in

Begitulah, Selalu Ada Cerita Sedih Dibalik Mereka Yang Sukses

Ngadem.com – Ketika seseorang dilahirkan dalam keadaan miskin, mereka pasti akan melakukan segala daya untuk mengubah kondisi hidup dan keadaan ekonomi di keluarganya. Mereka tidak punya pilihan lain selain bekerja meski usianya belum memenuhi standar. Tak bisa dipungkiri, sulit untuk meraih kesuksesan saat kita tidak memiliki koneksi dalam bisnis, atau bahkan pendidikan yang layak untuk mendapatkan karir di bidang tertentu, tetapi beberapa orang yang ada di bumi ini berhasil menemukan cara untuk meraih kesuksesannya.

Dibutuhkan banyak dedikasi dan pengorbanan untuk membuktikan bahwa kita layak mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan yang akan membayar kita dengan baik. Orang-orang di bawah ini sangat tak kenal lelah untuk bekerja lebih dari 12 jam sehari, dan karena etos kerja yang luar biasa mereka pun bisa mereguk hasilnya dengan penuh kebahagiaan. Siapa sajakah mereka?

9. Ursula Burns – Pendapatan: $ 3.500.000

Kisah Ursula Burns

Ursula Burns dibesarkan di sebuah proyek perumahan kumuh. Ditempatnya tinggal banyak pera geng jalanan yang tentu saja tak ragu untuk melakukan tindak kriminalitas. Ia dibesarkan oleh ibunya yang sekaligus menjadi inspirasi dan wanita yang mengajarinya untuk tidak merasa putus asa bahkan ketika ia tak punya uang. Ibunya tahu bahwa satu-satunya cara Ursula bisa lolos dari kemiskinan adalah jika dia memiliki pendidikan yang layak. Ursula pun masuk ke salah satu universitas bergengsi di AS (NYU), dan berhasil meraih gelar Teknik Mesin. Tak lama setelah itu, dia mendapatkan kesempatan magang di perusahaan manajemen dokumen Xerox. Alhasil, ia sekarang menjadi CEO di perusahaan tersebut. Yang menarik adalah  Ursula Burns menjadi perempuan pertama Afrika-Amerika yang memimpin perusahaan Fortune 500. Tahun lalu, Forbes bahkan memasukannya ke dalam 22 Wanita Paling Powerful di dunia.

8. Chris Gardner – Pendapatan: $ 60.000.000

Kisah Chris Gardner

Jika kamu pernah menonton film The Pursuit of Happyness yang dibintangi oleh Will Smith dan putranya, kamu mungkin akan tahu cerita tentang Chris Gardner. Chris Gardner lahir di Wisconsin, di mana ia lahir dan tumbuh dalam keluarga tak berpunya. Lingkungannya sangat dekat dengan tindakan pelecehan seksual, alkoholisme, buta huruf, dan kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan ayah tirinya terus memukulinya ketika ia masih muda. Chris akhrinya bergabung dengan Angkatan Laut setelah ia lulus SMA. Selepas kembali ke rumah, ia nyaris tidak berhasil memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Ia tidak memiliki gelar sarjana atau koneksi bisnis yang akan membantunya sukses. Selang beberapa waktu, ia berhasil mendapatkan tempat di program pelatihan di perusahaan besar. Setelah pelatihan selesai, ia mulai membangun usaha sendiri, dan kini Chris Gardner memiliki kekayaan bersih sekitar $ 60 juta.

7. J.K. Rowling – Pendapatan: $ 1.000.000.000

Kisah J.K. Rowling

Setelah menulis seri buku Harry Potter, J.K. Rowling menjadi salah satu penulis paling populer di abad ini. Ia lahir dari keluarga yang tak berada. Setelah lulus kuliah, ia pergi ke Portugal untuk menjadi seorang guru bahasa Inggris. Di Portugal ia menikah dengan seorang wartawan dan memiliki seorang putri, Jessica. Namun, pernikahan mereka berujung pada perceraian. Rowling pun memutuskan untuk pindah kembali ke Skotlandia. Ketika ia tak bisa menghabiskan waktu dengan Jessica, ia menulis buku, dan berharap bisa mendapatkan uang dengan bukunya tersebut. Ya, itulah buku fenomenal berjudul Harry Potter, dan tidak ada penulis di muka bumi ini yang mampu melampaui pendapatannya.

6. John Paul DeJoria – Pendapatan: $ 2.800.000.000

Kisah John Paul DeJoria

DeJoria memulai pekerjaan pertamanya ketika ia berusia sembilan tahun. Ya, hal tersebut ia lakukan agar bisa menghidupi keluarganya. Namun, pekerjaannya sebagai loper koran dan kartu Natal tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya, hingga ia akhirnya dikirim ke Panti Asuhan. Ketika ia masih remaja, ia terjebak dalam kehidupan geng jalanan di Los Angeles. Pada usia 22, ia menjadi tunawisma untuk pertama kalinya. Setelah bekerja sebagai petugas kebersihan dan asuransi untuk sementara waktu, ia berhasil mendapatkan kesempatan untuk bekerja di sebuah perusahaan produk rambut bernama Redken. Perusahaan itu memotivasi dirinya untuk membuka usaha produk rambut sendiri. John Paul DeJoria juga ikut mendirikan Patron Spirits. Kekayaan bersihnya saat ini sekitar $ 2,8 miliar.

