in ,

Sob, Kini Kamu Nggak Perlu Sedih Lagi. Soalnya 9 Tempat Wisata di Purworejo Ini Siap Bahagiakanmu

Ngadem.com – Purworejo merupakan sebuah kota kabupaten di Jawa Tengah yang cukup terkenal sebagai penghasil buah durian. Kota ini berada di kawasan perbukitan menoreh, atau berbatasan langsung dengan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Kebumen. Selain terkenal karena buah duriannya, kota ini juga memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan, meliputi: curug, goa, pantai, dan beberapa wilayah pegunungan yang tentunya memiliki udara yang sejuk.

Selain itu, kota ini juga dikenal sebagai tempat kelahiran beberapa tokoh penting di negeri ini, lho. Sebut saja Pahlawan Revolusi Ahmad Yani, Letnan Jendral Oerip Sumoharjo, Sarwo Edhie Wibowo (mertua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), dan juga WR Supratman sang maestro musik yang menciptakan lagu Indonesia Raya. Keren banget kan, Sob?

Yaudah deh, daripada penasaran, yuk langsung aja kita menjelajah ke Purworejo.

1. Menyusuri Keindahan Alam Bawah Tanah Goa Seplawan

Goa Seplawan, Kaligesing, Purworejo foto dari @latiifahkarismaa

 

Berpuluh-puluh tahun yang lalu, warga Purworejo digegerkan dengan penemuan Goa Seplawan yang terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Para warga itu bukan hanya kaget karena penemuan goanya, akan tetapi, lebih dikarenakan patung emas Dewa Siwa dan Dewi Parwati yang juga ditemukan di lokasi ini. Nah, untuk menjaga keamanannya, maka patung tersebut kini disimpan di Museum Nasional Jakarta. Tapi, jika kamu merasa penasaran dengan bentuk patung yang ditemukan di sana, kamu pun tak perlu khawatir, sebab di goa ini juga terdapat replikanya.

Oke, kalau kamu mau berangkat dari pusat Kota Purworejo, kamu hanya perlu berjalan ke arah timur dan menempuh jarak 20 kilometer. Selain udaranya yang sejuk, di dalam goanya sendiri juga terdapat beragam ornamen yang khusus, seperti: gouwer dam, soda straw, helekit, stalaktit, flow stone, stalaktit, serta dinding-dinding goa yang memiliki ornamen dengan bentuk seperti kerangka ikan.

Keistimewaan lainnya yang bisa kamu dapatkan adalah tersedianya penerangan, taman, dan MCK yang terdapat di dalam goa. Arena perkemahan dan gardu pandang juga sudah dibangun di kawasan ini, sehingga makin lengkaplah fasilitas yang bisa kamu manfaatkan. Untuk biaya masuknya pun terbilang murah, kamu hanya diwajibkan membayar tiket seharga Rp. 8000,00/ orang (sudah termasuk biaya parkir kendaraan bermotor). Gimana, siap berkunjung ke goa ini?

2. Mumpung Belum Pindah ke Kawasan Lain, Yuk Sekalian Mlipir ke Gardu Pandang Goa Seplawan

Menara Pandang Gua Seplawan foto dari @pergidulu

 

Masih dalam lokasi yang sama, kamu bisa menyempatkan diri untuk berfoto narsis di Gardu Pandang Goa Seplawan. Nah, untuk sampai ke tempat ini, dari Pintu Gerbang Goa Seplawan kamu bisa berjalan sedikit ke atas dengan menaiki anak tangga. Di tengah perjalanan itu, kamu akan menemukan jalananan menanjak yang bercabang, maka ambillah jalur ke kiri untuk sampai ke lokasi ini.

Di sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan taman-taman kecil berisi tanaman hias yang terlihat asri, sejuk, dan segar. Begitu sampai di lokasi, kamu bisa menikmati keindahan Kota Purworejo dari atas ketinggian, lengkap dengan pohon-pohon berwarna hijau dan rumah-rumah penduduk yang terlihat kecil. Cukup ciamik, kan? Pastinya.

