in

Di Tengah Wabah Covid-19, Munculnya Sosok Mirip Ki Lurah Semar di Erupsi Gunung Merapi Pun Viral

gambar via KRjogja.com

Ngadem.com –  Erupsi Gunung Merapi  2020. Terhitung sudah 4 kali gunung Merapi mengeluarkan awan panas yaitu dari tanggal 27 Maret hingga 29 Maret 2020. Jika dihitung-hitung lagi, selama beberapa Minggu ini sudah ada 4 letusan besar dari gunung-gunung teraktif di dunia.

Letusan gunung yang berada di antara perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah ini mengepulkan awan panas ribuan meter ke udara sehingga terjadi hujan abu vulkanik yang menghujani disejumlah titik, yaitu: Magelang, Yogyakarta, Boyolali, Klaten dan Solo.

Nah, khusus erupsi gunung Merapi yang terjadi pada Jumat kemarin diyakini oleh masyarakat mempunyai makna khas bagi orang Jawa, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar gunung Merapi tersebut.

Terlebih lagi, belakangan ini Ibu Pertiwi tengah berduka karena serangan dari wabah covid-19 atau virus corona yang sudah menyebabkan ribuan orang terinfeksi dan bahkan angka kematian sudah menginjak hingga seratusan lebih karena wabah covid-19 ini.

Sehingga masyarakat pun berpikir bahwa wabah virus Corona ini dianggap peringatan dari Sang Pencipta terhadap para umatnya atau dalam istilah jawa-nya dinamakan Pagebluk yang artinya bencana.

Di tengah kepanikan warga atas merebaknya wabah Virus Covid-19 sekarang ini, ditambah lagi dengan adanya erupsi Merapi, masyarakat Jawa memiliki cara khas dalam kepercayaan berpikir positif. Salah satunya yaitu seperti yang tengah viral dua hari ini tentang kemunculan Ki Lurah Semar dalam kepulan awan erupsi Gunung Merapi pada Jumat yang bertepatan dengan tanggal 27 Maret 2020 kemarin.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ini Daftar 36 Tempat Wisata di Jogja Tutup Sementara

Erupsi gunung merapi
Gambar via suaramerdekasolo.com

Kemunculan Sosok Ki Lurah Semar dalam Kepulan Erupsi Merapi

Tidak sedikit yang mempercayai bahwa kemunculan sosok Ki Lurah Semar pada kepulan erupsi gunung Merapi ini memiliki makna atau pertanda bahwa hal baik akan segera datang. Dr. Purwadi M Hum selaku Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara yang sekaligus dosen pengajar di UNY pun membenarkan hal tersebut.

Menurut Dr Purwadi, gunung Merapi memiliki peran tersendiri dalam kehidupan manusia. Lava dan lahar dari gunung Merapi ini menurut dia bisa menjadi beberapa contoh bagaimana gunung Merapi ini memberikan kehidupan bagi masyarakat.

Dikatakan Purwardi bahwa Gunung Merapi ini berada dalam kekuasaan Syekh Jumadil Kubro, yang dikenal juga dengan nama Mbah Petruk. Maka, menurut Dr Purwadi sangat beralasan jika kemunculan sosok Ki Lurah Semar dalam erupsi Gunung Merapi diyakini masyarakat Jawa memiliki makna atau pertanda yang baik.

Menurut Dr Purwadi, masa bahagia atau hilangnya pageblug ini termasuk meredamua virus Corona yang sudah membuat masyarakat merasa begitu panik dan was-was. Sosok Semar yang memang dipercaya masyarakat Jawa sebagai satria utama kini tengah datang untuk membereskan persoalan sehingga masyarakat menjadi tenang kembali. Dalam artian lain, bisa dikatakan bahwa pagebluk atau bencana yang sedang menimpa negeri akan lekas berakhir.

Erupsi gunung merapi
gambar via KRjogja.com

Penampakan Ki Lurah Semar Viral di Media Sosial

Penampakan sosok menyerupai wajah Ki Lurah Semar Jumat kemarin dalam kepulan erupsi Gunung Merapi juga sukses mengundang perhatian warga net. Mereka pun berdoa supaya wabah covid-19 yang sekarang tengah menimpa Indonesia dan negara-negara lainnya segera berakhir.

Kemunculan sosok Ki Lurah Semar dalam kepulan erupsi Merapi ini diunggah oleh akun page Facebook dibawah ini.

https://m.facebook.com/groups/1684296348550188?view=permalink&id=2846880192291792

“Itu artinya ada pagebluk (bencana) dengan kemunculan awan panas gunung merapi (berapi) menyerupai wajah Eyang Semar menandakan bencana (Pagebluk) yang melanda Nusantara akan segera berakhir. Semoga Covid-19 akan segera berlalu dari bumi Nusantara..Aamiin…”

“Percaya boleh nggak percaya juga ndak apa.. atau abaikan saja 😊🙏 Yg terpenting kita berdoa kpd Allah, moga wabah covid-19 segera berakhir.. aamiin.

Atas ulasannya tersebut di sosial media,pemilik  akun facebook Hendy tersebut menuturkan:

“Mugo juga makin kuat imane penghuni nusantara. Amergo jagat bawono wes tuo. Eleng marang gusti.. Amiin🤲

Mari kita semua terus berdoa dan berikhtiar semoga wabah virus Corona ini segera mereda, kita bisa kembali beraktivitas seperti biasanya dan kita juga bisa kembali bersekolah atau bekerja dengan tenang. Yuk tetap jaga kebersihan dan ikuti himbauan pemerintah. Ingat, jaga jarak aman ya. 🤗

Written by Amie Uliel

Kontributor Ngadem.com - Wanita yang menyukai apa pun saja tentang travel dan buku-buku roman.