5 Jembatan di Jogja yang Sering Terbidik Tustel: Terus Masuk Sosmed

Ngadem.com – Jaman sekarang apapun yang lucu dikit pasti langsung dijepret. Dan hal berikutnya yang akan dilakukan setelah adegan menjepret adalah memosting hasil jepretan ke media sosial. Tentunya setlah melewati proses editing dan proses mencari quote tokoh terkenal untuk caption foto. Iyakan? Ngaku deh!

Hal tersebut membuat segala hal memiliki potensi yang sama besarnya untuk menjadi populer atau hits. Jadi gak usah susah-susah jadi artis biar hits. Jadi orang biasa juga bisa hits. Bahkan pohon, kebun bunga, kebun jagung, pintu rumah, jendela, tembok, hingga jembatan yang gak tahu apa-apa juga bisa jadi hits seketika.

Ngomong-ngomong soal jembatan, di Jogja tuh ada 5 jembatan kece yang sering terbidik tustel para pejalan atau pun para pecinta fotografi. Kok bisa ya? Memangnya seberapa indah sih jembatan-jembatan itu? Yuk, intip aja lewat rangkuman Ngadem.com berikut ini.

1. Jembatan Selopamioro: Jembatan Kuning Kece yang Hits Seantero Jogja

Jembatan Selopamioro Foto Dari @idamraharjo

Jembatan Selopamioro ini menjadi kece mungkin karena warna kuning terangnya kali yak? Atau apa yak? Gak paham juga. Yang jelas jembatan yang dibangun untuk akses Desa Selopamioro dan Sriharjo ini selalu ramai pengunjung.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Oyo ini berada di Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Untuk menuju lokasi jembatan dari Kota Jogja, kamu cukup melaju kendaraanmu menuju Jl Imogiri Timur hingga melewati Pasar Imogiri. Lalu belok kanan di pertigaan dan belok kiri sekali lagi. Dari sini kamu tinggal mencari SMPN 2 Imogiri. Nah jembatan Selopamioro sudah tidak jauh dari sini. Jembatan yang dibangun pada tahun 2004 ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Jadi jangan maksain trukmu lewat jembatan ini yak guys.

2. Jembatan Bambu Sederhana yang Bikin Kamu Selalu Balik Lagi dan Lagi

Jembatan Sesek Foto Dari @najmutsaqib

Jembatan bambu sederhana memang gambaran yang sangat mewakili kondisi jembatan Sesek Mangir. Jembatan ini terletak di Sendangsari, Kecamatan Bantul, Bantul, Yogyakarta tepatnya di Desa Wisata Mangir, Bantul, Yogyakarta.

Terbuat dari bambu yang disusun, jembatan ini dengan cantiknya membentang di atas Sungai Progo. Dengan lebar sekitar 1,5 meter, jembatan ini hanya cukup untuk pejalan kaki, sepeda, dan motor. Sepanjang perjalanan menuju jembatan ini, kamu akan dimanjakan dengan hamparan sawah dan pemandangan khas pedesaan loh. Nah, untuk melintas di atas jembatan ini kamu harus membayar Rp. 2000 untuk iuran perawatan jembatan. Kalau kamu bawa motor, motormu juga bisa kamu parkirkan di sekitar jembatan. Kamu cukup bayar Rp. 2000 aja. Muurah meriahkan?

3. Menyaksikan Reruntuhan Pasca Erupsi Merapi di Jembatan Plunyon Kalikuning

Jembatan Plunyon Foto Dari @indahjelita

Jembatan Plunyon Kalikuning yang terletak di Hargo Binangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini bisa dikatakan saksi bisu keganasan erupsi Merapi tahun 2010 yang masih gagah berdiri. Padahal bangunan lain disekitarnya sudah porak poranda dihantam ganasnya muntahan lava Merapi.

Justru semenjak erupsi, jembatan Plunyon ini tambah indah dan memesona. Tidak hanya ketuaannya, jembatan yang terletak di lereng selatan Gunung Merapi atau tepatnya di Dusun Plunyon, Desa Umbulharjo ini juga menawarkan panorama khas lereng gunung yang menyejukan.

Untuk mencapai lokasi jembatan terbilang sangat mudah. Pasalnya, jembatan ini berada tidak jauh dari pos retribusi Wisata Lava Merapi. 100 meter dari pos retribusi, kamu langsung belok di pertigaan kecil sebelah kiri jalan. Nah, dari sini jembatannya sudah tidak jauh lagi kok. Yang bisa kamu lakukan saat berada di jembatan ini adalah……… Ayolah, apalagi kalau bukan jepret-jepret. Giman, kamu tertantang untuk mencobanya?

4. Melintas di Atas Tubuh Kali Opa yang Terlelap Lewat Jembatan Kretek

Jembatan Kretek Foto Dari @sholmad

Ingin merasakan pengelaman melintas di atas tubuh Kali Opa yang terlelap? Gampang kok. Kamu tinggal memacu kendaraanmu ke arah Parangtritis. Nah sebelum masuk ke loket penarikan retribusi menuju Pantai Parangtritis, kamu akan melewati jembatan gagah ini.

Namanya adalah jembatan Kretek. Sesuai namanya, jembatan Kretek adalah jembatan yang menghubungkan Kretek dengan Parangtritis. Jembatan ini membentang sekitar 245 meter dan dibangun pertama kali pada tahun 1987. Namun, jembatan Kretek yang berdiri gagah saat ini dibangun pada tahun 2003. Kalau kamu ingin ke Pantai Parangtritis dan gak terburu-buru, gak ada salahnya abadikan momenmu disini.

5. Jembatan Ambles yang Kece, Ya Jembatan Srandakan

Jembatan Srandakan Foto Dari @annas_bm

Nah ini dia jembatan yang udah ambles dan gak berfungsi lagi tapi justru jadi cantik banget kalau difoto. Namanya Jembatan Srandakan. Jembatan ini melintas di atas luasnya Sungai Progo. Jembatan yang ambles pada tahun 2000 ini mulanya berfungsi untuk menghubungkan Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul dengan Kecamatan Galur, dan Kabupaten Kulonprogo.

Setelah kedua tiang penunjangnya ambles, jembatan ini beralih fungsi jadi tempat nongkrong dan memancing. Jadi jangan heran kalau malam-malam, dalam gelap justru banyak orang duduk di ruas jembatan. Mereka biasanya memancing semalaman dari atas jembatan ini. Kalau kamu tertarik ingin berkunjung kesana, kamu coba datang pada pagi hari atau sore hari, dijamin sunset atau sunrisenya gak kalah indah dengan sunset atau sunrise di panati.

Itu tadi 5 jembatan di Jogja yang sering dibidik. Gimana, kamu mau langsung kesana untuk ikut-ikut membidiknya lewat lensa kameramu? Atau masih ngedumel karena jembatan favoritmu belum masuk rangkuman kami? Ya, udah deh tinggal nambahin aja di kolom komentar.

Written by Dj Wonga

Kontributor Ngadem.com - Bukan siapa-siapa tapi dari keluarga baik-baik.