3. Lengkapi Petualangan Caving-mu di Goa Nguik; Goa yang Ada Badaknya

Goa Nguwik Purworejo foto dari @ianjati.

 

Lokasi Goa Nguwik ini masih berdekatan dengan lokasi Goa Seplawan, atau tepatnya berada di Dusun Katerban, Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Nah, untuk memasuki goa ini, agaknya kamu harus sedikit berjuang dengan membungkukkan badan, Sob. Karena memang, mulut goa yang ada di sini terlalu sempit dan cukup curam. Namun, setelah melakukan perjuangan yang tidak seberapa itu, kamu akan menemukan chamber besar yang dihiasi ornamen-ornamen mutiara goad an yang kece abis. Untuk biaya tiketnya, kamu harus membayar seharga Rp. 5000,00/ orang.

Ohya, sedikit info nih, Sob. Beberapa tahun yang lalu, di lokasi goa ini juga ditemukan fosil badak yang diperkirakan berumur 900 tahun lebih. Nah, jika kamu ingin melihatnya, kamu bisa datang ke basecame Goa Nguik, karena memang fosil badak itu sengaja dipajang oleh warga setempat di sana. Gimana, Sob? Minat lihat fosil badak, nggak?

4. Yuk, Nikmati Surga Tersembunyi di Curug Siklothok dan Curug Silangit yang Tingginya Pake Banget

Curug Silangit Purworejo foto dari @spadepicnic13

 

Curug Silangit berada kurang lebih 17 km dari pusat Kota Purworejo. Persisnya di Dusun Jeketro, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Fasilitas yang tersedia di tempat ini bisa dikatakan sudah cukup memadahi, meliputi: kamar mandi, ruang ganti, dan beberapa warung makan yang siap melayanimu sewaktu-waktu.

Di kawasan ini, kamu bisa menemukan 3 curug yang berbeda-beda, terdiri dari Curug Siklothok, yang terletak di bagian paling bawah, lalu ada curug yang berada di tengah–kami belum tahu namanya, dan yang paling atas adalah Curug Silangit. Nah, untuk sampai ke lokasi ini, kamu harus menempuh perjalanan selama ±60 menit dimulai dari tempat parkir kendaraan. Tapi tenang, Gaes. Perjalananmu tidak akan melelahkan, kok. Sebab, jalan menuju Curug Silangit ini dibuat dari susunan batu yang sudah ditata rapi, sehingga akan memudahkanmu untuk melewatinya.

Begitu sampai di curug ini, kamu akan merasakan sensasi yang luar biasa. Tak hanya itu, di bawah air terjun ini juga terdapat cekungan berisi air yang cukup jernih, dalam, dan bisa kamu pakai buat berenang. Tapi, kalau kamu nggak bisa berenang, jangan pernah sekalipun untuk mencobanya! Ingat, jangan pernah untuk mencobanya! Atau, kalau kamu emang penasaran pengin nyebur, kamu bisa memilih Curug Siklothok yang nggak begitu dalam. Ya, kira-kira dalamnya 5 meteran aja, kok. Hohoho. Nih, kamu bisa lihat fotonya di sini.

Curug Siklotok via spadepicnic.wordpress.com

 

Kamu tidak perlu bayar mahal untuk bisa berenang dan menikmati indahnya curug-curug di atas, karena harga tiket masuknya cuma Rp. 5000,00/ orang. Untuk parkir sepeda motor seharga Rp. 2000,00 dan mobil Rp. 5000,00. Cukup murah, kan?

