in ,

Udah Tahu Kalau Bojonegoro Punya 7 Tempat Wisata Baru yang Lagi Hits?

Ngadem.com – Obyek wisata di Jawa Timur memang tak ada habisnya untuk diekplor keindahannya. Salah satunya Kabupaten Bojonegoro. Ya, Kabupaten Bojonegoro ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban di sebelah utara, Kabupaten Lamongan di sebelah timur, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi di sebelah selatan, serta Kabupaten Blora (Jawa Tengah) di sebelah barat.

Selain berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten di atas, Bojonegoro juga dialiri sungai Bengawan Solo dari arah selatan. Sungai ini sekaligus menjadi batas alam antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Nah, kalau kamu kebetulan lewat Bojonegoro, jangan tanggung-tanggung ya, Gaes. Sekalian aja sambangi tempat-tempat wisata di Bojonegoro yang lagi hits ini. Mau tahu ada apa aja di kota ini? Yuk, kita telusuri…

1. Awali Wisatamu dengan Berkunjung ke Air Terjun Pucang

Air Terjun Pucang foto dari @mahardhikaga

 

Air Terjun Pucang terletak di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Untuk sampai ke daerah ini, pertama-tama kamu harus menuju kawasan hutan yang terletak di Kecamatan Bubulan. Kamu bisa menempuhnya dengan estimasi waktu sekitar 1,5 jam perjalanan kalau dari pusat Kota Bojonegoro. Akses jalannya sudah cukup baik, meskipun ada beberapa jalan yang masih bergelombang dan rusak.

Istimewanya, tempat ini masih tergolong baru, Gaes. Karena memang, belum banyak yang mengetahui di mana lokasinya. Nah, jika kamu hendak ke pergi ke sini, kami sarankan agar kamu tidak datang dimusim kemarau. Soalnya debit airnya akan menurun pada musim-musim tersebut. Tapi, kalau pas musim penghujan, kamu pun juga perlu waspada. Soalnya, di lokasi ini juga sering terjadi banjir. Nahloh, jadi bingung, kan? Emang, untuk dateng ke lokasi ini, kamu harus berduel dengan dewi keberuntungan, Gaes. Hehehe. Adapun biaya masuknya belum dipatok harga, alias masih gratis karena belum ada yang mengelola.

2. Nikmati Pesona Air Terjun Kedung Gupit yang Mencuri Perhatian

Air Terjun Kedung Gupit, Krondonan foto dari @estimegaayu

 

Air Terjun Kedung Gupit berada di Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di wilayah perbatasan antara Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, dan Desa Gayam, Kecamatan Sekar. Tapi, kami sarankan agar kamu melewati Desa Krondonan saja, karena aksesnya lebih mudah dan lebih dekat. Nah, karena lokasinya berada di Desa Krodonan, maka tak heran kalau banyak orang yang menyebut air terjun ini dengan sebutan Air Terjun Krondonan.

Jarak tempuhnya sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Bojonegoro. Cukup jauh memang, karena dua kecamatan tersebut terletak di wilayah paling ujung selatan Bojonegoro, atau berdekatan dengan Kabupaten Madiun. Kedung Gupit ini berada di balik bukit. Dari kejauhan, curah air yang tampak hanya segaris. Namun, begitu kamu mendekatinya, kamu akan melihat air terjun yang menyerupai hujan; yang melebar beberapa meter di tebing setinggi kurang lebih 8 meter. Untuk mendekati air terjun ini, kamu harus memanjat bebatuan yang lumayan besar. Jadi kamu harus berhati-hati, Gaes. Oke, untuk masuk ke lokasi ini,  paling kamu hanya diwajibkan membayar parkir seharga Rp. 2000,00 untuk kendaraan roda dua. Murah, to? Hooh!

3. Nggak Jauh-Jauh dari Kota Bojonegoro, Tepatnya Tuban, Kamu Juga Bisa Menyempatkan Diri untuk Nyebur di Air Terjun Nglirip

Air Terjun Nglirip foto dari @saifulmillah93

 

Ya, secara administrasi, lokasi Air Terjun Nglirip ini memang terletak di Kabupaten Tuban, tepatnya di Dusun Jojogan, Desa Mulyo Agung, Kecamatan Singgahan, Tuban. Nah, untuk mencapainya, kamu bisa menjadikan Kota Tuban sebagai patokan. Lalu, pilihlah jalur Pantura Tuban – Semarang (ke arah barat). Kemudian ikuti penunjuk arah ke daerah Montong. Sesampainya di jalan raya Montong, ikuti terus jalur menuju Kecamatan Singgahan. Setelah melewati Hutan Krawak kamu akan menjumpai papan penunjuk arah ke Air Terjun Nglirip yang berada di sisi kiri jalan.

Untuk menikmati pesona alam ini, kamu hanya dikendai biaya sebesar Rp. 5000,00/ orang. Sedangkan biaya parkirnya sebesar Rp. 2000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 5000,00 untuk kendaraan roda empat. So, udah dikasih murah, terus mau nunggu apa lagi, Gaes?

