Nyunrise ke Spot Riyadi. Spot Asyik Nikmati Jogja Saat Pagi Hari

Ngadem.com – Pagi adalah waktu di mana kita sering memulai segala sesuatu. Kadang, ada rasa malas untuk ditaklukan. Maka, setidaknya mulailah pagimu dengan hal-hal menyenangkan dengan hal-hal yang membuat semangat kembali berkobar. Cobalah luangkan waktumu untuk menghirup sejukanya udara pagi dan merasakan hangatnya sentuhan matahari pagi. Meluangkan waktu untuk menikmati suasana pagi mampu meningkatkan semangat yang menurun  selepas tidur.

Di Jogja, ada banyak sekali tempat yang bisa kamu jadikan tempat untuk menikmati udara pagi -bahkan di depan rumah sendiri. Namun, jika kamu ingin mencari suasana yang berbeda, cobalah untuk mendatangi tempat yang kental suasana alamnya. Nah, di Jogja ada spot baru yang asik banget untuk menikmati udara pagi dan melihat matahari terbit. Bahkan, untuk menikmatinya kamu tak harus mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis. Kamu bisa datang ke Spot Riyadi.

Kemarin, Ngadem.com berkesempatan untuk mengunjungi tempat yang banyak dibicarakan travelers. Kami berangkat jam 5 pagi dari UNY, dan sampai lokasi jam 6 pagi. Jujur, sunrise di Spot Riyadi ini memang ciamik sekali.

Sunrise Spot Riyadi

Spot Riyadi itu apa sich?

Spot Riyadi merupakan tempat wisata baru di Jogja yang belakangan tengah hits di kalangan travelers, khususnya travelers Jogja. Spot Riyadi ini semacam area (atau lebih tepatnya jalan) yang menyuguhkan pemandangan alam nun memukau, terlebih saat pagi hari. Harmonisasi alam yang epic antara landscape kota jogja dari atas perbukitan, kemegahan matahari terbit juga gagahnya gunung merapi dan candi Parambanan seolah menjadi penawar letih paling ampuh.

Saat malam hari, Spot Riyadi menjadi sangat cantik. Jogja berubah menjadi lautan bintang bak di Bukit Bintang, Wonosari. Pemandangan alamnya yang indah nan memukau membuat tempat ini banyak diburu oleh para pecinta selfie maupun fotografi.

Di mana lokasi Spot Riyadi?

Spot Riyadi terletak di Dsn. Dawangsari, Dsa. Sambirejo, Prambanan, Kab. Sleman, Yogyakarta. Mulanya, tempat ini adalah halaman rumah milik Bapak Riyadi. Namun, karena memiliki pesona pemandangan yang indah nan memesona, maka banyak orang yang penasaran ingin melihat langsung keindahannya setelah banyak wisatawan yang mengunggah foto-foto epic-nya di sosial media. Nama Spot Riyadi sendiri diberikan oleh salah satu wisatawan yang sering mengunjungi tempat tersebut.

Akses dan rute menuju lokasi Spot Riyadi

Akses menuju lokasi masih seadanya, kamu akan dibawa untuk melewati jalur kecil yang beraspal beton dengan view persawahan dan perkampungan. Sepanjang perjalanan menuju lokasi sudah ada papan penunjuk arah, jadi tak perlu khawatir kesasar. Jika masih bingung, kamu bisa akses Google Maps.

Untuk rutenya, jika dari kota Jogja, arahkan kendaraanmu menuju candi Prambanan. Setibanya di lampu merah pasar Prambanan, ambil jalan ke arah selatan. Jalan terus sampai menemukan rel kereta api, setelah melewati rel kereta api, ambil jalur menuju arah Restoran Abhayagiri, ikuti terus jalan tersebut sampai kamu menemukan Restoran Ahayagiri. Lokasi Spot Riyadi sangat dekat dari Restoran Ahayagiri.


Baca Juga:

Yuk Kenalan Sama Danau Kelimutu-nya Jogja, Telaga Biru Semin

Jalan-jalan Sore: Green Village Gedangsari, Gunungkidul

Guys, Udah Tahu Kalo Ternyata Mall Terbesar di Jawa Tengah Ada di Gunungkidul?

Meluruhkan Penat di Pantai Ngitun, Gunungkidul

6 Pantai Baru Untuk Camping di Gunungkidul

Ngadem di Bukit Kosakora dan Pantai Drini, Gunungkidul

7 Tempat Wisata yang Lagi Nge-Hits di Jogja


Itulah sedikit ulasan mengenai Spot Riyadi yang belakangan banyak diperbincangkan travelers. Tempat yang asik banget untuk menikmati udara pagi dan matahari terbit. Spot Riyadi menjadi wisata murah meriah yang benar-benar recommended untuk kembali membangkitkan semangat. Btw, selamat jalan-jalan. Semoga hari-harimu selalu dipenuhi kebahagiaan.

Btw, ini Vlog kami saat nyurise ke Spot Riyadi

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=DlcmzDIw8Sc[/embedyt]

Written by Amie Uliel

CEO Ngadem.com - Wanita asal Brebes yang menyukai apa pun saja tentang travel dan buku-buku roman. Kini sedang kurang khusyuk kuliah di Fakultas Bahasa dan Seni UNY 2011.