in

Menengok Pantai Sadranan: Tentang Snorkeling dan Hal-hal Lain Yang Membahagiakan

Prolog

Partner saya tengah sibuk melakukan hal yang membuatnya nyaman di depan layar laptop, sementara saya, yang duduk tepat di sebelahnya tak kalah sibuk dengan menikmati sebuah film animasi garapan om Carlos Saldanha –sambil sesekali menyreput kopi susu racikan khas tanah Madura. Ya, kami tengah berada di sebuah warung kopi di daerah Seturan. Selain untuk me-refresh-kan diri, tujuan kami berada di sini juga untuk membahas sebuah project yang tengah kami bangun bersama.

 “Ada pantai yang bisa buat Snorkeling lagi!” Ujarnya dengan mata yang masih tertuju pada layar laptop.

“Dimana?” Jawab saya.

“Pantai Sadranan. Coba browsing dulu deh.”

Segera saya close film animasi yang sebenarnya sudah saya lihat beberapa kali. Browsing pun dimulai…

Menurut beberapa sumber yang saya dapat, Pantai Sadranan ini terletak di kawasan Gunung Kidul, tepatnya di Padukuhan Pulegundes II, Desa Sidoharjo, Kec. Tepus. Berada di sebelah barat Pantai Sundak dan Pantai Ngandong atau berada tepat di sebelah timur Pantai Krakal (hanya dibatasi oleh sebuah batu karang yang ukarannya lebih besar dari semut rang-rang). Dinamakan Sadranan karena pantai ini sering dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk melangsungkan ritual nyadran. Nyadran sendiri –menurut Wikipedia adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah.

“Ada?” Tanyanya.

“Ada nih, di Gunung Kidul,” jawab saya dengan segenap keyakinan.

“Oke, weekend kita berangkat kesana.”

***

Seolah tak pernah habis cerita mengenai Gunung Kidul, terlebih mengenai pantai-pantai epic yang mengelilinginya. Tentu saja, bagi beberapa orang yang sempat ke Gunungkidul, daerah dengan luas 1.485,36 Km2 ini selalu menjadi salah satu obyek tempat wisata yang seolah memiliki sihir tersendiri dibanding obyek wisata lainnya di Yogyakarta. Gunungkidul: surga wisata air dan alam yang wajib sekali untuk dikunjungi.

pantai sadranan jogja

Weekend pun tiba, persiapan sudah 100 %. Segera kami mulai perjalanan dari Yogya menggunakan kendaraan roda dua (bukan sepeda ontel tapi sepeda motor). Dari Yogya, perjalanan menuju Pantai Sadranan memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam. Letaknya yang memang cukup tersembunyi, membuat kami sedikit kebingungan untuk sampai di lokasi. Bagi orang awam yang belum pernah ke Gunungkidul, letak pantai Sadranan ini memang sedikit membingungkan. Tak heran jika beberapa kali kami tersasar dan berputar-putar di tempat yang sama. Setelah memanfaatkan Google Maps dan bertanya kesana-kemari, akhirnya kami pun tiba di Pantai Sadranan.

Yang istimewa dari Pantai Sadranan

Bukan hanya view-nya saja yang menawan, Pantai Sadranan memiliki taman yang selalu terjaga kebersihannya. Selain itu, di pantai ini juga kerap digunakan sebagai tempat untuk pemotretan, khususnya PreWed. Pasirnya yang putih, gulungan ombaknya yang besar, lautnya yang biru, senjanya yang  eksotis, dan  orang-orang yang berenang di dalamnya seolah menambah keistimewaan dari pantai yang satu ini. Nah, bagi kamu yang ingin mencoba snorkeling, di pantai ini banyak stand yang menyewakan perlengkapan untuk snorkeling dengan biaya sewa Rp 25.000. Juga disediakan pemandu bagi kamu yang memang memerlukan pemandu.

Bagi yang ingin berenang atau snorkeling, saran dari kami berhati-hatilah, sebab ombaknya cukup besar. Berkali-kali kami sempat tergulung ombak saat memcoba untuk berenang. Meski demikian, jangan takut, sebab sudah ada pemandu pantai yang akan sigap membantu untuk naik ke permukaan.

Lokasi dan Rute Jalan

Nah, bagi kamu yang ingin berkunjung ke Pantai Sadranan, kamu bisa mengikuti papan arah menuju pantai Sundak ataupun pantai Krakal. Seperti yang tadi sudah disebutkan, letak pantai Sadaranan ini bersebelahan dengan Pantai Sundak dan Pantai Krakal. Jadi kamu bisa masuk dulu ke Pantai Krakal, kemudian geser sedikit ke kiri, maka sampailah kamu di Pantai Sadranan.

Tiket

Untuk tiket masuknya sendiri adalah Rp 20.000/satu motor. Mahal? Tentu tidak! Sebab di depan kalian akan bertemu dengan pantai-pantai lain tanpa di pungut biaya lagi. Percayalah, pantai yang ada di Gunungkidul tak pernah mengecawakan.

Fasilitas

Beberapa fasilitas yang bisa dinikmati di Pantai Sadranan –selain penyewaan perlengkapan snorkeling, adalah; warung makan atau restoran, kamar mandi, tempat untuk beristirahat atau penginapan, lokasi parkir yang cukup luas dan aman, gazebo, serta jasa foto yang 10 menit sekali akan mengitari pantai. Yang seru karena adanya stand berbentuk payung yang bisa kamu sewa seharga Rp 20.000. Tentang kulinernya, kami belum sempat mencicipi. Maaf, hiks,..

Tips dari Ngadem.com

Siapkan uang pas Rp. 20.000. Hal untuk menghindari antrian yang berkepanjangan dan tak berkesudahan (apasih?), sebab petugas yang ada di loket hanya ada 2 orang saja. Oh iya, jangan lupa membawa kamera untuk mendokumentasikan pemandangan-pemandangan epic di pantai ini. Untuk yang ingin mengabadikan moment di dalam air saat melakukan snorkeling, sebaiknya urungkan saja. Sebab: Ombaknya besar, jadi kamera kamu tak akan fokus memfoto dirimu dan yang ada malah blur. Selain itu, keadaan di dalam air terbilang keruh karena pasirnya selalu bergejolak kesana kemari, dan tidak ada ikan-ikan lucu seperti di Pantai Nglambor.

Written by Amie Uliel

Kontributor Ngadem.com - Wanita yang menyukai apa pun saja tentang travel dan buku-buku roman.