5. Tak Kalah dengan Curug Silangit, Curug Abang Ini Juga Punya Ketinggian yang Luar Biasa

Curug Abang, Wonosuko, Kemiri, Purworejo foto dari @danukirana

 

Yap, meskipun curug ini bernama Curug Abang (merah), tapi air terjunnya tidak berwarna merah, lho. Bahkan, warnanya agak sedikit kehijau-hijauan. Dan meskipun begitu, curug ini tetap mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Jika kamu pengin berkunjung ke sini, letaknya berada di Desa Wonosuko, Kecamatan Kemiri, Purworejo. Keistimewaan curug ini adalah air terjunnya yang mengalir deras dari ketinggian 30 meter. Paduan pepohonan dan batuan alami yang membentuk patahan, menjadi pelengkap keindahan curug tersebut. Nah, untuk masuk ke lokasi, kamu hanya diwajibkan membayar mahar seharga Rp. 3000,00/ orang. Wow, boleh dicoba, nih.

6. Kedung Gulo, Emang Airnya Berasa Manis? Yaudah, Langsung Cek Aja, Ya

Curug Kedung Gulo, Kali Tapas, Bener, Purworejo foto dari @forbenyo

 

Kedung Gulo terletak di Desa Kalitapas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Untuk sampai ke tempat ini, kamu harus rajin-rajin bertanya pada warga sekitar; karena memang belum tersedia papan petunjuk jalan yang baku. Jadi, bisa dibilang Kedung Gulo ini merupakan Surga tersembunyi yang ada di Purworejo. Yap, perlu kamu ketahui juga, Sob. Waktu yang cocok buat berkunjung ke sini adalah pas musim penghujan. Sebab, kalau musim kemarau, kamu hanya akan melihat tanah kering yang berlubang.

Nah, jika kamu ingin berkunjung ke tempat ini, kamu bisa menjadikan pusat Kota Purworejo sebagai patokan untuk mencapai lokasi. Dari Kota Purworejo, ambil arah ke jalan Magelang. Setelah sampai Kaliboto, ada perempatan yang ada kantor posnya, lalu masuk ke kanan menuju arah Desa Kalitapas. Setelah sampai Desa Kalitapas, hanya skill bertanya yang mampu membawamu sampai ke lokasi. Jadi, jangan pernah malu untuk bertanya, ya.

Oke, di tempat ini tidak ada lokasi parkir ataupun pos pemungutan retribusi. Bisa dibilang lokasi ini belum ada yang mengelola. Jadi bersikaplah sopan kepada warga setempat sebagai tanda terima kasih karena sudah diberikan tempat wisata gratis. Hehehe. Dan jangan lupa ya, Gaes. Kamu harus senantiasa menjaga kebersihan.

7. Puaskan Hasrat Berendammu di Taman Wisata Sidandang yang Rindang Banget

Taman Wisata Sidandang Purworejo foto dari @satriogntro

 

Taman Wisata Sidandang berada kurang lebih 17 km dari pusat Kota Purworejo. Atau persisnya terletak di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Dari pusat Kota Purworejo, kamu hanya butuh waktu sekiranya 20 menit untuk sampai ke lokasi. Akses jalannya pun sudah diaspal halus sehingga memudahkanmu untuk berkendara dengan rute jalan yang menanjak. Selain itu, ternyata Desa Kaligono ini telah masuk dalam 10 besar desa wisata terbaik tingkat nasional. Maka tak heran kalau banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini untuk berlibur.

Sesampainya di lokasi, kamu akan disambut oleh petugas ticketing dengan pos penjagaan yang ala kadarnya. Kamu akan dikenai biaya masuk seharga Rp. 5.000,00/ orang. Perlu kamu ketahui juga, untuk lahan parkir yang disediakan pun masih kurang memadahi. Nah, setelah membayar biaya masuk, kamu juga akan ditawari baju pelampung oleh pihak pengelola. Karena menurut info yang kami dapat, kedalaman air di sini bisa mencapai 3 sampai 6 meter. Sehingga, untuk keamanannya, kami sarankan agar kamu menyewa pelampung sekaligus. Biaya sewanya cukup murah kok, yakni sebesar Rp. 5.000,00 saja.

