in

Mengenal Alzheimer Lewat Review Film Still Alice (2014)

Ngadem.com – Kali ini kita akan membahas film yang beberapa waktu lalu berhasil mendapatkan penghargaan di salah satu kategori Academy Awards, Still Alice (2014). Film ini ber-genre drama, namun jika kamu sudah menontonnya, barangkali perspektifmu tentang film drama akan sedikit berubah. Salut untuk sang produser yang telah memilih Julianne Moore sebagai pemeran tokoh Alice, sebab ia lah yang menjadi aktris terbaik kategori tokoh utama tahun 2014 versi Oscar. So, let’s check it out!

Review Film Still Alice (2014)
Julianne Moore Dalam Film Still Alice (2014)

Alice Howland (diperankan oleh Julianne Moore), adalah seorang profesor muda dalam bidang linguistik di Universitas Columbia. Dia terkenal karena menulis buku tentang Seminal “Neurons to Nouns” saat tengah membesarkan 3 orang anak. Wanita keibuan ini digambarkan sebagai sosok yang sangat mandiri, cerdas dan cekatan. Kehidupan pribadinya begitu hangat dan bahagia. Ia telah menikah dengan John (diperankan oleh Alec Baldwin), dan memiliki 3 anak; Anna (Kate Bosworth), Charlie (Shane McRae), dan Lydia (Kristen Stewart). Setidaknya begitulah gambaran awalnya.

Beranjak ke tengah cerita, film ini langsung to the point guna menyatakan bahwa Alice telah mengidap penyakit Alzheimer. Dan hal inilah yang kemudian menjadi topik utama.

Awalnya, Alice hanya ingin dia sendirilah yang tahu gejala penyakit di dirinya, maka ia datang ke ahli syaraf seorang diri. Tak kuat menahan kegelisahan, akhirnya ia memberitahu John. Selang beberapa waktu, akhirnya ia positif mengidap penyakit Alzheimer.

Dari bagaimana cara film ini menggambarkan penderitaan penyakit Alzheimer, it’s very good damn touching. Dimulai dari tak bisa mengingat kata demi kata, tak dapat mengingat apa yang baru saja dilakukan, tak dapat mengingat tempat (bahkan kamar mandinya sendiri), tak dapat mengingat apa yang baru saja dikatakan, dan yang paling memilukan adalah kehilangan kenangan. Dan tentu saja masih banyak hal-hal yang menyentuh, yang dapat kamu temui dalam film ini. Barangkali, tidak perlu saya sampaikan bagaimana akting Julianne Moore dalam film ini, jelas sudah terbukti. Jadi, bagi kamu para penggemar film drama, sangat saya rekomendasikan untuk melihat film ini.

Oh ya! ada satu statement menarik ketika Alice menjadi pembicara dalam acara Alzheimer’s Association. Dan kalau boleh saya nilai, film ini ideal untuk bertengger di nilai 7,8.

“Elizabeth Bishop pernah menulis sebuah puisi: ‘Ada seni pada kehilangan dan menguasainya tidaklah susah. Demikian juga banyak yang mengandung niat untuk kehilangan sehingga hilangnya bukan musibah.’ Aku bukan penyair. Aku orang yang hidup dengan penyakit Alzheimer. Dan sebagai orang itu, aku belajar banyak tentang seni kehilangan setiap hari.”

Written by Muhammad Hanif

Kontributor Ngadem.com - Pemuda kekinian asal Bantul yang menggandrungi dunia film dan sinematografi, Sedang sibuk menyususn skripsi berasaskan Kajian Ekranisasi di Fakultas Bahasa dan Seni, UNY.