in ,

Hai Pokemon Trainer, Jogja Punya Martabak Pokemon Nih!

Ngadem.com – Demam Pokemon Go ternyata tidak selalu berdampak negatif. Boomingnya permainan yang sempat hits di tahun 90-an ini membawa berkah tersendiri bagi penjual martabak. Permintaan martabak bertema Pokemon pun naik dua kali lipat. Dan ya, meski kontroversi nampaknya ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ini dalam hal yang positif.

Adalah Reza Dewangga, pemilik kedai martabak di Jogja yang melakukan langkah bisnis tak terbanyangkan ini. Ia menambahkan menu martabak berbentuk Pokeball untuk semakin menggaet pecinta kuliner, khususnya pecinta game Pokemon Go. Dengan bentuk yang unik dan rasa yang tak kalah dengan martabak sekelas Pandega atau Markobar, martabak Pokeball dianggap unik dan mampu menaikkan omset penjual hingga dua kali lipat.

Martabak Pokeball via Fatterbul

Nah, kalau kamu adalah seorang Pokemon Trainer dan bertempat di Jogja, rasanya kamu juga harus coba Martabak Pokeball yang ada di Jl. Babarsari TB 14C, Sleman. Kedai ini bernama Fat Terbul, buka dari jam 3 sore sampai 11 malam. Selain martabak pokeball, Fat Terbul juga menyediakan menu martabak lain seperti martabak manis kecil, martabak tipis kering, martabak spesial sampai martabak dengan topping sepuluh rasa! Soal harga, ya sebandinglah dengan rasa yang bisa bikin lidah bergoyang.


Baca Juga:

Tempat Wisata Asyik Untuk Berburu Pokemon di Jogja


Untuk lokasi sendiri, berada di Jl. Babarsari TB 14C (kanan jalan dari arah Jalan Raya Solo-Jogja). Kalau kamu ingin menggunakan Google Map, carilah kos Puri Phunix. Nah, Fat Terbal berada persis di sebelahnya. Untuk harga Martabak Pokeball sendiri terbilang terjangkau, yakni Rp. 37.000/porsi dan bisa kamu nikmati bersama 2-4 orang. Rasa dan aromanya akan membangkitkan gairahmu untuk berburu Pokemon!

So, Gotta Catch ‘Em Martabak guys! :D

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.