in

Guys, Lombok Lagi Nunggu Kamu Buat Dateng di Festival Bau Nyale, Nih. Yuk Cus!

Ngadem.com – Pesona Pulau Lombok emang sudah mendunia. Pulau Lombok menjadi destinasi favorit para pelancong dari berbagai penjuru dunia. Pantai-pantainya yang masih asri dengan pasir putih yang menghampar sejauh mata memandang, menjadi alasan yang membuat para pelancong untuk kembali dan kembali lagi. Ternyata, Pulau Lombok gak hanya menawarkan pesona pantai aja. Masyarakat Lombok juga menjunjung tinggi tradisi. Hal ini ditandai dari kembali digelarnya upacara “Bau Nyale

Acara ini akan diselenggarakan mulai tanggal 22-29 Februari di Pantai Seger, Pujut, Lombok Tengah, NTB. Udah berlangsung dua hari nih guys tapi kamu masih punya cukup waktu lima hari lagi untuk menyaksikan kemeriahan upacara ini. Tapi diantara kamu pasti ada yang bertanya, perihal upacara “Bau Nyale”.

Nah, upacara “Bau Nyale” berasal dari Bahasa Sasak yang teridri dari dua kata yaitu Bau yang bermakna menangkap dan kata Nyale yang berarti cacing laut. Jadi, kurang lebih yang dilakukan dalam upacara ini adalah menangkap cacing laut. Tapi ngapain sih pada repot menangkap cacing laut?

Jadi, upacara ini memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Lombok karena berhubungan dengan Legenda Putri Mandalika yang tersohor karena kecantikannya. Upacara ini sebagai wujud penghormatan terhadap sang putri yang telah mengorbankan dirinya demi menjaga perdamaian, sedangkan hubungan antara sang Putri dengan cacing laut adalah; masyarakat Lombok percaya bahwa cacing laut merupakan jelmaan sang putri. “Bau Nyale” di gelar berdasarkan penanggalan tradisional Sasak pada hari ke 20 bulan ke 10.

Nyale Foto Dari @arbe6666

“Setiap tahun masyarakat akan hadir di pantai untuk menangkap cacing laut yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika,” kata Faozal, selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB,  Senin (22/2/2016).

Gak hanya menangkap cacing laut, pada Festival Bau Nyale kali juga akan dilangsungkan berbagai macam acara seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, HL Mohammad Faozal, bahwa akan digelar 12 agenda dalam festival ini. Ada pergelaran presean, betandak atau berbalas pantun, belancaran, parade budaya, pentas tari kolosal Legenda Putri Mandalika dan festival kuliner gemar makan ikan (heeem).

“Puncak acaranya tanggal 27-28 Februari 2016, akan dipusatkan di Pantai Seger,” tuturnya,

Gimana guys, tertarik untuk mencoba menangkap cacing laut atau ingin makan ikan sepuasnya? Kamu pasti sudah paham di mana tempat yang tepat untuk melakukan hal itu.

Sumber: Kompas.com

Written by Dj Wonga

Kontributor Ngadem.com - Bukan siapa-siapa tapi dari keluarga baik-baik.