Curug Sidandang, Kaligesing, Purworejo foto dari @ciptazain

 

Oke, dari tempat parkir, kamu bisa langsung memasuki area Taman Wisata Sidandang. Di tempat ini, kamu bisa menemukan beberapa spot air terjun yang ciamik lengkap dengan ceruk kecil yang ada di bawahnya. Ceruk-ceruk kecil itu bisa kamu gunakan untuk berenang santai. Oleh karena itu, puas-puasin aja deh selagi kamu berada di lokasi ini.

8. Lengkapi Perjalananmu dengan Menikmati Semilir Angin di Pantai Keburuhan

Pantai Keburuhan Purworejo foto dari @rillyaditya

 

Destinasi wisata kita selanjutnya adalah Pantai Keburuhan. Disebut Pantai Keburuhan karena memang terletak di Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Atau tepatnya sekitar 22 km dari pusat Kota Purworejo ke arah barat daya. Akses menuju pantai ini cukup baik. Jalannya bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Tapi, jika kamu memakai kendaraan roda 4, kamu tidak bisa langsung masuk ke pantainya. Karena sebelum masuk ke pantai, kamu harus melewati jembatan kayu yang lebarnya hanya 2 meter saja. So, kalau kamu pakai kendaraan roda 4, mau nggak mau ya harus jalan kaki dari jembatan tersebut.

Seperti pantai selatan pada umumnya, Pantai Keburuhan ini juga mempunyai ombak yang cukup besar. Suasananya sangat tenang, karena memang lokasi ini masih termasuk pantai tradisional yang alami. Cocok banget buat kamu yang pengin ngilangin stres sambil menikmati pemandangan laut yang indah. Selain itu, pantai ini juga dijadikan tempat pelelangan ikan oleh nelayan setempat. Kamu juga bisa jalan-jalan di pinggir pantai menyusuri lorong di tengah rimbunnya pohon cemara yang saat ini lagi hits di kalangan muda-mudi Purworejo. Nah, untuk biaya masuknya pun masih gratis. Paling kamu hanya ditarik biaya parkir yang cukup murah. Minat buat berkunjung ke sini?

9. Akhiri Petualanganmu dengan Menikmati Sunset dari Mercusuar Pantai Ketawang

Mercusuar Pantai Ketawang foto dari @khomsafandi

 

Pantai Ketawang merupakan salah satu tempat wisata hits di Purworejo. Tepatnya berada di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, atau sekitar 25 km ke arah barat daya dari pusat kota Purworejo. Kalau kamu dari pantai Keburuhan, kamu bisa menempuhnya dengan jarak 4 km saja ke arah barat. Pantai ini menyajikan keindahan laut yang sungguh memesona. Akan tetapi, ombak di pantai ini sangatlah besar, bahkan bisa mencapai ketinggian 4 meter. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan ekstra jika kamu mau berkunjung ke sini.

Pantai Ketawang Purworejo foto dari @daniel_notonegoro

 

Untuk fasilitasnya sendiri, memang belum cukup memadahi. Hanya tersedia beberapa gasebo kecil untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan senja dan semilir angin pantai. Tapi jangan khawatir dulu, Sob. Sebab, pantai ini juga memiliki daya tarik lainnya, yakni sebuah bangunan mercusuar yang menjulang tinggi. Letaknya berada di area persawahan sebelum sampai di pintu masuk pantai. Tinggi mercusuar ini kurang lebih sekitar 50 meter. Dan untuk masuk ke dalamnya, kamu akan dikenakan biaya Rp 3.000,00/ orang. Oke, kamu masih penasaran? Yaudah deh, langsung datang aja ke lokasi.

9 pesona wisata di Purworejo udah kami rangkum khusus buat kamu. Jadi gimana, kamu udah siap untuk berpetualang? Jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya, Gaes. Have fun!

Written by DT. Jatmiko

Kontributor Ngadem.com - Lelaki gembira asal Prambanan. Sempat mempunyai cita-cita jadi Polisi, tapi kandas di tengah jalan.