in , ,

Tempat Wisata Lamongan Yang Keistimewaannya Tak Bisa Dibantah

Syahdunya Tanjung Kodok via tripwow.tripadvisor.com

Ngadem.com – Lamongan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi alam, budaya dan atraksi wisata yang benar-benar mencerminkan nuansa khas Indonesia. Kabupaten Lamongan ada di bawah komando Satuan Wilayah Pembangunan (SWP). Unit pengembangan kabupaten meliputi Kabupaten Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sumenep, Sidoarjo dan Lamongan. Selain obyek wisata, Lamongan juga memiliki kawasan industri yang karakteristiknya mendunia, seperti; Industri bambu, industri kayu, kerajinan gerabah, kerajinan batik, kerajinan tas, karpet, dll.

Nah, bagi kamu yang ingin singgah di Lamongan, berikut Ngadem.com kasih informasi tempat wisata di Lamongan yang keistimewaannya tak bisa dibantah:

1. Tapaki cantik dan eloknya Gua Maharani

Indahnya Gua Maharani via www.triptrus.com
Indahnya Gua Maharani via www.triptrus.com

 

Gua Maharani, terletak di kawasan wisata laut Tanjung Kodok (200 m dari gerbang Tanjung Kodok). Gua Maharani ini ditemukan oleh 4 buruh yang saat itu dipimpin oleh Bapak Sugeng pada 6 Augusts 1992. Nama gua ini diambil berdasarkan situasi gua yang sungguh indah, seperti istana seorang ratu. Sebelum penemuan ini, salah seorang anggota bermimpi bertemu dengan wanita cantik yang memiliki mahkota seperti milik seorang ratu. Di dalam gua, terdapat batu yang memiliki bentuk mahkota yang bernama “Selo Mahkota Maharani”. Ada juga kamar dalam gua yang yang penuh pilar dan atap patung. Tidak seperti gua lain, Gua Maharani sangat mudah untuk diakses. Selain itu, transportasi yang ada juga terbilang mudah.

2. Jangan lupa ke Wisata Bahari Lamongan (WBL): pesaing Jatim Park, Malang

Wisata Bahari Lamongan via www.wisatabaharilamongan.com
Wisata Bahari Lamongan via www.wisatabaharilamongan.com

 

Wisata Bahari Lamongan (WBL) terbilang unik, hasil kombinasi antara nuansa alam, budaya, dan arsitektur yang ciamik. WBL terletak di pantai utara Jawa, di Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Memiliki luas sekitar 17 hektar dan didukung oleh beberapa fasilitas yang siap membuatmu betah berlama-lama. Objek wisata ini juga membuka pasar makanan mulai pukul 09:00 sampai 21.00 WIB. Selain itu, WBL memiliki gedung bertaraf internasional yang dibangun oleh PT Bumi Lamongan Sejati dan mewakili dua perusahaan antara pemerintahan Kabupaten Lamongan dengan PT Bunga Wangsa Sejati yang berhasil membangun dan mengembangkan Jatim Park di Batu, Malang.  Landscape alam pesisir dan batu alam menyerupai katak di WBL pernah digunakan sebagai tempat pengamatan gejala astronomi gerhana matahari oleh NASA.

3. Cobain resor sejuk di Tanjung Kodok

Syahdunya Tanjung Kodok via tripwow.tripadvisor.com
Syahdunya Tanjung Kodok via tripwow.tripadvisor.com

 

Tanjung Kodok terletak sekitar 65 km dari Surabaya. Nama Tanjung Kodok kian terkenal di mata internasional karena sempat dijadikan area penelitian internasional selama gerhana matahari total pada 11 Juni 1983. Tanjung Kodok merupakan sebuah resor pantai yang sejuk, dan juga tempat peristirahatan bagi para peziarah ke makam Sunan Drajad dan Sunan Sendang Duwur. Asal muasal namanya berasal dari bentuk batu yang menyerupai katak (kodok). Setiap tahun banyak astronom Muslim datang ke sini untuk menentukan awal periode Bulan Puasa dan Idul Fitri. Pantai ini sangat mudah dijangkau oleh transportasi pribadi atau umum.