4. Kurang Puas? Nih, Sekalian Aja Berenang di Segarnya Mata Air Desa Sumberarum

Mata Air Desa Sumberarum via www.bojonegorotoday.com

 

Lokasinya terletak di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Mata air Sumberarum ini dijadikan sebagai salah satu sumber air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Bojonegoro. Selain sumber mata air, kamu pun bisa menemukan beberapa goa di lokasi ini, terutama yang berada di sekitar kawasan hutan jati. Selain itu, kamu pun bisa menikmati beberapa sungai yang aliran airnya cukup jernih. Untuk biaya masuknya sendiri, kamu hanya akan dikenai biaya parkir sebesar Rp. 2000,00 (sepeda motor), dan Rp. 5000,00 (mobil). Minat? Yaudah, sambangi aja.

5. Ke Bojonegoro Tidak Akan Lengkap Kalau Belum Mampir ke Kedung Maor

Kedung Maor foto dari @khadaficamp27

 

Ya, inilah Kedung Maor. Obyek wisata berupa danau dan air terjun ini terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Untuk masuk ke obyek wisata ini, kamu tidak akan dikenai biaya masuk, tapi dikenai biaya parkir seharga Rp. 5.000,00 untuk roda dua dan Rp. 10.000,00 untuk kendaraan roda empat.

Untuk sampai ke lokasi ini, kamu bisa menempuhnya dengan jarak 32 km dari pusat Kota Bojonegoro. Aksesnya pun tidak terlalu sulit, meskipun jalanan menuju lokasi ini masih berupa makadam, tapi jalannya cukup lebar dan bisa dilalui berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Di lokasi ini kamu bisa memanfaatkan waktumu untuk sekadar berselfie ataupun berenang. Nah, kalau kamu ingin berenang, kami sarankan agar kamu lebih berhati-hati, soalnya kedalaman kedung ini bisa mencapai 3-7 meter. Oke, Gaes?

6. Selanjutnya, Masih Ada Waduk Pacal yang Cocok Buat Pacalan

Waduk Pacal foto dari @dafit_krisbiantoro

 

Bendungan atau Waduk Pacal ini terletak di pegunungan Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Dibangun pada tahun 1933 oleh pemerintahan Belanda. Luas wilayahnya mencapai 3.878 kilometer persegi dan memiliki kedalaman air hingga 25 meter. Nah, buat kamu yang pengin menikmati suasana romantis nan sepi, agaknya lokasi ini perlu kamu jajal, Gaes. Jangan lupa buat ngajakin si pacal juga, ya. :p

Untuk biaya masuknya dipatok dengan harga Rp. 5000,00/ orang, dan biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 2000,00 (motor) dan Rp. 5000,00 (mobil). Fasilitas yang akan kamu peroleh meliputi warung-warung penjaja makanan yang ada di sekitar lokasi; sarana bermain anak; serta tempat-tempat nongkrong yang asik. Selain itu, melalui speaker yang disediakan oleh pihak pengelola, kamu akan ditemani alunan musik Campur Sari Waduk Pacal yang diciptakan sendiri oleh Bupati Bojonegoro. Gimana, ndemes banget kan, Sob?

7. Setelah Puas Berwisata Air, Yuk Kita Cobain yang Tinggi-Tinggi

Wisata Atas Angin – Sekar Bojonegoro foto dari @dharmabagus13

 

Yap, obyek wisata ini bernama Atas Angin. Letaknya berada di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Untuk sampai ke lokasi ini, kamu harus menempuh jarak sekitar 70 km dari pusat Kota Bojonegoro. Akses jalannya agak sempit ketika mendekati obyek wisata tersebut. Tapi kamu jangan cemas dulu, Gaes. Soalnya Pemkab setempat sudah menyiapkan dana untuk melebarkan jalan tersebut.

Sesampainya di lokasi, kamu bisa menikmati keindahan alam dari atas Bukit Cinta yang terletak di ketinggian 853 mdpl. Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat sumber mata air di atas batu yang panjangnya mencapai ratusan meter. Tapi, untuk mencapai sumber mata air tersebut—kalau kamu dari Bukit Cinta—maka kamu harus menaiki kendaraan jeep dengan rute yang cukup ekstrim, seperti perjalanan di Gunung Merapi, Yogyakarta. Nah, untuk biaya masuknya sendiri udah dipatok dengan harga Rp. 7000,00/ orang. Sedangkan biaya parkirnya sebesar Rp 2000,00 (motor) dan Rp. 5000,00 (mobil). So, buruan aja deh sebelum ketinggalan.

Nah, itulah 7 tempat wisata di hits Bojonegoro yang bisa kami sajikan buat kamu, kamu, dan kamu. So, tetap jaga lingkungan biar tetap lestari ya, Gaes. Oke?

Written by DT. Jatmiko

Kontributor Ngadem.com - Lelaki gembira asal Prambanan. Sempat mempunyai cita-cita jadi Polisi, tapi kandas di tengah jalan.