5. Oprah Winfrey – Pendapatan: $ 3.000.000.000

Kisah Oprah Winfrey

Oprah Winfrey adalah salah satu orang yang sangat inspiratif. Sebelum Oprah berhasil memiliki talk show paling populer sepanjang masa dan menjadi orang Afrika-Amerika terkaya di abad ini, hidupnya sangat jauh dari kata glamor. Ia lahir di daerah pedesaan Mississippi, di mana hidupnya diliputi kemiskinan. Ketika ia masih muda, semua pakaiannya terbuat dari karung kentang. Sebagai seorang anak, ia sering mendapatkan perlakuan kasar oleh kerabatnya. Pada umur 14 tahun, Oprah Winfrey mengalami depresi karena bayi yang baru berumur 1 tahun meninggal. Setelah itu, tinggal bersama ayahnya, dan saat itulah hidupnya mulai berbalik arah. Setelah memenangkan kontes kecantikan, ia ditemukan oleh salah satu pencari bakat di sebuah stasiun radio. Pada umur 32 tahun Oprah Winfrey sudah bisa merasakan kesuksesan yang didamba-dambakan semua orang.

4. Richard Branson – Pendapatan: $ 4.800.000.000

Kisah Richard Branson

Orang yang mendirikan perusahaan rekaman bernama Virgin Records ini dulunya tidak dianggap anak jenius di kelasnya. Sebagai orang yang mengidap disleksia, Richard Branson selalu tertarik pada hal-hal yang tidak diajarkan di dalam kelas, hingga ia pun mulai mencelupkan jari-jari kakinya di bisnis perairan pada usia 15 tahun. Sayangnya, ia dikeluarkan dari sekolah pada tahun berikutnya, dan membuat hidupnya hancur berantakan. Ia bahkan sempat berencana bunuh diri dengan menulis sebuah catatan kepada guru-guru di sekolahnya. Di umur 16 tahun ia mulai membangun sebuah perusahaan rekaman mail-order, yang akhirnya berubah nama menjadi Virgin Records.

3. Jan Koum – Pendapatan: $ 6.800.000.000

Kisah Jan Koum

Tahun lalu, Jan Koum mendadak menjadi tokoh yang banyak dibicarakan setelah Facebook membeli perusahaan yang ia dirikan (WhatsApp) sebesar $ 19 miliar. Namun, setelah ia menjadi populer, banyak terungkap tentang masa lalunya yang terbilang cukup menyedihkan. Ia dilahirkan dalam keadaan miskin di sebuah desa kecil di Ukraina. Tidak ada air panas di rumahnya, dan orang tuanya menolak untuk menggunakan telepon karena mereka takut disadap oleh negara. Ia pindah ke California saat berusia 16 tahun, di mana ia pernah bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah toko kelontong untuk memenuhi kebutuhan. Ia juga menghabiskan masa remajanya dengan mengumpulkan kupon makanan. Namun, pada saat ia berusia 18 tahun, ia menjadi seorang hacker komputer secara otodidak. Karena keahliannya tersebut, ia berhasil mengamankan data-data yang ada di Yahoo pada usia 21 tahun. Ia tinggal di perusahaan selama beberapa tahun, sampai ia memutuskan memiliki perusahaan sendiri. Pada tahun 2009, WhatsApp lahir, dan kini sudah berpindah ke tangan Mark Zuckerberg. Kekayaannya kini sebesar $ 6,8 miliar.

2. Sam Walton – Pendapatan: $ 23.000.000.000 (1992)

Kisah Sam Walton

Sam Walton adalah orang yang mendirikan perusahaan ritel multinasional bernama Walmart. Namun, hidup tidak begitu baik saat ia tumbuh dewasa. Sam Walton dibesarkan di sebuah peternakan di Oklahoma, di mana satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan mengirimkan susu perah ke pelanggan. Selama tahun kuliah, ia akan bekerja sebagai pelayan. Ketika ia berusia26 tahun, ia memutuskan untuk meminjam $ 25.000 dari ayahnya, dan menggunakan uang hasil kerjanya sebesar $ 5000 untuk membeli toko variasi. Sam Walton sukses dalam menjalankan toko, ia berhasil membuka cabang-cabang Walmart di seluruh dunia hanya beberapa tahun sesudahnya.

1. Andrew Carnegie: $ 475.000.000 (1919)

Kisah Andrew Carnegie

Andrew Carnegie adalah orang terkaya keempat sepanjang sejarah. Ia dikenal sebagai orang yang memimpin ekspansi besar dari industri baja di Amerika selama abad ke-19. Namun, ada cerita sedih sebelum ia merasakan sukses seperti sekrang. Setelah ayahnya kehilangan pekerjaan, Andrew tidak punya pilihan lain, ia pun mulai bekerja di sebuah pabrik selama 12 jam sehari, 6 hari seminggu. Ia mendapat pekerjaan ini ketika umurnya 13 tahun! Ya, itu satu-satunya cara agar keluarganya bisa bertahan. Andrew mengatakan bahwa untuk menahan rasa lapar, ia berusaha untuk tidur karena ingin berhemat. Setelah mendapatkan cukup uang dari tabungannya, ia membuat serangkaian investasi di perusahaan kereta api dan minyak bumi, serta belajar banyak tentang bisnis secara umum, yang akhrinya menjadikannya pemilik perusahaan baja terbesar di dunia pada saat itu. Andrew menyumbangkan 90% dari kekayaannya untuk berbagai ke yayasan dan badan amal.

Nah itu dia orang-orang sukses yang punya cerita sedih -yang sebenarnya bisa menjadi pemicu semangat kita dalam meraih kesuksesan. Bagaimana? Sudah punya rencana untuk memulai bisnis? Yuk Share…

Sumber: forbes.com yourstory.com businessinsider.com

Sumber gambar: google image

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.