in ,

Yuk, Ajak Orang Terkasih Buat Have Fun Bareng di 6 Tempat Wisata Hits Cilacap Berikut

Ngadem.com – Holllaaa, Sahabat Ngadem? Masih sehat dan siap jalan-jalan, kan? Baiklah, kalau jawabanmu iya, berarti kamu setuju buat ikutan melancong bersama kami ke Cilacap. Ada apa aja sih di kota Cilacap ini? Ya, selain punya penjara yang terkenal mistis dan serem itu, ternyata Cilacap juga menyimpan pesona wisata yang tak kalah keren dengan kota-kota lain, lho. Udah nggak sabar? Yuk, cek…

1. Mesra-mesraan bersama Ombak dan Birunya Laut di Pantai Teluk Penyu.

Pantai Teluk Penyu via Bhina.co.id

 

Udah pernah denger Pantai Teluk Penyu, kan? Ya, pantai yang terletak di kecamatan Cilacap Selatan ini memang tak asing lagi di telinga para netizen. Untuk menuju ke lokasi ini sangatlah mudah. Kamu bisa menempuhnya dengan jarak 2 km ke arah timur dari pusat kota Cilacap. Akses jalannya pun cukup baik dan bisa dilewati kendaraan; baik roda dua, tiga, empat, maupun lima. Ups, ada nggak ya kendaraan roda lima?

Selain indah, pantai ini juga dikenal karena ombaknya yang cukup bersahabat, sehingga kamu bisa mesra-mesraan, ceceburan santai, atau sejenak merileksasikan pikiranmu yang lagi gaduh. Sesampainya di lokasi, kamu akan disuguhi pemandangan laut yang oke abis, dan penampakan beberapa kapal tanker yang sering berlalu-lalang di area pengeboran lepas pantai. Karena memang, lokasi ini menjadi tempat berdirinya kilang minyak lepas pantai milik Pertamina.

“Dulu…,” kata nelayan setempat, “pantai ini memang sering didatangi penyu-penyu yang ingin bertelur. Tapi karena banyaknya kapal yang berlalu-lalang di laut, maka penyu-penyu itu bermigrasi ke pantai-pantai yang ada di Bali dan Lombok.” Sungguh, sebenarnya sangat disayangkan. Tapi mau bagaimana lagi?

Ohya, kalau kamu pengin masuk ke area wisata ini, kamu bisa membayarnya dengan harga Rp. 10.000,00 saja. Selain dikenal karena pesona pantainya yang indah, di sini kamu juga bisa mendapatkan makanan khas hasil laut dan penjual cinderamata yang bisa kamu jumpai dengan mudah di sekitaran pantai. Tak jauh dari lokasi, kamu juga bisa melihat pesona Benteng Pendem yang kece abis. Makanya, segera sambangi kota ini!

2. Pantai Kali Kencana: Meski Agak Serem, Tapi Lokasinya Cukup Oke Buat Ngerayain Apa Saja Bersama Orang Terkasih.

Pantai Kalikencana foto dari @miftahuls

 

Pantai Kali Kencana berada tak jauh dari lapas Nusakambangan. Dari Pantai Teluk Penyu, kamu bisa menggunakan jasa nelayan untuk mengantarkanmu sampai ke seberang Pulau Nusakambangan. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk menyeberangi laut ini cukup murah kok Sob, yakni sebesar Rp. 25.000,00/ orang (maksimal untuk 15 orang). Ohya, dalam perjalanan menuju Pulau Nusakambangan, Pak Nelayan akan memintai kamu nomor handphone. Tapi jangan ge’er dulu! Tujuannya adalah, ketika kamu puas berkeliling Pulau Nusakambangan, kamu bisa menghubungi Pak Nelayan untuk menjemputmu. Pasalnya, sesampainya di dermaga Nusakambangan, Pak Nelayan akan kembali lagi ke dermaga Teluk Penyu.

Yap, sesampainya di Pulau Nusakambangan, kamu harus melewati jalan setapak yang cukup ekstrim. Selain ekstrim, untuk menempuhnya pun dibutuhkan waktu yang agak lama. Ya, kira-kira 3 jam perjalanan-lah. Dalam perjalanan itu, kamu akan menemukan banyak keajaiban. Seperti halnya suara-suara harimau, dan beberapa kera-kera yang bergelantungan. Bukannya pengin nakut-nakutin sih, tapi emang kayak gitu situasinya. Maka dari itu, kami sarankan agar kamu membawa tour-guide yang mengetahui seluk-beluk lokasi ini.