4. Nyari wisata keluarga asik di Lamongan? Waduk Gondang aja deh

Ngadem di Waduk Gondang cia lamonganoke.wordpress.com
Ngadem di Waduk Gondang cia lamonganoke.wordpress.com

 

Waduk Gondang terletak di Sugio, 19 km dari Lamongan. Dibangun pada tahun 1983-1987. Fungsi utama dari bendungan ini adalah untuk irigasi. Namun lambat laun, banyak wisatawan datang untuk bersantai dan memancing. Atau bisa juga sebagai wahana camping ground, sepeda air dan melihat kebun binatang mini. Pengelola dari Waduk Gondang berkomitmen dalam melaksanakan program Sapta Pesona guna menjaring wisatawan di obyek wisata ini. Ada beberapa fasilitas yang tersedia, antara lain seperti sepeda air, toilet dan kebun binatang mini yang ditinggali beberapa hewan seperti monyet, elang, burung merak dan hewan lainnya.

5. Jalan-jalan sambil belajar sejarah di Benteng Van Der Wijk

Foto via langkahanakdesa.blogspot.com
Foto via langkahanakdesa.blogspot.com

 

Pada 20 Oktober 1936 salah satu kapal milik Belanda mengalami kecelakaan di sebelah utara pulau Jawa. Sebelumnya, kapal ini melakukan perjalanan dari Surabaya ke Semarang. Dan saat tiba di Pantai Brondong, kapal tersebut tenggelam. Beberapa penumpang selamat meski pun banyak yang meninggal di laut. Dengan adanya bantuan dari warga Pantai Brondong yang menyelamatkan korban dari kecelakaan tersebut, pemerintah Belanda membangun monumen peringatan yang bernama Museum Van Der Wijk.

6. Ziarah ke Sunan Drajat dan Sendang Duwur

Foto via www.bangsaonline.com
Foto via www.bangsaonline.com

 

Sunan Drajat adalah salah satu tokoh karismatik penyebar Agama Islam di Jawa. Beliau orang yang sangat cerdas dan banyak orang memanggilnya Raden Qosim. Ayahnya, Sunan Ampel mengirimnya ke Aceh dan Mocca untuk mempelajari Islam. Setelah menyelesaikan studinya, ia mengajar di pesisir utara Jawa terutama di Paciran, Lamongan.

Sebagai guru agama, Sunan Drajat dikenal sebagai muslim yang menaruh perhatian kepada orang miskin. Ia mengembangkan kesejahteraan sosial dengan memakai konsep Islam. Untuk menghormati perjuangan beliau, pemerintah daerah Kabupaten Lamongan membangun sebuah museum di kompleks pemakaman dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur. Makam ini terletak di Desa Paciran, Kabupaten Lamongan. Banyak wisatawan dari negara-negara Asia sering mengunjungi tempat ini. Fasilitas yang ada adalah; area parkir, masjid, restoran, tempat istirahat dan warung.

Sendang Duwur

Nama tempat ini diambil dari tokoh muslim, Sunan Sendang, yang dimakamkan di Sendang Duwur pada 1585. Sunan Sendang Duwur sendiri adalah salah satu penyebar agama Islam di Jawa. Di tempat ini kamu bisa melihat simbol-simbol Hindu Majapahit yang berpadu dengan Kaligrafi Arab. Di sisi kanan dan kiri dinding dihiasi dengan dua kepala raksasa dari bahan batu hitam. Para peziarah dari seluruh negeri, sering mengunjungi makam ini.

Puas jalan-jalan, kamu bisa menikmati gerak lentur para penari di Lamongan. Jenis tari yang tampilkan adalah tari khas Lamongan, yakni Tari Baronan dan Tari Caping Ngancak

Tari Tradisional Boranan

Tari Baronan via www.negerikuindonesia.com
Tari Baronan via www.negerikuindonesia.com

 

Tari Tradisional Boranan terinspirasi oleh aktivitas penjual nasi yang datang dari pagi sampai subuh. Langkah tari Boranan cukup sederhana namun bermakna, dengan etos tradisionalisme. Tari ini menunjukkan aktivitas penjual dalam menyiapkan makanan untuk disajikan kepada pelanggan. Kostum tarinya memakai kain batik tradisional Lamongan, antara warna biru, hitam dan merah yang tampak mencolok di pinggang.

Tari Tradisional Caping Ngancak

Foto via www.negerikuindonesia.com
Foto via www.negerikuindonesia.com

 

Tari Lamongan Caping Ngancak adalah salah satu tarian tradisional dari Kabupaten Lamongan. Tarian ini menggambarkan tentang aktivitas petani di sawah, mulai dari menanam padi sampai panen. Seperti petani, para penari juga memakai ‘Caping’ (topi yang hanya dipakai oleh petani di Indonesia).

