in

14 April 1841: Murders in the Rue Morgue, Cerita Detektif Modern Pertama Diterbitkan

Film Murders in the Rue Morgue

Ngadem.com – The Murders in the Rue Morgue adalah sebuah cerita pendek yang dikarang oleh Edgar Allan Poe dan diterbitkan di Majalah Graham pada tahun 1841. Cerita pendek ini diklaim sebagai cerita detektif modern pertama yang pernah di terbitkan. Sebagai cerita fiksi bernuansa detektif, Poe Dupin memberikan pengaruh yang cukup besar pada sastra fiksi bertema detektif selanjutnya, termasuk Sherlock Holmes dan Hercule Poirot. Banyak karakter atau tokoh yang kemudian, mengikuti model seperti cerita yang dikarang Poe,

The Murders in the Rue Morgue juga memunculkan banyak kiasan yang menjadi elemen umum dalam fiksi misteri: eksentrik tapi jenius, yang malah membuat pihak Kepolisian menjadi kikuk. Setelah rilis, The Murders in the Rue Morgue dan penulisnya dibanjiri pujian karena menciptakan hal baru yang lebih masuk akal dan logis dalam sebuah cerita fiksi pada saat itu,

The Murders in the Rue Morgue telah diadaptasi ke berbagai media mainstream secara berulang-ulang, seperti radio, film dan televisi .

Film pertama yang diadaptasi dari The Murders in the Rue Morgue adalah film pendek yang dibuat pada tahun 1917. Film ini tak menggunakan sarana audio (film bisu). Versi pertama dengan durasi full-length berjudul Murder in Rue Morgue digarap oleh Universal Pictures pada tahun 1932, disutradarai oleh Robert Florey dan dibintangi Bela Lugosi, Leon Ames dan Sidney Fox, dengan Arlene Francis.  Adaptasi lain, berjudul Phantom of the Rue Morgue, dirilis pada tahun 1954 oleh Warner Brothers, disutradarai oleh Roy Del Ruth dan dibintangi Karl Malden dan Patricia Madinah. Kemudian pada pada tanggal 7 Januari 1975, versi radio-play disiarkan di CBS Radio Mystery Theater.

Yang terbaru adalah film berjudul Morgue Street yang dirilis pada tahun 2012. Film pendek ini disutradarai oleh Alberto Viavattene dibintangi Federica Tommasi dan Desiree Giorgetti.

Sumber: http://www.historyorb.com/events/april/14

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.