in ,

Rekomendasi Kedai Hits di Jogja: Kedai Nyah Tan Li

DCIM100MEDIA

Ngadem.com – “Kamu belum ke Jogja kalau belum ke Tugu, Malioboro, Kraton dan Parangtritis!” Ungkapan tersebut sangat sering dikumandangkan oleh mereka yang sempat singgah di Jogja. Memang sahih ungkapan itu bila kamu hanya punya waktu 2-3 hari saja di Jogja, tapi rasanya ada satu hal yang terlewat. Agar tak mainstream, kamu juga harus mengunjungi beberapa café dan kedai yang kian hari kian semarak di Jogja.

Memang, selain kaya akan kultur budaya serta destinasi wisatanya, Jogja memiliki banyak pilihan tempat nongkrong yang mengenyangkan. Dalam arti yang luas, mengenyangkan di sini adalah; selain perutmu terisi, kamu juga bisa membuat batin dan perasaanmu kenyang. Nah, dari sekian banyak café atau kedai yang bertebaran di Jogja, kami punya rekomendasi untuk kamu.

Adalah Kedai Nyah Tan Li yang berlokasi di Desa Wisata Kasongan, Jln. RM Saptohoedoyo, Bangunjiwo, Bantul yang memiliki menu serta suasana ala-ala rumah. Saat kami singgah, suasana sejuk langsung menampar kulit. Udara yang jauh dari polusi, nuansa yang jauh dari bising kota, dan suara aliran kali yang sungguh menenangkan. Jadi, bila kamu jalan-jalan ke Jogja atau memang tinggal di Jogja –dan sedang mencari kedai dengan nuansa ciamik, cobalah datang ke Kedai Nyah Tan Li.

Mengapa kamu harus ke sini?

Kedai Nyah Tan Li merupakan evolusi dari Café Tan Li. Lokasinya persis di sebelah Show Room Timboel Keramik. Sang empunya, Pak Timbul, awalnya mendesain tempat ini sebagai ruang tunggu bagi mereka yang sedang mengatarkan saudara atau kekasih berbelanja barang-barang seni. Kemudian, melihat dari sepinya suasana di Kasongan saat malam hari –serta upaya untuk membuat Kasongan lebih ramai dari Kota Jogja, hadirlah Kedai Nyah Tan Li yang dikonsep dengan menu khas lidah orang Indonesia. Meski menu yang disajikan kebanyakan bernada Jawa, penyatapnya justru mereka para turis serta mahasiswa asing. Tan Li sendiri merupakan akronim dari Bahasa Jawa yang berarti etan kali (timur kali). Karena memang, area yang digunakan persis di pinggir kali.

Nah, inilah yang menarik. Kali yang dalam era sekarang sering dianggap kotor, jorok atau bau sangat berbeda dengan kali yang ada di Kedai Nyah Tan Li. Tentu saja, membuat sebuah tempat makan di pinggir kali harus mempertimbangkan banyak hal; seperti, kali harus bersih agar bau tidak menyebar ke tempat makan, kali harus tenang dan debit airnya terjaga, kali tidak berwarna hitam atau tercemar limbah. Dan semua hal di atas rasanya sudah diselesaikan oleh Kedai Nyah Tan Li.

Jadi, saat singgah di Kedai Nyah Tan Li kamu tak akan merasakan bau sampah atau takut debit airnya naik. Hidangan yang kamu pesan bisa leluasa disantap tanpa takut hal buruk terjadi. Selain itu, nuansa menenangkan bisa kamu dapat tanpa basa-basi.

Menu yang harus kamu pesan

Kedai Nyah Tanli Jogja
Menu andalan di Kedai Nyah Tan Li

Kedai Nyah Tan Li menyajikan menu yang cukup bervariasi. Rasa serta aromanya pun cukup berkarakter. Nilai plus dari kedai ini adalah; menu yang disajikan merupakan racikan sendiri. Itu artinya, ada resep serta bumbu rahasia dibalik lezatnya makanan di Kedai Nyah Tan Li. Siapa sih orang yang tak tergoda bila mencicipi makanan dengan resep rahasia? Nah, menu yang harus kamu coba antara lain; Nasi Pedas, Nasi Goreng Kecombrang, Nasi Sambal Tempe, Nasi Brongkos. dan Saladnya Tamli. Soal rasa… ah, tak perlu diragukan. Cobalah!

Lokasi Kedai Nyah Tan Li

Lokasi Kedai Nyah Tan Li berada di Jl. Kasongan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Masih satu kawasan dengan pusat souvenir hits di Jogja. Agar lebih jelas, kamu bisa langsung mengakses Google Maps.


Masukan

Space Kedai Nyah Tan Li memang terbilang mungil, mungkin hanya cukup 20-30 orang saja. Tapi kami tak menyarankan pihak Kedai Nyah Tan Li memperluas space. Mengapa? Karena (mungkin) selain nanti pinggiran kali tergerus bila diperluas, Kedai Nyah Tan Li akan sama saja dengan kedai-kedai lain yang hanya mementingkan omset tanpa menjaga engagement pelanggan. Biarlah seperti itu, kami rasa Kedai Nyah Tan Li akan menjadi kedai ekslusif dengan harga bersahabat di Jogja.

Soal menu, mungkin Nyah Tan Li bisa menyajikan menu utama dengan bahan dasar kentang –yang tentu saja diracik ala Nyah Tan Li. Karena kami rasa, kentang jadi makanan paling digandrungi wisatawan asing. Dan oh ya, Nasi Gorengnya mungkin bisa sedikit dibentuk lebih menarik.

***

Kedai yang buka dari jam 9 pagi sampai 11 malam ini sangat kami rekomendasikan untuk kamu yang sedang mencari tempat nongkrong sekaligus mengenyangkan di Jogja. Selain itu, di sekitaran area Kedai Nyah Tan Li juga jadi pusat souvenir serta oleh-oleh yang bisa kamu intip. Tenang saja, harga sangat bersaing. Oh ya, harga menu di Kedai Nyah Tan Li juga tak akan membuatmu kapok.

So… itulah pengalaman buka puasa kami bersama Komunitas Blogger Jogja di Kedai Nyah Tan Li. Bila kamu ingin ke sini, jangan lupa bawa teman atau kekasih. Bila kamu jomblo, tak apa. Datang saja, karena siapa tahu jodohmu sedang menikmati Nasi Brongkos dan –entah bagaimana semesta mengaturnya, kamu saling padang dan bertukar PIN BB.

Bon Appetit!

Menu Kedai Nyah Tan Li
Daftar Menu Kedai Nyah Tan Li

Written by Reshie Fastriadi

Kontributor Ngadem.com - Pemuda beruntung yang lahir dan besar di lingkungan berbeda. Telanjur jatuh cinta pada dunia otak kanan dan Nasi Pecel khas Nganjuk. Sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah dan menata hati dari bisikan setan yang terkutuk.