Selain tempat wisata dan jenis tarinya, Lamongan juga punya sentra seni kerajinan yang sudah mendunia, lho…

Foto via citizen6.liputan6.com
Foto via citizen6.liputan6.com

 

Saat ini, jumlah industri kecil di Lamongan, baik formal atau non formal mencapai 23.843 unit. Di antara industri-industri kecil dan kerajinan rakyat, beberapa telah mengekspornya ke pasar Korea, Belgia, Australia, dan Jerman. Seperti kerajinan kayu, kerajinan perlengkapan tanah, kerajinan bambu-anyaman, kerajinan sepeda pelana, kerajinan tas yang terbuat dari Eceng Gondok.

Kurang lengkap rasanya mengujungi Lamongan kalau belum mencicipi sajian kulinernya.

Sego Boranan yang selalu bisa membuat hati ingin kembali lagi ke Lamongan

Hmmmmm... enaknya Sego Baronan via www.eastjava.com
Hmmmmm… enaknya Sego Baronan via www.eastjava.com

 

Lamongan terkenal dengan makanan khas seperti Soto Babat atau Wingko. Namun, makanan tradisional lain yang kadang-kadang dilupakan adalah Nasi Boranan. Nasi Boranan menjadi makanan favorit bagi penduduk Lamongan. Makanan ini disajikan dengan daun pisang yang membuatnya tampak tradisional, lauknya sendiri ada tempe, tahu, ikan, ayam dan rempeyek.

Nasi Boranan atau ‘Sego Boranan’ adalah makanan tradisional dari Lamongan, Jawa Timur. Sego Baronan tidak begitu populer dari daerah lain. Kamu bisa menemukan makanan ini di sekitar pasar tradisional di Lamongan. Sego Boranan pada dasarnya mirip dengan nasi Jamblang dari Cirebon, yang membuatnya beda adalah lauk di Sego Boranan berupa ikan sili.

Soto Lamongan yang tak bisa disamakan dengan soto lain!

Gurihnya Soto Lamongan via hanamirakitchen.blogspot.com
Gurihnya Soto Lamongan via hanamirakitchen.blogspot.com

 

Soto Lamongan berbeda dengan Soto daerah lain. Soto Lamongan adalah satu-satunya soto yang menggunakan Koya atau semacam bubuk bawang putih. Lauk untuk makanan ini adalah ayam kampung, yang sebelumnya diuap dengan rempah-rempah.. Awal mulai mengapa Soto Lamongan menggunakan Koya masih belum jelas. Soto Lamongan terdiri dari, beras, ayam, telur, uritan, seledri, so’un, dan kuah. Ada dua cara untuk menyajikan Soto Lamongan, pertama dengan mencampurkannya dalam satu mangkuk dan yang kedua dipisah dari nasi. Bahan-bahan dari Soto ini adalah ketumbar, biji jintan, sereh, bawang merah, bawang putih, jahe, laos, merica, garam dan kemiri.

Tahu Campur yang akan membuatmu lebih sehat!

Jajanan sehat Lamongan via www.flickr.com
Jajanan sehat Lamongan via www.flickr.com

 

Tahu campur adalah ikon bagi Kabupaten Lamongan. Bahan utama makanan ini adalah tahu, tapi terkadang tahu tidak mendominasi seluruh komponen dari makanan ini, dicampur dengan lontong, tauge, daging, dan kerupuk udang. Bahan tambahan yang membuat makanan ini lebih nikmat adalah bumbu petis, jenis saus yang dibuat oleh fermentasi udang. Keberadaan industri tahu campur saat ini menjadi makanan sehat di antara junk food lainnya, karena mengandung lebih banyak vitamin, protein, lemak dan karbohidrat.

Wingko Babat yang kelezatannya tak ada duanya.

Wingko Babat yang melegenda via lamonganpost.com
Wingko Babat yang melegenda via lamonganpost.com

 

Wingko atau terkenal dengan nama Wingko Babat juga merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia. Wingko adalah jenis kue yang dibuat oleh kelapa sebagai bahan utama. Wingko bisanya dijadikan oleh-oleh penumpang yang lewat ke Lamongan. Banyak orang keliru bahwa asal Wingko dari Semarang. Faktanya Wingko Babat berasal dari Babat, sebuah daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur.

Tuh kan, Lamongan juga nggak kalah sama tempat lain. Semuanya ada…

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.