in , ,

Meski Mainstream, 10 Tempat Wisata Malam di Jogja Ini Akan Menghipnotismu!

Sumber foto: yogbooks.wordpress.com

Ngadem.com – Jogja menjadi salah satu destinasi wisata yang layak untuk diperhitungkan. Bagaimana tidak, di Jogja banyak keindahan yang sangat sayang bila dilewatkan. Mau siang ataupun malam, Jogja selalu memillki daya  tarik sendiri bagi siapa saja yang mengunjunginya. Perlu diketahui, Jogja saat malam hari begitu eksotis. Nggak percaya? Coba kamu sambangi 10 lokasi di bawah ini. Dan oh ya, beberapa tempat yang kami rekomendasikan ini bisa terbilang mainstream bagi warga asli Joga, tapi bagi kaum pendatang atau wisatawan, sangat diharuskan datang ke lokasi-lokasi berikut. Dijamin enggak ngebosenin. Yuk simak.

1. Alun-Alun Kidul, tempat santai bersama orang-orang tersayang.

Sumber foto: www.amazingweeding.com
Sumber foto: www.amazingweeding.com

Alun-alun kidul (alkid) berlokasi dibagian selatan kompleks Keraton Yogyakarta. Di sini kamu akan menjumpai keramaian yang akan membuat kamu malas untuk pulang, terlebih kalau malam minggu.  Ada tradisi unik di Alun-alun Kidul yang dikenal dengan sebutan Masangin. Menurut sumber terpercaya, Masangin merupakan suatu tradisi dimana seseorang yang ditutup matanya  berjalan melewati dua pohon beringin yang berada di tengah-tengah alun-alun. Konon, saat seseorang tersebut suskes berjalan melewati diantara dua pohon beringin besar tersebut, maka keinginannya bisa terwujud.

Fasilitas yang ada di Alun-alun Kidul diantaranya: pedagang wedang ronde, jagung bakar, roti bakar, warung tenda lesehan, dan aneka jajanan lainnya. Bukan hanya itu, di Alkid ini juga terdapat aktifitas mengasikan yaitu mengelilingi Alkid dengan menggunakan sepeda hias. Dijamin liburan kamu selama di Jogja akan lebih berkesan.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Yogyakarta Yang Membuatmu Bahagia Lahir dan Batin

2. Alun-Alun Utara, tempat santai kedua bersama orang-orang tersayang.

Sumber foto: yogyakarta.panduanwisata.id
Sumber foto: yogyakarta.panduanwisata.id

Alun-alun Utara (Altar) terletak di sebelah utara Keraton Yogyakarta. Alun-alun utara ini memiliki ukuran yang sangat luas. Di tengah-tengahnya berdiri sepasang pohon beringin yang masing-masing dilingakri oleh pagar. Pada zaman dahulu, selain Sultan hanya Pepatih Dalem saja yang diperbolehkan berjalan melewati di antara dua pohon beringin yang masing-masing berpagar tersebut. Pejabat rendah, terlebih lagi rakyat biasa, tidak diijinkan melewatinya dan diharuskan berjalan memutar. Namun seiring berjalan waktu, peraturan tersebut sudah dihilangkan. Siapapun boleh berjalan melewati kedua pohon beringin tersebut.

Alun-alun Utara sampai sekarang ini masih kerap dijadikan tempat untuk melaksanakan berbagai  kegiatan budaya, dan yang paling populer di mata masyarakat yaitu Sekaten. Sekaten selalu ramai saat malam hari. Banyak pengunjung yang turut memeriahkan Sekaten, mulai dari warga Jogja sampai luar Jogja, bahkan turis asing pun turut memeriahkan Sekaten yang berlangsung saat bulan maulud tiba.

3. Malioboro, tempat paling pas untuk berbelanja segalam macam oleh-oleh khas Jogja.

Sumber foto: foto.isaninside.net
Sumber foto: foto.isaninside.net

Belum lengkap rasanya liburan ke Jogja tapi belum ke Malioboro. Siang atau malam, Malioboro tak pernah sepi pengujung. Keuntungan berbelanja malam hari di Malioboro yaitu terhindar dari terik matahari yang kerap membuat gerah seluruh badan. Disamping itu, kamu juga bisa menikmati makan malam sederhana yang  berderet di sepanjang jalan Malioboro dengan beberapa menu andalan khas Jogja. Sembari berbelanja atau makan, kamu akan dihibur oleh para musisi jalanan dengan tembang-tembang lawas sampai dengan modern. Mengasikan sekali bukan?

Baca juga: Menengok Pantai Sadranan: Tentang Snorkeling dan Hal-hal Lain Yang Membahagiakan

4. Titik nol kilometer, tempat asik untuk kongkow bersama teman, bahkan pacar.

Sumber foto: yogbooks.wordpress.com
Sumber foto: yogbooks.wordpress.com

Spot asik di Yogyakarta berikutnya saat malam tiba adalah titik nol kilometer. Titik Nol Kilometer berlokasi di ujung jalan Maliboro, penduduk setempat sering menyebutnya dengan Prapatan Kantor Pos Gede (Perempatan Kantor Pos Besar). Kawasan ini terletak di titik pertemuan empat jalan yaitu Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Jalan Trikora, dan Jalan Senopati. Dari nol kilometer, kamu bisa  menjumpai beberapa bangunan tua peninggalan Belanda (Loji).