Tapi jangan berpikir negatif dulu, Sob. Sebab, di balik ke-sereman-nya itu, kamu juga bisa nemuin aliran sungai yang jernih, lho. Saking jernihnya, kamu bisa melihat batu-batu berwarna perak (seperti bahan batu akik) yang ada di dasar sungai. Kamu juga bisa menemukan beberapa air terjun kecil yang tingginya mencapai 3-4 meter. Tak hanya itu saja. Sesampainya di Pantai Kali Kencana ini, kamu juga bisa mencicipi rasanya berenang di muara air payau yang terletak di bibir pantai. Udah kebayang kan, gimana caranya ngerayain Valentine bersama kekasih?

3. Dari Pantai Kali Kencana, Yuk Geser Diki ke Pantai Selok Pipa.

Pantai Selok Pipo foto dari @risharofiana

 

Kita masih muter-muter di Pulau Nusakambangan nih, Sob. Ialah Pantai Selok Pipa, yang akan menjadi tujuan wisata kita selanjutnya. Yap, lokasi pantai ini berada di sisi timur Pantai Kali Kencana. Perjalanan mendatar akan kamu rasakan begitu memasuki wilayah Pantai Selok Pipa. Kebun pisang yang tumbuh liar, akan menjadi teman perjalananmu. Sekitar 10 menit kemudian, kamu akan masuk ke pemukiman warga. Ada sekitar lima rumah yang dihuni oleh penduduk setempat. Dinding rumah di pemukiman ini terbuat dari anyaman bambu. Atapnya juga terbuat dari rajutan nipah. Sungguh sederhana memang. Yap, setelah selesai melewati pemukiman, akan akan diajak masuk ke belantara hutan pohon kelapa. Jumlahnya ribuan. Bentangan tanaman ini ada di sepanjang lereng Hutan Pulau Nusakambangan.

Sekitar 15 menit berjalan, kamu akan memasuki wilayah hutan Nusakambangan. Semak belukar yang begitu tinggi harus kamu lalui. Rute yang menanjak bakal membuat napasmu tersengal. Bahkan, berbagai akar yang menjulang tinggi menghalau jalanmu. Dan bila beruntung, kamu akan bertemu dengan rombongan monyet yang bergelantungan di atas pohon-pohon yang tinggi menjulang. Kami sarankan agar kamu tidak menggangu monyet-monyet itu. Melintaslah dengan tenang agar tak mencuri perhatian mereka.

Tak lama setelah itu, kamu akan sampai di spot pertama. Yakni sebuah pantai berbentuk “U” yang cocok untuk berfoto. Dari spot pertama, kamu bisa berjalan menuju spot kedua dan harus menantang terjalnya jalan setapak yang penuh dengan akar tetumbuhan. Bahkan, untuk melewatinya, kamu harus menunduk hingga merangkak. Tak butuh waktu lama untuk menuju spot kedua. Paling hanya lima menit. Di spot kedua ini kamu bisa menikmati pantai dengan lanskap bebatuan karang. Selanjutnya, untuk sampai spot ketiga, kamu harus menyeberangi sungai sedalam 1 meter. Sebab tak ada jalan lain selain itu. Di spot ketiga ini, kamu bisa merasakan sensasi berfoto seperti di Bali. Apalagi kalau kamu duduk di batuan karang sambil menunggu ombak yang muncrat ke angkasa. Ouh sungguh, nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?

4. Rasakan Sensasi Ngopi Romantis Sambil Menikmati Sunset di Waduk Kubang Kangkung. Bonusnya, Kamu Bisa deh tuh Maenan Air.

Waduk Kumbangkangkung foto dari @adhityakoko

 

Kebayang nggak sih, ngrasain sensasi ngopi sambil menikmati cahaya matahari yang jatuh di perairan waduk? Ya, di sinilah tempatnya. Waduk yang berada di kecamatan Kawunganten, kabupaten Cilacap, ini akan mengajakmu terhanyut dalam suasana melankolis sekaligus romantis.

