in

9 Oktober 2006: Korea Utara Lakukan Uji Coba Nuklir Pertamanya

Ngadem.com – Pada tanggal 9 Oktober 2006, Korea Utara menguji perangkat nuklir pertamanya. Korea Utara mengumumkan niatnya tersebut enam hari sebelumnya dan menjadi negara pertama yang memberi peringatan atas uji coba nuklir. Ledakan tersebut diperkirakan memiliki kekuatan kurang dari satu kiloton, dan beberapa output radioaktif sempat terdeteksi.

Salah seorang pejabat Korea Utara yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada surat kabar Korea Selatan bahwa output ledakan dari uji coba tersebut lebih kecil dari yang diharapkan. Sebuah karya ilmiah kemudian mengeluarkan pendapat bawha hasil ledakan tersebut sebesar 0,48 kiloton.

Pemerintah Republik Rakyat Cina sempat diperingatan oleh Korea Utara dan diberi waktu 20 menit sebelum uji coba tersebut dilakukan. Cina mengirim peringatan darurat untuk Washington, DC, melalui Kedutaan Besar AS di Beijing.

Kecaman internasional pun menghujani Korea Utara. Lima anggota tetap pemegang hak veto Dewan Keamanan PBB mengutuk uji coba nuklir tersebut. Namun, pada tanggal 10 Oktober Perdana Menteri Korea Selatan, Han Myeong-sook mengatakan kepada parlemen bahwa Korea Selatan tidak akan mendukung setiap resolusi PBB yang berisi langkah-langkah militer terhadap Korea Utara sebagai pembalasan atas uji coba nuklirnya.

Dampak ekonomi negatif terlihat di seluruh wilayah Asia setelah kejadian tersebut. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 2,4% ke 1.319,4, dan memaksa Korea Exchange untuk menghentikan perdagangan selama lima menit setelah menerima berita. Bursa saham Jepang dan Taiwan ditutup untuk liburan pasar pada hari uji coba dilakukan. Yen Jepang juga jatuh ke level terendah tujuh bulan terhadap dolar Amerika Serikat sedangkan minyak di pasar dunia naik di atas US $ 60 per barel. Harga emas naik 1% sebagai investasi safe haven. Beberapa pasar saham di Asia dari Singapore Exchange kepada Bursa Efek Filipina diperdagangkan lebih rendah.

Sumber: cnn, kompas

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.