in

30 September 2009: Gampa Dahsyat Mengguncang Sumatera, Tewaskan 1.115 Jiwa

Ngadem.com – Pada 30 September 2009, terjadi gempa bumi dahsyat di lepas pantai Sumatera, dengan kekuatan 7,6 Skala Richter pada pukul 17:16:10 waktu setempat. Pusat gempa terjadi di lepas pantai Sumatera, 45 kilometer sebelah barar laut Kota Padang dan 220 kilometer sebelah barat daya Pekanbaru.

Menurut laporan pemerintah saat adanya konfirmasi, korban tewas mencapai 1.115 jiwa. Sebanyak 1.214 luka berat dan 1.688 luka ringan. Sebagian besar kematian terjadi di daerah Padang Pariaman (sebanyak 675 jiwa), Padang (sebanyak 313 jiwa), Agam (sebanyak 80 jiwa) dan Pariaman (sebanyak 37 jiwa).

Selain itu, sekitar 135.000 rumah rusak berat, 65.000 rumah rusak sedang, dan 79.000 rumah rusak ringan. Diperkirakan 250.000 keluarga (1.250.000 orang) telah terkena dampak gempa bumi melalui kerugian total.

Seluruh Indonesia kecuali Kalimantan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Timor terletak dalam zona aktivitas seismik tinggi yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik. Sepanjang megathrust Sunda, Lempeng Indo-Australia tengah terjadi subduksi di bawah lempeng Eurasia. Subduksi menciptakan gempa bumi biasa, banyak diantaranya adalah dari jenis megathrust. Secara khusus segmen Sumatera saat ini sedang mengalami periode peningkatan aktivitas yang dimulai dengan bencana gempa pada 2004 lalu. Setiap urutan gempa menciptakan tekanan tambahan untuk segmen batas lempeng yang belum pindah.

Tremor dari gempa pertama dirasakan di Jakarta, Malaysia dan Singapura.

Sumber: kompas.com, detik.com

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.