Parang terletak di ketinggian ±983 mdpl. Sebenarnya, letak gunung ini pun cukup berdekatan dengan Gunung Lembu yang ada di desa Panyindangan. Pemandangan yang akan kamu temui di puncak, pun hampir seluruhnya sama. Tapi…, ada yang perlu kamu ketahui, Sob! Ya, Gunung Parang ini menyediakan jalur pendakian dengan merayapi dinding-dinding gunung yang cukup terjal. Sangat cocok buat kamu, kamu, dan kamu yang suka menguji adrenalin.

Gunung Parang merupakan salah satu tempat wisata alam yang berada di kampung Cihuni, desa Sukamulya, kecamatan Tegalwaru, Purwakarta. Letaknya sekitar 28 km dari kota Purwakarta, atau 79 km dari kota Bandung. Gunung ini memiliki temperatur udara rata-rata 22 – 25 derajat celsius. Cukup sejuk untuk kamu yang terbiasa tinggal di iklim tropis. Karakter Gunung Parang adalah Multy Grade. Artinya, ada banyak jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yang bervariasi—yang bisa kamu pilih.

Buat kamu yang menyukai olah raga panjat tebing, di sini juga disediakan fasilitas yang cukup lengkap. Semua peralatan pun sudah disediakan. Sehingga kamu tak perlu repot-repot menyiapkan peralatan-peralatan itu dari rumah. Ya, meskipun olah raga ini terbilang berbahaya, tapi kamu tak perlu khawatir. Sebab kamu akan ditemani oleh instruktur yang berpengalaman di bidangnya. Oke, kamu berminat, Sob? Segeralah kunjungi lokasi ini dan rasakan sensasinya!

5. Setelah Puas Panjat-Panjatan, Kini Tiba Saatnya untuk Rileks Sejenak di Waduk Jatiluhur.

Waduk Jatiluhur foto dari @sony_herdiana

Cukup mudah untuk menemukan lokasi Waduk Jatiluhur yang ada di kecamatan Jatiluhur, kabupaten Purwakarta ini. Sebab, waduk ini cukup populer di kalangan masyarakat setempat. Sesampainya di Purwakarta, kamu bisa bertanya pada penduduk sekitar. Pasti mereka akan memberitahukan di mana letaknya. Konon, Waduk Jatiluhur ini merupakan bangunan waduk terbesar yang ada di Indonesia. Dibangun pada tahun 1957, dan baru bisa diselesaikan 10 tahun kemudian.

Ada banyak fasilitas yang ditawarkan oleh pengelola Waduk Jatiluhur ini. Fasilitas itu meliputi: kolam renang, restoran atau warung makan, tempat penginapan, bungalow, tempat bermain anak-anak, bar, lapangan tenis, area perkemahan, sarana rekreasi, tempat bilyard, sarana olahraga air, dan masih banyak lainnya. Olah raga air yang ditawarkan juga bermacam-macam. Seperti ski air, naik perahu keliling waduk, selancar angin, mendayung, dan kapal pesiar.

6. Jadi Pengin Mainan Air Setelah Melihat Waduk Jatiluhur? Yuk, Kita Telusuri Dinginnya Sungai Cidomas.

Sungai Cidomas via semutmerahpurwakarta.wordpress.com

Tak banyak yang tahu kalau Purwakarta menyimpan segudang tempat-tempat wisata yang keren dan kece abis. Begitupun tempat yang akan kita telusuri kali ini. Ya, Sungai Cidomas namanya. Terletak di kampung Babakan, desa Garokgek, kecamatan Kiarapedes, Purwakarta.

Di pinggir sungai Cidomas terdapat bebatuan yang tertata rapi dan sangat indah. Rindangnya pepohonan dan sejuknya udara menambah suasana asri yang bisa kita nikmati di sini. Selain itu, di spot lain juga terdapat kucuran air/ curug kecil yang akan menambah suasana romantis di sungai Cidomas. Tapi ingat, kamu harus tetap menjaga dan melestarikan kealamian sungai Cidomas. Kamu boleh saja selfie atau berenang, tapi jangan membuang sampah sembarangan, ya. Apalagi sampai merusak alam.

Sebagai bonus, nih kami kasih spot foto yang bisa kamu explore di Purwakarta.

7. Kuburan Tidak Melulu Menyeramkan. Ini Buktinya: Kuburan Kereta yang Ada di Stasiun Purwakarta

Kuburan Kereta foto dari @atiggg

Mungkin kamu akan bertanya-tanya: “Seperti apakah bentuk kuburan kereta itu?” Ya, jika kamu  merasa penasaran dan ingin melihatnya, kamu bisa menyempatkan diri untuk mampir ke Stasiun Purwakarta. Di sini kamu akan disuguhi tumpukan gerbong-gerbong usang bak mainan Lego. Warna-warni tumpukan besi tua itu bisa kamu jadikan background yang apik untuk berselfie-ria. Dan memang sih, tempat ini terasa agak mistis. Tapi nyatanya kemistisan itu mampu mengundang rasa penasaran bagi banyak orang.

Gimana, Sob? Sudah puas, kan? Atau masih penasaran dan pengin cari tempat-tempat wisata di Purwakarta lainnya? Yuk, share…

Komentar

Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Papua Sulawesi Sumatera Wisata Yogyakarta
Satu Lagi Pantai Tersembunyi di Malang: Pantai Ngledakan Ciut
Leuwi Tonjong: Pesona Wisata Baru di Garut yang Sungguh Instagramable
Kenalkan, Bukit Cendana Wisata Baru di Kulonprogo, Jogja