in

Mengakrabi Pantai Ngobaran dan Segala Isinya

Ngadem.com – Perjalanan kami dalam menjelajahi tempat-tempat wisata di Yogyakarta kini terasa berbeda. Selain karena harus bangun pagi, secara kebetulan kami juga ditemani beberapa teman yang katanya ingin mencari semacam pencerahan. Mereka adalah Dwiky, Putri, Indri, Iben, Fuad dan Puti. Dan lagi-lagi kami memilih Gunung Kidul sebagai destinasi wisata yang mudah-mudahan bisa menambah kekhusuykan kami dalam menjalani kuliah.

Foto Pantai Ngobaran bersama teman
Dari kiri ke kanan: Dwiky, Putri, Indri, Iben, Fuad, Puti, Amie, Reshie

***

Sabtu pagi di Samirono, di sebuah kamar kos berukuran 3×4, kami dan dan temen-teman berkumpul untuk melakukan ritual kecil sebelum melakukan perjalanan. Pukul 9 mendekati 10 pagi kami berangkat dengan bekal cemilan yang semoga akan berguna selepas sampai di tujuan. Mulanya, kami ingin mengunjungi Perbukitan Kebun Buah Mangunan (Imogiri, Yogyakarta), namun karena beberapa alasan, akhirnya pilihan kami jatuh ke Pantai Ngobaran; sebuah pantai yang kalau kata beberapa website disebut sebagai Tanah Lot-nya Pulau Jawa. Jika dalam Wikipedia, secara administratit Pantai Ngobaran ini merupakan salah satu area wisata alam yang masuk dalam jajaran laut pantai selatan, tepatnya di Ds Kanigoro, Kec Saptosari Kab Gunungkidul, DIY. Cek juga informasinya tentang pantai ngobaran di Blog Traveloka

Pantai Ngobaran
Pintu Masuk Pantai Ngobaran

Perjalanan kami lalui dengan penuh kebahagiaan meskipun ada beberapa kendala yang membuat waktu kami banyak terbuang dijalan, seperti: tersasar, terpisah dari rombongan, dan ban motor yang saat itu sedang kumat (bocor). Ya, meski demikian, kami tetap bahagia dan gembira. Pukul 12 lebih beberapa menit kami sampai di tempat tujuan. Sebenarnya waktu yang kami tempuh bisa lebih cepat kalau saja beberapa kendala seperti yang tadi sudah disebutkan tidak terjadi.

Suara deru ombak menyambut kedatangan kami. Tak sabar rasanya ingin menenggelamkan diri. Sayangnya, ombak laut sedang pasang, cuaca juga terasa begitu membakar. Ya, pukul 12 siang adalah waktu dimana matahari tepat di atas kepala.

Selepas memarkir kendaraan dan rehat sejenak, kami bergegas menuju pantai. Sepanjang perjalanan dari pintu masuk, tepian jalan dipenuhi warung-warung yang menjajakan makanan, menambah rasa lapar yang sedari tadi sudah memeras usus-usus kami. Maka di sebuah warung makan dekat tepian pantai kami kembali merehatkan kaki sembari memanjakan perut dan menunggu waktu menyeret matahari agar lebih ke barat.

Yang Istimewa dari Pantai Ngobaran

Di pantai Ngobaran ini kamu akan menemukan sejumlah tempat ibadah dari beberapa kepercayaan berdiri secara berdekatan, inilah yang kemudian menjadi ciri khas bagi Pantai Ngobaran dari pantai-pantai yang ada di Gunungkidul. Ya, boleh dibilang menginjakkan kaki di pantai ini seperti berada di Tanah Lot, Bali. Hal ini dikarenakan banyaknya Pura yang berdiri dengan kokohnya. Btw, bagi kamu yang tengah kode-kodean dengan si doi, pantai Ngobaran sangat cocok menjadi tempat untuk bisa saling mengenal lebih dalam. Selain itu, beberapa spot disini juga pas untuk dijadikan lokasi prewed. Pasirnya yang putih, keindahan dasar lautnya yang beragam, bukit-bukitnya yang romantis, tebing-tebingnya yang eksotis, dipadu sepoi angin yang melankolis, menjadikan pantai Ngobaran begitu terasa puitis.

Akhirnya, kegiatan kami di pantai Ngobaran ini ditutup dengan menyelam, foto-foto, dan menghabiskan cemilan yang sebelum berangkat sudah dipersiapkan. Overall, pantai Ngobaran pantai yang mengasikan. Nah, bagi kamu yang masih penasaran dan ingin mengunjungi Pantai Ngobaran, berikut informasi tambahan dan tips dari Ngadem.com:

Fasilitas

Terdapat beberapa fasilitas, diantaranya: Tempat beribadah, area parkir, warung makan, tempat beristirahat, oleh-oleh (kaos pantai, celana pantai, topi, sarung pantai, gelang, dan aneka keripik khas makanan laut), jasa foto, dan kamar mandi umum.

Akses

Akses menuju pantai Ngobaran cukup mudah. Bila tak ada kendala, jarak tempuh hanya memakan waktu 1 jam 45 menit dari Yogyakarta, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Beberapa kilo meter dari pantai, banyak papan penunjuk arah yang akan membantu kamu menemukan tempat tujuan. Tiket masuk dihargai Rp 5.000/orang dan Parkir Rp 2.000/motor

Tips dari Ngadem.com

Tentu saja bawalah kamera untuk memotret apa pun yang seharusnya kamu potret. Bawalah baju ganti jika kamu berencana untuk berenang. Siapkan bekal makanan, sebab di Pantai Ngobaran harga makanan dan minumannya terbilang cukup mahal. Ada baiknya membawa waterproof untuk melindungi ponsel kamu dari air, karena terdapat karang-karang cantik dan beberapa aneka biota laut yang sayang sekali bila tidak kamu dokumentasikan. Jangan berenang saat air laut pasang.  Terakhir tetaplah jaga kebersihan, jaga iman, jaga pasangan dan jangan suka ikut campur urusan orang. Hehe…

Selamat jalan-jalan deh… Selamat bersenang-senang… Salam penuh kasih sayang..

Pantai Nguyahan
Kalau ini Pantai Nguyahan, letaknya tepat di sebelah kanan Pantai Ngobaran.

Written by Amie Uliel

Kontributor Ngadem.com - Wanita yang menyukai apa pun saja tentang travel dan buku-buku roman.