Baca juga: Tentang Kotagede Dan Hal-hal Keren Yang Ada di Dalamnya

Karena posisinya yang strategis, Titik Nol Kilometer menjadi salah satu tempat nongkrog popular di Jogja. Setiap malam tempat ini tak pernah sepi pengunjung, dari yang sekedar nongkrong-nongkrong saja sampai jadi tempat berkumpulnya banyak komunitas yang mengadakan event-event tertentu. Beberapa event yang kerap dilaksanakan di tempat ini yaitu mulai dari pertunjukan seni tradisi seperti tari, konser musik, perfomance art, sampai dengan event yang bertaraf internasional.

5. Benteng Vredeburg, tempat melankolis yang sarat akan sejarah.

Sumber foto: pamitranrentalmotor.com
Sumber foto: pamitranrentalmotor.com

Benteng Vredeburg menjadi salah satu bangunan bersejarah yang terletak dikawasan Malioboro dan titik nol kilometer. So, jangan lupa untuk mengunjungi Benteng Vredeburg saat kamu jalan-jalan ke Malioboro. Benteng ini dahulu kala dikenal dengan sebutan Rusternburg atau tempat peristirahatan. Dihari-heri tertentu, saat malam tiba tempat ini masih dibuka untuk umum. Banyak hal menarik yang bernilai edukasi yang bisa kamu jumpai saat kamu mengunjungi tempat ini. Sumpah, datang kesini enggak bakalan rugi.

6. Tugu Jogja, tempat apik buat kamu yang suka foto-foto ria.

Sumber foto: irmanovika.wordpress.com
Sumber foto: irmanovika.wordpress.com

Salah satu landmark kota Jogja ini merupakan bangunan yang berdiri di jantung kota Jogja (tepat di tengah-tengah perempatan antara Jl. Mangkubumi, Jl. Diponegoro,  Jl. AM. Sangaji, dan Jl. Jend. Sudirman.) Bangunan tugu ini beberapa kali sempat mengalami renovasi. Belum lengkap rasanya jalan-jalan ke Jogja saat malam hari tanpa foto-foto di Tugu Jogja. Tugu Jogja saat malam hari lebih diminati orang-orang dan memiliki daya pikat tersendiri, mulai dari yang bersantai atau sekedar nongkrong saja. Tak heran jika lokasi ini begitu ramai ketika malam hari.

Baca juga: Main Kejar-kejaran Sama Sunset di Candi Abang, Berbah

7. Taman Pelangi, tempat di mana kamu bisa menemukan lampion-lampion raksasa yang beraneka ragam.

Sumber foto: wisatapedi.com
Sumber foto: wisatapedi.com

Taman Pelangi merupakan bagian dari Moonjali (Monumen Jogja Kembali). Di sini,  kamu dapat menikmati gemerlapnya berbagai jenis lampion megah, seperti lampion berbentuk tokoh pewayangan, tokoh kartun, Tugu Jogja, kereta kuda, binatang darat,  binatang bawah laut, aneka benda antik, aneka bunga, serta replika keajaiban dunia. Di tempat ini juga disajikan berbagai wahana permainan untuk anak-anak maupun dewasa.

Baca juga: Ke Brebes Tapi Ndak Icip-icip Kuliner Ini? Aja lah ya…

8. Bukit Bintang, tempat romantis di mana kamu bisa melihat ribuan bintang-bintang berkerlipan.

Sumber foto: jogjis.blogspot.com
Sumber foto: jogjis.blogspot.com

Tempat asik berikutnya yang bisa kamu jadikan tempat nongkrong saat malam hari di Jogja yaitu Bukit Bintang. Bukan hanya asik, tapi juga sangat eksotis dan romantis. Bukit Bintang terletak di kawasan perbukitan Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Berada di tempat ini, kamu akan disuguhi kecantikan kota Jogja saat malam hari. Kamu seperti melihat lautan bintang-bintang, ah, mungkin lebih tepatnya lautan kunang-kunang. Bukit Bintang menjadi pilihan tepat buat kamu yang merindukan keromantisan berasama pasangan.

9. Menyaksikan kisah epic Ramayana di Sendratari Ramayana.

Sumber foto: chic-id.com
Sumber foto: chic-id.com

Ramayana Ballet merupakan tempat pagelaran seni drama dan tari yang mengangkat cerita Ramayana. Biasanya digelar tiap hari Selasa, Kamis serta Sabtu. Pagelaran tersebut berlangsung pukul 19.30 sampai 21.30 WIB yang berlokasi di kawasan Candi Prambanan. Pada musim kemarau, pertunjukan biasanya digelar outdoor di Open Air Theatre dengan background Candi Prambanan. Sedang di musim penghujan, pertunjukan biasanya digelar indoor di Tri Murti Theatre.

10. Pasar Seni Gabusan, tempat nongkrong seru yang sayang bila dilewatkan.

Sumber foto: mugi2sae.wordpress.com
Sumber foto: mugi2sae.wordpress.com

Pasar Seni Gabusan (PSG) terletak di Jl. Parangtritis Km 9, Bantul, Yogyakarta. Pasar yang berasitektur unik ini dibangun dengan tujuan untuk memasarkan sejumlah produk kerajinan masyarakat Bantul. Di Indonesia, Pasar Seni Gabusan (PSG) menjadi pasar seni terbesar dengan berbagai macam barang yang bersifat Seni. Selain itu, PSG juga kerap digunakan untuk berbagai event, salah satunya Bantul Expo. Seperti skaten, Bantul Expo pun ramai pengunjung ketika malam hari.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Jogja Yang Keren Untuk Selfie

Demikianlah 10 lokasi asik di Jogja yang bisa kamu kunjungi saat malam hari. Jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan setiap moment yang ada. Semoga harimu menyenangkan. Selamat jalan-jalan.

Written by Amie Uliel

Kontributor Ngadem.com - Wanita yang menyukai apa pun saja tentang travel dan buku-buku roman.