in

Pengalaman Naik Kereta Api yang Bikin Susah Move On

Ngadem.com – Libur akhir pekan lalu, saya mengajak teman saya untuk liburan mengunakan kereta api Kertajaya jurusan Jakarta-Surabaya. Well, liburan kemarin ini sebenarnya bisa dikatakan dadakan banget sih. Karena awalnya memang sama sekali nggak ada rencana.

Biasanya saat libur akhir pekan, saya lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Namun untuk akhir pekan kali ini, saya ingin sekali ke Surabaya naik kereta. Saya dan teman saya pun langsung memesan tiketnya via Traveloka. Pengalaman naik ka Kertajaya ke Surabaya benar-benar menyenangkan, terlebih lagi harga tiketnya murah meriah.

Kereta Api Kertajaya ini memang menjadi andalan para penumpang yang ingin melakukan perjalanan Jakarta via Stasiun Pasar Senin menuju Surabaya via Stasiun Pasar Turi. Meski kelas ekonomi, KA Kertajaya ini menawarkan fasilitas yang lengkap, sehingga saya dan teman saya pun merasa nyaman selama perjalanan yang hampir setengah hari tersebut.

Nah, ini lho pengalaman naik kereta Api Kertajaya jurusan Jakarta-Surabaya  yang benar-benar bikin kita berdua susah move on meski harus menempuh perjalanan hampir 12 jam.

1. Harga Tiketnya Murah Meriah

Jika dibandingkan dengan pesawat, naik kereta api tentu menjadi pilihan tepat. Selain harganya jauh lebih murah, naik kereta api bisa lebih menikmati pemandangan sekitar. Itulah kenapa saya dan teman saya lebih memilih naik kereta api Kertajaya.

Ya, harga tiket yang ditawarkan memang benar-benar bersahabat. Mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 165.000. Benar-benar terjangkau abis. Apa coba yang lebih membahagiakan dari perjalanan yang tidak mengeluarkan banyak pengeluaran?

2. Nggak Harus Pakai Seat Belt dan Nggak Anda yang Namanya Turbulensi

Saat naik pesawat penumpang diharuskan menggunakan seat belt. Saat Naik pesawat, juga harus selalu siap dengan adanya turbulensi yang tak jarang membuat para penumpang ketakutan. Nah, hal yang seperti ini tak mungkin ditemukan di kereta api. Ini juga yang menjadi salah satu alasan kita berdua tertarik menggunakan kereta api.

Kita bisa duduk nyaman tanpa khawatir adanya turbulensi dan tak perlu repot-repot menggunakan seat belt. Selain itu, kereta api juga memiliki ruangan yang cukup luas untuk berjalan-jalan saat tubuh mulai lelah karena duduk terlalu lama. Jika lapar atau sekedar ingin ngopi, bisa langsung menuju kafe mini kereta api.

3. Terbebas dari Macet

Hal menyenangkan lainnya yang kita dapatkan saat melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya kereta api Kertajaya yakni terbebas dari macet. Seperti yang kalian juga tahu, kereta api memiliki jalur sendiri, sehingga perjalanan dengan menggunakan KA ini salah satu solusi terbaik sampai tujuan tepat waktu.

4. Dilengkapi Soket Daya

Kita semakin girang saat tahu di kereta ternyata dilengkapi soket daya. Kebayang nggak sih melakukan perjalanan hampir setengah hari terus gadget kehabisan daya? Pastinya bakal bad mood banget.

Untungnya kereta api Kertajaya menyediakan soket daya, ini benar-benar membantu banget. Kita jadi bisa lebih leluasa menggunakan gadget tanpa takut kehabisan daya. Kami benar-benar menikmati perjalanan ini.

5. Meski Kelas Ekonomi, Nyatanya Kereta Api Kertajaya Sudah Dilengkapi AC

Saya kira kereta ekonomi tidak difasilitasi AC. Saya dan teman saya sempat berdebat kecil mengenai ini. Saya keukeuh kalau KA kelas ekonomi itu nggak pakai AC, sedangkan teman saya keukeuh kalau KA kelas ekonomi sekarang ini sudah sudah dilengkapi AC. Dan, ternyata teman saya benar, KA ekonomi sudah dilengkapi AC.  KA ekonomi kertajaya mantap banget.

6. Bisa lebih Menikmati Pemandangan Alam

Sebelumnya sudah saya katakan bahwa salah satu alasan saya memilih menggunakan kereta api dibandingkan pesawat yaitu karena saya ingin bisa lebih menikmati keindahan panorama sekitar dari balik jendela kereta.

Betapa membahagiakan-nya bisa menikmati hamparan sawah dengan landscape pegunungan dan juga rumah-rumah penduduk dengan berbagai adegan yang memberikan memori manis dalam ingatan. Aihh.. pengalaman naik kereta api benar-benar membahagiakan .

Pengalaman naik ka Kertajaya membuat kita berdua jadi susah move on dari kereta api. Setelah ini, sepertinya kita akan lebih sering melakukan perjalanan menggunakan kereta api.