in

5 Cafe Dengan Wifi Terkencang di Jogja

Ngadem.com – Kian waktu café yang ada di Jogja kian bertambah. Tak bisa dielak, datangnya mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia membuat bisnis ini terus menjamur. Di satu sisi, ini memudahkan para mahasiswa untuk mencari café terbaik di Jogja, tapi di sisi lain membuat para owner café harus mengeluarkan jurus andalan agar café tetap ngebul. Stategi yang biasanya banyak digunakan owner café di Jogja ini adalah dengan menyediakan layanan wifi gratis. Tentu saja, wifi gratis ini juga harus memiliki kecepatan yang stabil.

Nah, bagi kamu yang sedang mencari café di Jogja dengan layanan wifi ter-banter, berikut Ngadem.com kasih infonya:

1. Dongeng Kopi

Dongong Kopi via spotasik.com
Dongong Kopi via spotasik.com

Café yang mengusung konsep urban ini berada di Jl. KH Wahid Hasyim, Kec. Sleman, Jogja. Buka dari jam 8 pagi sampai jam 2 dini hari. Dengan menggandeng seniman-seniman street art sebagai insinyur dekorasi serta komunitas Indie Book Corner sebagai media penyemangat ‘baca buku’, membuat café ini jadi pembeda dari café lainnya di Jogja. Selain itu, layanan wifi di Dongeng Kopi terbilang cepat untuk ukuran café, yakni 1-2 Mb/second. Beberapa waktu lalu tim Ngadem.com menjajal wifi di café ini dengan mendowload film berukuran 950 Mb, dan selesai dalam waktu kurang dari satu jam.

2. Alive Fusion Dining

Alive Fusion Dining via starinsani.com
Alive Fusion Dining via starinsani.com

Café ini terletak di Jl. Ipda Tut Harsono, Umbulharjo, Jogja. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 12 malam. Di sini kamu bisa menikmati layanan wifi gratis dengan kecepatan 1-2 Mb/second. Café dengan dua lantai ini memiliki suasana yang tenang dan nyaman. Jadi kamu bisa santai saat mendownload file-file besar. Saat tim Ngadem.com berkunjung ke café ini, tim disambut oleh senyum ramah staf Alive Fusion Dining yang membuat tim merasa di-wongke, dan ketika mencoba mendownload film berukuran 900 mb, selesai hanya dalam waktu satu jam.

3. Egois Cafe

Egois Cafe via egoiscafe.blogspot.com
Egois Cafe via egoiscafe.blogspot.com

Terletak di JL. Selokan Mataram, Cepit Baru, Jogja. Buka dari jam 6 sore sampai jam 1 dini hari. Café yang berada tepat di pinggir jalan ini terbilang asik untuk dijadikan tempat nongkrong. Memiliki dua lantai, dengan suasana yang bersih dan nyaman membuat kamu bisa leluasa ketika menggunakan layanan wifi gratis. Saat tim Ngadem.com menjajal layanan wifi gratis tersebut, kecepatan yang di dapat sebesar 500-700kb/second. Dan hanya butuh waktu setengah jam saja untuk mendownload file berukuran 500 Mb.

4. Lincak Café

Lincak Café via harizaladjipratama.weebly.com
Lincak Café via harizaladjipratama.weebly.com

Lincak Café terletak di Jl. Selokan Mataram No. 29, Sleman, Jogja. Buka selama 24 jam. Café ini terbilang besar untuk ukuran café, itulah mengapa sang owner menambahkan kata ‘Resto’ di papan namanya. Meski demikian, kebanyakan yang datang ke café ini adalah mereka yang hanya ingin nongkrong saja. Saat tim Ngadem.com menjajal akses wifi gratisnya, tim mendapatkan angka 500-700kb/second. Café ini juga sering mengadakan acara-acara dari komunitas tertentu.

5. Warung Ngopi Bjong

Bjong Kopi via Reshie Fastriadi
Bjong Kopi via Reshie Fastriadi

Café dengan tagline ‘Ngopi Dirumah Kawan’ ini terletak di Jln. Wachid Hasyim, Nologaten, Jogja. Pertama berdiri menggunakan nama Bjong Coffee Shop dengan slogan United Of Coffeeholics. Di sini kamu bisa menikmati layanan wifi gratis berkecepatan 400-600kb/second. Tim Ngadem.com memang sering berkunjung ke Warung Ngopi Bjong, selain tempatnya yang sekarang lebih luas, café ini juga sering mengadakan acara-acara asik dengan tema tertentu. Acara yang rutin digelar adalah: Ngopinyastro, Roots On Monday, Blues On Friday, Layar Maya, AC Milan Night, Rabu Akustik dan banyak lagi.

Nah, itu dia daftar café di Jogja dengan Wifi terkencang. Ada rekomendasi lain? Yuk share di kolom komentar J

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.