Akses menuju lokasi ini cukup mudah, yakni terletak di perkebunan karet milik PT. Perkebunan Nusantara IX, Kawunganten. Kalau kamu dari arah kota Cilacap, pilihlah jalan ke arah kecamatan Kawunganten. Setelah itu kamu akan menemukan pertigaan Jeruk Legi, dan pilihlah jalan ke kiri. Kamu akan menjumpai area perkebunan karet yang sangat rindang. Tak hanya itu, di kanan-kiri jalan, bisa kamu dapati warung-warung penjaja kelapa muda. Jadi, kamu tak perlu khawatir kehausan. Oke, setelah berjalan sekitar 10 km dari pertigaan, kamu akan segera sampai di lokasi.

Yap, wisata waduk ini memang tergolong baru di kota Cilacap. Karena sebelumnya, waduk ini digunakan untuk menyuplai kebutuhan air bagi warga sekitar dan beberapa tumbuhan yang ada di sini. Tiket masuknya pun cukup terjangkau. Hanya Rp 3.000,00/orang, dan untuk parkir kendaraan bermotor sebesar Rp 2.000,00/ motor, atau Rp.5000,00/ mobil. Selain murah, di sini juga disediakan fasilitas yang oke. Fasilitas yang ditawarkan itu meliputi: kapal wisata, bebek kayuh, terapi ikan, mandi bola, kereta wisata, dan rumah pohon. Perlu diingat, untuk mencoba wahana ini kamu akan dikenai biaya tambahan. Ohya, kami sarankan agar kamu tidak pulang terlalu larut, karena jalan di sekitar perkebunan ini belum semuanya diterangi lampu. Oke Sob, udah kebayang kan asyiknya?

5. Wisata Bahari Sleko: Spot Lain yang Bisa Kamu Kunjungi untuk Menikmati Sunset yang Romantis.

Pelabuhan Wisata Bahari Sleko foto dari @anggityugo

 

Tempat ini sebenarnya berada di Pelabuhan Tanjung Intan, kabupaten Cilacap. Dari alun-alun kota Cilacap, kamu hanya perlu memacu kendaraanmu menuju ke arah barat. Teruuus saja ikuti jalan sampai mentok, dan kamu akan menemukan pintu masuk Pelabuhan Tanjung Intan. Untuk masuk ke area ini pun kamu tidak akan dikenai biaya. Hanya saja, kamu harus membayar untuk parkir kendaraan sebesar 2000 rupiah untuk motor, dan 3000 rupiah untuk mobil.

Kalau kamu datangnya pas di sore hari, kamu bisa menikmati panorama sunset di pinggir dermaga; sembari melihat berbagai macam aktifitas nelayan setempat. Pokoknya keren, deh. Dijamin kamu bakalan nyesel kalau nggak nyempetin datang ke lokasi ini.

6. Menjejakkan Kaki di Hutan Mangrove, Kampung Laut, Cilacap.

Kampung Laut Cilacap via www.mongabay.co.id

 

Hutan Mangrove yang terletak di kawasan Kampung Laut ini, sekarang menjadi hits karena foto-fotonya banyak diunggah di media Instagram. Untuk sampai di lokasi, kamu bisa menempuhnya dengan dua cara. Cara  pertama adalah dengan menyewa perahu nelayan yang ada di pelabuhan Sleko. Harga sewa per-perahunya sekitar 300-600 ribuan, tergantung bagaimana caramu menawar.

Kalau kamu merasa kemahalan, kamu bisa memilih alternatif kedua dengan menaiki perahu reguler. Biaya per-orangnya sebesar 10 ribu rupiah. Terus, kalau kamu sudah sampai Kampung Laut, bilang saja sama Pak Nelayan kalau kamu mau ke Hutan Mangrove. Pasti kamu akan dikasih tahu dan disuruh naik perahu dan membayarnya lagi dengan harga 10 ribu rupiah. Waktu yang akan kamu tempuh untuk perjalanan sekitar 1 jam (dari pelabuhan Sleko-Kampung Laut). Dan dari Kampung Laut menuju Hutan Mangrove sekitar 20 menit. Gimana, minat nggak, Sob?

Udah kebayangkan serunya? Yap, pokoknya kamu harus ngajakin orang terkasihmu buat have fun bareng di tempat-tempat wisata Cilacap yang sudah kami rangkum. Dijamin deh, mereka bakalan melting dan bakal nggak mau pulang.

Written by DT. Jatmiko

Kontributor Ngadem.com - Lelaki gembira asal Prambanan. Sempat mempunyai cita-cita jadi Polisi, tapi kandas di tengah jalan.