in

Jaminan Hari Tua Pekerja Indonesia

Ngadem.com – Di usia-usia produktif tidak jarang semangat bekerja dan mengejar cita-cita masih sangat membara. Banyak dari para pekerja produktif bekerja siang dan malam demi mengejar target agar mendapat bonus yang bisa digunakan untuk banyak hal. Apakah kamu salah satu golongan tersebut?

Mengumpulkan pundi-pundi uang dengan bekerja siang malam untuk mewujudkan tujuan keuangan boleh saja, tapi jangan lupakan juga persiapan hari tua. Hal ini banyak luput diperhatikan oleh pekerja Indonesia saat ini.

Untungnya, sejak Juli 2015 pemerintah telah mewajibkan setiap perusahaan di Indonesia untuk mendaftarkan karyawan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Biasanya kita tidak pernah merasakan membayar BPJS Ketenagakerjaan, karena pada umumnya dibayarkan oleh perusahaan dengan memotong gaji sesuai dengan program yang dipilih. Lalu, apa saja program BPJS Ketenagakerjaan dan manfaatnya yang dapat dinikmati para pekerja? Yuk, simak baik-baik penjelasannya di bawah!

1. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

Program ini adalah program mendasar dari dari BPJS Ketenagakerjaan. Program ini bertujuan untuk menjamin para peserta atas risiko sosial-ekonomi pekerja yang datang sewaktu-waktu. Khususnya ketika peserta sudah memasuki masa tuanya.

Manfaat dari program JHT ini adalah peserta dapat menerima bentuk tunai dari asuransi ini. Jumlah besarannya adalah akumulasi iuran tiap bulannya ditambah dengan hasil pengembangannya.

Dana dari JHT ini bisa dicairkan ketika peserta berusia 56 tahun atau mengalami cacat permanen sehingga memaksa untuk berhenti bekerja. Selain itu, program ini juga bisa dicairkan dananya saat peserta memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang membayarkan iurannya tiap bulan.

Besaran iuran JHT ini adalah sebesar 5,7% dari upah yang diterima karyawan. Namun angka ini tidak sepenuhnya dibebankan pada karyawan, melainkan terbagi dua dengan perusahaan. Proporsinya adalah 2% dari karyawan dan 3,7% dari perusahaan yang memberi kerja.

2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Tujuan utama dari program ini adalah melindungi pekerja dari risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan pekerjaan.

Perlindungan yang diberikan program ini tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan yang terjadi selama pulang dan pergi menuju tempat kerja, tapi juga risiko penyakit yang dipengaruhi oleh lingkungan tempat bekerja.

Program ini menjadi program yang wajib didaftar oleh perusahaan di Indonesia untuk karyawannya. Untuk iuran bulannya dilihat dari seberapa tinggi risiko pekerjaan, tapi ini akan dievaluasi setiap 2 tahun sekali. Berikut ini tabel besaran iuran untuk program JKK.

Tingkat Risiko Besaran Iuran
Paling Rendah 0,24% dari Upah Sebulan
Rendah 0,54% dari Upah Sebulan
Sedang 0,89% dari Upah Sebulan
Tinggi 1,27% dari Upah Sebulan
Sangat Tinggi 1,74% dari Upah Sebulan

3. Program Jaminan Kematian (JKM)

Program ini berlaku untuk peserta yang meninggal dunia, baik itu disebabkan oleh kecelakaan kerja, maupun sakit  yang dipicu dari lingkungan kerja.

Sama seperti pada jaminan kematian pada asuransi jiwa, program ini memberikan sejumlah uang tunai pada ahli waris pekerja. Satu yang perlu diingat, jaminan dari program ini hanya bisa dicairkan ketika pekerja masih aktif bekerja.

Program ini sangat bermanfaat apalagi jika pekerja adalah tulang punggung keluarga. Untuk besaran iuran yang dikenakan adalah sebesar 0,30% dari gaji bulanannya.

4. Program Jaminan Pensiun

Tujuan utama dari program ini adalah untuk menjamin kehidupan yang layak bagi para peserta setelah memasuki masa pensiunnya. Termasuk ketika peserta mengalami cacat total atau bahkan hingga meninggal dunia.

Manfaat dari program ini akan diberikan kepada peserta setiap bulannya, dan apabila terjadi risiko kematian manfaat akan diberikan kepada ahli warisnya.

Besaran iuran dari program ini cukup tinggi, yaitu sebesar 3% dari gaji bulanan yang didapat. Namun, tidak semuanya dibayarkan penuh oleh pekerja, melainkan dibagi dua dengan porsi 1% dibayarkan peserta dan 2% dibayarkan perusahaan.

Dengan adanya program-program asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan seperti yang disebutkan di atas, tandanya pemerintah Indonesia ingin menjamin setiap warga negara Indonesia dapat bekerja dengan tenang karens keselamatannya sudah terjamin.

Selain BPJS Ketenagarkerjaan dari perusahaan, kamu bisa juga memiliki berbagai macam asuransi lainnya sebagai pendukung. Cari tahu seputar asuransi dan perbandingan manfaatnya di lifepal.co.id